image

FIFA Selidiki Kasus Nyanyian Rasis di Rusia

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Metro | Editor: Dedi Hermawan | Media Source: bbc | 29 March 2018

SPORTKU.COM

FIFA mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan menyelidiki nyanyian rasis yang ditunjukan kepada Paul Pogba dan Ousmane Dembele ketika membela negaranya.

Gelandang Manchester United Paul Pogba dan pemain depan andalan Barcelona, Ousmane Dembele mendapatkan perlakuan tidak mengenakan saat membela negaranya, Prancis, yang sukses memenangkan laga melawan tuan rumah Rusia dengan skor 3-1 dalam laga uji coba internasional yang digelar di Saint-Petersburg Stadium, Rabu (28/3) dini hari WIB.

Kedua pemain tersebut menjadi sasaran rasis suporter Rusia dengan menirukan suara monyet sepanjang pertandingan. Meski demikian, Baik Pogba maupun Dembele sendiri belum mengomentari hal tersebut.

Dilansir dari BBC, Kamis (29/3), laporan soal tindakan rasis yang dilakukan oleh suporter Rusia sendiri pertama kali dilakukan oleh wartawan AFP ketika pemain tenah mengambil tendangan pojok.

Tindakan rasis yang ditujukan kepada dua pemain Timnas Prancis itu bukan yang pertama. Pada Oktober 2017 lalu, UEFA menghukum Spartak Moscow lantaran suporter mereka bertindak rasis saat timnya berhadapan dengan Liverpool di ajang UEFA Youth League.

Sebelumnya, Football Against Racism in Europe (FARE) merilis laporan bahwa sebanyak 90 kasus rasisme terjadi di Liga Rusia pada tahun lalu.

Baca juga
Inilah Sosok Favorit Juara di Tour Flanders

Tak heran bila Piara Powar, Ketua FARE mengatakan bahwa aksi rasis yang dilakukan oleh suporter tentu tak bisa dibiarkan dan akan berdampak pada gelaran Piala Dunia 2018 mendatang dimana turnamen tersebut akan digelar di negara tersebut.

"Bagi kami, masalah utamanya adalah pertandingan itu berlangsung di stadion yang akan menjadi tuan rumah salah satu pertandingan terbesar selama Piala Dunia, semifinal akan ada di sana, ditambah banyak pertandingan grup," kata Powar.

"Ini adalah penyebab kekhawatiran, lebih dari dua bulan sebelum turnamen, tanpa ada tanggapan dari otoritas stadion setelah apa yang tampak sebagai insiden besar," sambungnya.

Sementara, dari pihak FIFA, mereka mengatakan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan bukti berbagai laporan pertandingan dan bukti potensial terkait insiden rasisme tersebut.

"Tolong mengerti, sampai kami mengevaluasi semua informasi yang tersedia, kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut,” kata juru bicara FIFA.

Baca juga
Ini Hadiah HUT IMI Ke-112 Tahun

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Metro | Editor: Dedi Hermawan | Media Source : bbc | 29 March 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company