Kasatkina Singkirkan Mestro Tua, Venus Williams

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : BNP Paribas Open | 17 March 2018

Kasatkina Singkirkan Maestro Tua

SPORTKU.COM

Petenis belia yang sedang bersinar, Daria Kasatkina kembali mengguncang panggung Indian Wells dengan menyingkirkan maestro tua Venus Williams, Sabtu (17/3).

Petenis muda 20 tahun asal Rusia ini sukses mencapai final pertamanya di BNP Paribas Open dengan kemenangan semi finalnya melawan Venus Williams. Performa menakjubkan Daria Kasatkina, 20, dan unggulan ke-20 itu mengemas dengan tiga set 4-6, 6-4, 7-5, untuk maju ke final terbesar dalam karirnya di BNP Paribas Open setelah menempuh kurang lebih tiga jam.

Petenis Rusia muda tersebut kini telah meraih empat kemenangan berturut-turut dari 20 pemain top saat ini, yang semuanya merupakan juara Grand Slam. Kasatkina menyingkirkan unggulan 13 Sloane Stephens, unggulan 2 Caroline Wozniacki, dan unggulan No.10 Angelique Kerber sebelum kemenangan semifinalnya yang besar atas Williams.

Kedua petenis wanita itu masuk pertarungan semifinal dengan performa kelas bintang, dengan tidak ada pemain yang menjatuhkan satu set pun. Tapi Kasatkina yang merebut kemenangan keduanya dari tiga pertemuan dengan Williams, membalas dendam dalam pertandingan terakhir mereka. Dimana mereka bertemu pada putaran ketiga di Wimbledon 2016 dan petenis Amerika itu menang 10-8 di set terakhir.

Kasatkina, meraih gelar pertamanya pada Volvo Car Open di Charleston tahun lalu, oleh karena itu memasuki final Premier Mandatory di Indian Wells. Selanjutnya sesama petenis muda 20 tahun, Naomi Osaka dari Jepang akan menghadangnya di final nanti. Osaka juga secara mengejutkan mengalahkan petenis No.1 dunia, Simona Halep.

Kasatkina menggebrak pertandingan dengan format yang baik, memecahkan penampilan Williams yang rawan melakukan kesalahan dalam pertandingan pembukaan. Williams mematahkan servisnya di game berikutnya, namun Kasatkina menancapkan dominasinya dengan pukulan forehand apik untuk memimpin 3-1.

Williams, bagaimanapun berupaya untuk menunjukkan kepiawaiannya, memanfaatkan saat-saat pukulan-pukulan pendek Kasatkina. Williams menggunakan kemungkinan ini untuk menggempur sebanyak yang dia bisa. Rupanya taktik ini terbayar. Venus perlahan menyusul menjadi 3-3.

Kasatkina terus melancarkan agresi, meski Williams berusaha melemahkannya. Ia menggunakan kecepatan untuk melacak dan mengembalikan forehand atau overhead yang luar biasa dari Williams. Serangan ini sering kali memaksa unggulan No.8 itu terlibat dalam reli panjang.  Tapi Williams berhasil menyelesaikan tugas tersebut, berupaya dari empat game berturut-turut untuk menghancurkan petenis Rusia itu dengan keunggulan 5-3 setelah pertandingan hampir berjalan tujuh menit.

Kasatkina kembali dengan servis di pertandingan berikutnya. Dengan menggunakan drop shot setinggi mungkin untuk meraih break point, dimana ia mengkonversinya. Tapi Williams merebut set pertama setelah Kasatkina menjatuhkan servisnya melalui kesalahan ganda dan kesalahan forehand. Secara keseluruhan, Williams lebih berhasil pada break point di frame pembuka, mengubah empat dari lima, sementara Kasatkina membiarkan setengah dari enam peluangnya berlalu.

Kasatkina mulai membalikkan keadaan di awal set kedua. Pukulan drop shot yang lebih hebat oleh petenis Rusia itu mebuatnya bisa mematahkan servis Williams pada pertandingan pembuka, untuk set kedua berturut-turut. Sekali lagi, dia akan memimpin 3-1.

Tapi Williams kembali mengimbangi pada 3-3. Dengan mudah mematahkan servis Kasatkina di balik kekuatan winner-nya. Hal ini makin dipermudah dengan kesalahan ganda Kasatkina pada break point. Hanya tiga game untuk kemenangan Williams. Ada kemungkinan salah satu pertandingan mereka berakhir dengan straight set untuk pertama kalinya, setelah dua dari tiga set kemenangan yang sulit, satu untuk setiap pemain.

Kasatkina bertekad untuk terus melaju pada set ketiga. Ia mematahkan Williams pada 4-3 setelah forehand indahnya memaksa Williams terjerumus melakukan kesalahan. Petenis muda itu kemudian bertahan sampai 5-3 dalam permainan 13 menit, menggunakan semua kekuatan dan ketabahannya untuk menolak lima break point. Dua game kemudian, Kasatkina mengikat pertandingan pada satu set saja.

Baca Juga:
'Bocah Ajaib' Itu Bernama Daria Kasatkina

Set ketiga sungguh mencekam. Di mana tidak ada satu orang pun yang bisa membedakan siapa yang akan menang sampai pertandingan terakhir. Untuk pertama kalinya sepanjang malam, Williams memulai pertandingan dengan pembuka service game yang kuat. Ia mencapai game point dengan ace dan kemudian berjuang untuk menyingkirkan pukulan kuat lawan.

Williams kemudian memimpin dengan mencuri servis Kasatkina selama 2-0, mematahkan dengan forehand winner. Tapi Kasatkina langsung menyerang balik, menarik kembali pertandingan pada servis 2-1 dengan break point keempatnya.

Para pemain terus bertahan hingga 5-5, meskipun Williams berjuang melalui permainan servis yang berlarut-larut sebanyak dua kali. Ia harus berstrategi dengan backhand pada break point untuk melewati pertandingan sulit ini. Sebaliknya, Kasatkina bertahan dengan mudah, menghadapi break point pada servis keempat setelah dipecahkan pada 1-0.

Pertandingan yang menentukan datang saat servis Williams di 5-5. Setelah kehilangan poin pertama, Kasatkina menjatuhkan drop shot yang luar biasa untuk winner mencapai 15-15. Williams kemudian mendorong dengan backhand panjang selama 15-30. Tercatat dua poin sebelumnya yang sempat membuat frustasi melalui servisnya, sebagaimana ia mengalami kesalahan ganda berturut-turut pada waktu yang paling tidak tepat.

Kasatkina tak membiarkan tekanan menggagalkan raihan prestasi yang paling penting baginya. Dengan cepat ia bergegas merampungkan tiga match point. Williams menyelamatkan yang pertama, tapi kesalahan backhand kedua menempatkan Kasatkina ke final.

Ekspresi mengejutkan terpancar pada petenis belia ini setelah pemain Top 10 lainnya yang juga seorang maestro berhasil dikalahkannya. Namun progres menakjubkan dari penampilannya hingga semifinal ini sebenarnya tak mengejutkan, mengingat sepak terjangnya yang jarang goyah melalui lima kemenangannya.

Baca Juga:
Kasatkina Singkirkan Mestro Tua, Venus Williams
Federer Tampilkan Performa Terbaiknya Usai Taklukan Chung

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : BNP Paribas Open | 17 March 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Serena Diganjar Sejumlah Hukuman Denda

Serena Diganjar Sejumlah Hukuman Denda

TENNIS
Pegunungan Alpen, Kunci Sukses Djokovic?

Pegunungan Alpen, Kunci Sukses Djokovic?

TENNIS
Dongeng AS-Terbuka Djokovic Berakhir Bahagia

Dongeng AS-Terbuka Djokovic Berakhir Bahagia

TENNIS
Jepang Rayakan Kemenangan Osaka

Jepang Rayakan Kemenangan Osaka

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company