image Laurent Mekies Sesi konferensi pers GP Australia 2018

Christian Horner Kesal dengan Cara Ferrari

Text : Andi Wahyudi | Photo / Video : Formula1, Sutton Images | 23 March 2018

uploads/news/2018/03/christian-horner-kesal--71650c25b1142d0.jpg

Christian Horner Kesal!

formula-1-gp-australia-763766159fd05d6
formula-1-gp-australia-826223962f7d114
SPORTKU.COM

Pindahnya Safety Director FIA ke kubu Ferrari ternyata berbuntut panjang. Bos Red Bull menyikapinya dengan tegas.

Pada sesi konferensi pers jelang GP Australia, bos Red Bull, Christian Horner kembali menyoroti kasus pindahnya Safety Director FIA, Laurent Mekies ke kubu Ferrari. Horner menyampaikan pernyataannya di hadapan jurnalis dan bos tim Ferrari, Maurizio Arrivabene, serta Direktur Motorsport Mercedes Toto Wolf.

Dalam pernyataannya, Christian Horner mengatakan bahwa setelah kasus Marcin Budkowski - Direktur Teknis F1 FIA yang pindah ke Renault-, semua tim setuju bahwa seorang harus mengambil cuti 12 bulan sebelum bergabung ke tim lain.

Perihal Laurent Mekies yang pindah ke Ferrari, Maurizio Arrivabene, secara tegas membela tindakan timnya dan mengatakan tidak ada kesepakatan seperti itu.

Baca juga
Lima Pesepakbola yang Khianati Karirnya

"Tidak ada yang salah dengan itu. Kami menghormati hukum setempat, hukum lokal Swiss, tempat Laurent dipekerjakan. Setelah itu kami bahkan melangkah lebih jauh dari itu karena kami memberinya cuti selama enam bulan," ujar Arrivabene.

“Namun, pada pembahasan sebelumnya, kita telah menandatangani perjanjian kerahasiaan yang tidak memperbolehkan kami untuk mendiskusikan atau berbagi di depan umum apa yang kami diskusikan di sana," lanjutnya.

Arrivabene mengakui ada diskusi dengan tim lain, tetapi menegaskan tidak ada kesepakatan yang dibuat dan sebaliknya diserahkan kepada pengacara FIA untuk kembali dengan proposal.

Namun, Horner menolak pernyataan itu. "Bagi saya itu adalah masalah besar. Kami bersama FIA, FOM dan semua kepala tim hadir dan kami membahas masalah Marcin di mana ada keresahan besar tentang anggota kunci FIA yang pergi ke tim, dalam hal ini Renault, ” katanya.

Baca juga
Hasil FP2 GP Australia

“Renault memakluminya dan kemudian menambah masa cuti bagi Marcin. Tetapi kemudian terjadi percakapan mengenai hal tersebut. Hal itu tentu tidak dapat diterima setiap tim," tambah Horner.

"Tapi ada pemahaman dan pernyataan yang jelas oleh tim bahwa setidaknya setiap orang dari FIA atau FOM yang ingin pindah ke tim atau sebaliknya, harus mengambil cuti 12 bulan," tegas Horner seraya menambahkan bahwa Presiden Ferrari Sergio Marchionne malah mengusulkan untuk mengambil cuti selama 3 tahun.

"Yang paling mengecewakan tentang hal itu adalah bahwa Ferrari, atau Sergio, mengusulkan cuti selama tiga tahun. Tapi beberapa minggu kemudian kami berada dalam situasi ini. Ini membuat diskusi di forum itu buang-buang waktu,” ketus Horner.

Kekhawatiran Horner memang bisa dimaklumi mengingat jabatan Laurent Mekies sebagai Safety Director FIA sebelum pindah ke Ferrari sangat penting. Laurent memegang informasi safety setiap tim yang berlaga di F1. Dengan pindahnya Laurent tanpa masa cuti 12 bulan, dinilai bisa memberikan bocoran soal rahasia teknologi tiap tim yang bisa dimanfaatkan Ferrari untuk mengungguli kompetitornya.

Laurent Mekies, Safety Director FIA yang pindah ke Ferrari (Foto: Sutton Images)

formula-1-gp-australia-763766159fd05d6.jpg

 

Text : Andi Wahyudi | Photo / Video : Formula1, Sutton Images | 23 March 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company