image Penonton wanita Arab Saudi (reuters) Zahra Khoshnavaz (euronews) Gianni Infantino dan Hassan Rouhani (welt)

Soal Pelarangan Wanita ke Stadion di Iran

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Reuters, euronews, welt, best Wallpaper | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: euronews,reuters,canoe | 15 March 2018

uploads/news/2018/03/soal-pelarangan-wanita-ke-216688f1f3b16a8.jpg

Iran Larang Wanita ke Stadion

penonton-wanita-iran-best-95314b9fb9d37bd
penonton-wanita-iran-best-662515c0b0ca8f6
penonton-wanita-iran-best-49934cb1f9671b5
SPORTKU.COM

Hingga kini, wanita di Iran masih diharamkan untuk menginjakan kaki ke dalam stadion untuk menyaksikan tim kasayangan mereka berlaga.

Revolusi Iran pada tahun 1979 mengubah banyak hal. Terutama dalam dibatasinya kebebasan individu sebagai manusia, terutama wanita untuk bisa menyaksikan pertandingan sepak bola langsung di dalam stadion.

Baru-baru ini, 35 wanita di Iran ditangkap oleh pihak kepolisian lantaran mencoba masuk ke dalam stadion guna menyaksikan pertandingan antara Esteqlal dan Persepolis. Aksi tersebut sendiri nampaknya disengaja lantaran kejadian yang berlangsung di awal bulan Maret 2018 ini berbarengan dengan kehadiran Presiden FIFA, Gianni Infantino yang menyaksikan laga tersebut.

Atas insiden tersebut, Infantino yang bertatap muka dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani pun langsung membicarakan soal insiden yang bila merujuk dalam statuta FIFA merupakan pelanggaran berat.

Dalam statuta FIFA pasal tiga berbunyi “Diskriminasi dalam bentuk apapun terhadap suatu Negara, orang pribadi atau kelompok orang karena ras, warna kulit, etnis, asal nasional atau sosial, jenis kelamin, bahasa, agama, pendapat politik atau pendapat lain, kekayaan, kelahiran atau apapun status lain, orientasi seksual atau alasan lainnya sangat dilarang dan dihukum dengan suspensi atau pengusiran,”

Pelarangan wanita masuk ke stadion jelas merupakan pelanggaran atas statuta tersebut. Dan pelanggaran atas statuta tersebut adalah hukuman terhadap federasi sepakbola yang bersangkutan.

Hal ini pun cukup membahayakan bagi Iran, terutama soal pertisipasi mereka di Piala Dunia 2018. Pasalnya, Iran menjadi salah satu wakil Asia di ajang tersebut dan terancam didiskualifikasi.

Gianni Infantino (kiri) dan Hassan Rouhani (welt)
penonton-wanita-iran-best-49934cb1f9671b5.jpg

Infantino yang melakukan pertemuan dengan Presiden Iran pun berikrar bahwa pihak FIFA akan kembali berdialog terkait insiden ini ketimbang menghukum. Ia pun mengatakan bahwa di masa depan, wanita Iran bisa menyaksikan laga sepak bola langsung di dalam stadion.

"Saya sudah meminta tolong (kepada Presiden Hassan Rouhani) untuk memberikan akses kepada para suporter wanita datang ke stadion. Saya berharap dan yakin, saya juga berjanji para wanita di Iran akan mendapatkan akses untuk menonton sepak bola di stadion sesegera mungkin," kata Infantino seperti dikutip dari Canoe.

Sebelumnya, lima tahun lalu, saat FIFA masih dikendalikan oleh Sepp Blatter pun meminta hal yang sama kepada Iran. Namun, negara tersebut belum mau terbuka soal keterlibatan wanita di dalam stadion hingga hari ini.

Baca juga
Persiapan Satria Muda Hadapi Hangtuah

Cara Unik Wanita Masuk ke Stadion

Zahra Khoshnavaz (euronews)
penonton-wanita-iran-best-662515c0b0ca8f6.jpg

Meski dilarang untuk menyaksikan sepak bola langsung di dalam stadion. Namun, banyak juga wanita yang akhirnya bisa masuk. Tentu dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah menyamar sebagai laki-laki.

Dilansir dari Euronews, wanita bernama Zahra Khoshnavaz itu mengubah penampilannya seperti pria saat ke stadion. Ia rela memotong rambut, menggunakan pakaian longgar dan menyematkan jenggot palsu di wajahnya untuk menyaksikan Persepolis bertanding.

Khoshnavaz sendiri dikenal sebagai penggemar berat Persepolis hingga terdengar oleh manajemen mereka. Bahkan atas aksinya tersebut ia sempat mendapatkan nasihat dari pelatih tim agar tak melakukan hal tersebut. Tentu bukan untuk melarang, namun lantaran khawatir atas aksi “gilanya” itu.

"Itu bagus karena anda mencintai Persepolis, tapi jangan lakukan itu lagi. Ini berbahaya,” kata Khoshnavaz.

Cara lain yang dilakukan adalah dengan menyaksikan klub atau negara Iran yang bermain di luar negeri. Hal tersebut terjadi ketika Iran yang tampil di Piala Dunia 2014 Brasil banyak ditonton oleh suporter wanita asal Iran.

Tak hanya menonton, suporter wanita Iran itu juga kedapatan tak menggunakan penutup kepala alias kerudung dan juga campur baur dengan penonton yang beda gender.

Revolusi Sosial Arab Saudi

Penonton wanita Arab Saudi (reuters)
penonton-wanita-iran-best-95314b9fb9d37bd.jpg

Arab Saudi yang sama-sama melarang suporter wanita pun saat ini akhirnya mulai mengendurkan peraturan tersebut berkat reformasi sosial yang digaungkan oleh Pangeran Muhammad bin Salman yang menginginkan agar Saudi terbuka dengan negara lain yang tujuan akhirnya adalah membebaskan ekonomi negaranya dari ketergantungan kepada minyak di tahun 2030.

Sejarah pun tercipta, wanita di sana di awal tahun 2018 sudah dibolehkan untuk menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung di stadion. Tak tanggung-tanggung, tiga stadion dibuka untuk wanita.

Laga Al-Ahli kontra Al-Batin yang digelar pada 12 Januari 2018 menjadi laga pertama dimana wanita dibolehkan menyaksikan pertandingan langsung. Meski yang dibolehkan masuk hanya segelintir, yakni dengan syarat ada mahram seperti ayah, kakak, atau suami saja. Kebijakan ini pun menuai respon positif, terutama dari dunia barat.

Dengan demikian, saat ini hanya Iran saja negara yang masih melarang wanita untuk menonton pertandingan sepak bola pria langsung ke stadion. Tentu, sikap diskriminasi seperti ini harus segera diakhiri.

Meski demikian, secercah harapan timbul mengingat Infantino selaku kepanjangan tangan FIFA sendiri sudah mengklaim bahwa pembicaraanya dengan Rouhani menuju arah positif.

"Ada dua cara untuk mengatasi masalah ini - entah kita mengkritik, kita sanksi, kita mengutuk, kita tidak berbicara dan kita memotong hubungan. Atau kita pergi ke sana dan berdiskusi dan mencoba meyakinkan pemimpin negara bahwa mereka harus memberi (wanita) akses ke stadion. Saya mencari pilihan kedua,” kata Infantino dilansir dari Reuters.

Baca juga
Inilah 24 Pemain Pilihan Luis Milla

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Reuters, euronews, welt, best Wallpaper | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : euronews,reuters,canoe | 15 March 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company