image

Simon Merasa Bhayangkara Diperlakukan Berbeda

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 23 March 2018

SPORTKU.COM

Pelatih Bhayangkara FC, Simon Mcmenemy merasa klubnya diperlakukan berbeda oleh operator liga terkait dengan status kandang-tandang Persija.

Pelatih Bhayangkara FC, Simon Mcmenemy merasa bahwa laga kandang Bhayangkara FC layaknya seperti laga tandang. Ia pun mengatakan bahwa musim ini menjadi tak adil bagi klubnya lantaran seperti bermain di kandang Persija selama dua kali.

Sebelumnya Persija sendiri dikabarkan akan menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, Jawa Tengah. Namun belakangan hal tersebut direvisi setelah adanya instruksi dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang membolehkan tim berjuluk Macan Kemayoran itu bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Sementara Bhayangkara sendiri mungkin hanya menikmati status tuan rumah di GBK hanya sekali. Sisanya mereka akan bermain luar kota. Kemungkinan besar adalah Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah lantaran Stadion PTIK yang berada di Jakarta masih dalam proses pembetulan.

“Tidak adil, sama sekali tidak adil karena kita secara teknis, mereka dapat bermain di GBK baik tandang maupun tandang musim ini. Jadi itu gak fairlah walaupun pembukaan liga,” kata dalam sesi jumpa pers di SUGBK, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

“Karena sulit melawan Persija, apalagi di depan pendukungnya sendiri yang pasti datangnya banyak, sedangkan kita biasanya main di stadion yang tak banyak pendukungnya yang kadang menjadi keuntungan bagi kita,” sambungnya.

Baca juga
Pastor Maldonado Jadi Pebalap WEC

Optimis Tiga Besar

Simon sendiri mengaku bahwa musim ini Bhayangkara akan kesulitan dalam mempertahankan gelar juara mereka. Hal tersebut lantaran semakin meratanya lini kekuatan tim-tim kontestan lainnya.

“Saya optimis kita bisa bermain dengan cara yang sama seperti tahun kemarin, tapi itu tetap susah. Mungkin di tahun 2017 kemarin kita seperti mengagetkan tim lain tentang bagaimana cara bermain kita,” ujar Simon.

“Tapi di 2018, mereka sudah lihat video, mereka udah menganalisa bagaimana cara bermain Bhayangkara jadi dari Bhayangkara kita butuh 10,20 persen usaha biar kita tetap mendominasi pertandingan bisa memenangkan pertandingan,” sambungnya.

Untuk itulah, Simon pun menargertkan bahwa timnya minimal berada di tiga besar di akhir musim nanti. "Saya optimis masih bisa bermain dengan cara yang sama dan bisa masuk tiga besar, tapi tidak bicara soal target juara,” tutupnya.

Baca juga
Simon Waspadai The Jakmania

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 23 March 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company