Dua Faktor Penyebab Ali Adriansyah Gagal Podium di CEV SSSP300

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Ali Adriansyah Official | Editor: Andi Wahyudi | 10 April 2018

Dua Faktor Gagalnya Ali Adriansyah

SPORTKU.COM

Kesempatan Ali Adriansyah untuk memenangkan balapan terganjal lantaran ditabrak oleh lawannya dan putus rantai.

Ali Adriansyah gagal meraih podium di ajang CEV SSSP300 yang berlangsung di Sirkuit Albacete, Spanyol, Minggu (9/4) lalu. Ali sempat memimpin di awal lomba namun gagal finish lantaran terganjal oleh lawannya yang bermain terlalu agresif.

Sebelumnya, Ali sendiri menunjukan performa luar biasa sejak sesi kualifikasi digulirkan. Pebalap yang berada di bawah naungan manajemen Mahkota Rusmindo International itu sukses menempati pole position usai mencatatkan waktu 1menit 41,270detik.

Ketika balapan dimulai, Ali yang mengawali balapan dari garis terdepan pun memimpin balapan. Di tengah balapan, ia sempat mendapatkan perlawanan dari dua pebalap, yakni Yeray Ruiz dan Ferran Hernandez.

Persaingan ketiga rider berlangsung ketat hingga menjelang akhir lomba yang berlangsung. Lalu insiden terjadi ketika di tikungan terakhir lap 11, Ali ditabrak oleh lawannya hingga membuat posisinya tercecer ke posisi 8.

Pebalap yang menunggang Yamaha YZF R3 itu mencoba mengejar kembali dan sempat menyodok ke posisi 4. Namun di awal lap 12 sepeda motornya tiba-tiba tidak mau melaju. Rupanya rantai sepeda motor putus, yang kemungkinan besar akibat insiden tabrakan tadi.

Baca juga
Yang Cantik dan Menarik di Parjo 2018

Ali Adriansyah Crash (Ali Adriansyah offcial)

ali-adriansyah-crash-ali-22261c62f2f8074.jpeg

“Start saya sangat bagus, dan memimpin sepanjang balapan. Namun, pebalap Kawasaki begitu mudah mendahului di trek lurus. Akhirnya saya putuskan untuk berada di dalam kelompok dan mencoba mencuri kesempatan di tikungan terakhir,” jelas Ali dalam siaran persnya.

“Tapi salah satu pebalap Kawasaki menabrak hingga saya melorot ke posisi 8 di sektor terakhir. Sempat naik ke posisi 4 di sektor pertama pada lap ke 12, tapi rantai putus, dan saya gagal finish,” sambungnya.

Meski gagal podium, Ali sendiri mengaku tak kecewa. Ia bahwa mengatakan bahwa daya saing di kompetisi di CEV Supersport 300 cukup bagus meski tidak seketat WSSP 300—event yang keseluruhannya berlangsung di Spanyol ini diikuti lebih dari 30 starter dengan 3 merek sepeda motor berbeda yaitu Yamaha, Kawasaki dan Honda.

“Insya Allah, pengalaman di CEV Supersport 300 dan latihan saya selama ini akan menjadi bekal untuk bersaing di WSSP 300,” ucap Ali.

Rencananya, pada 13 April 2018 mendatang, Ali akan kembali balapan. Namun, kali ini ia akan turun dalam ajang World Supersport 300 (WSSP300). Sirkuti Motorland-Aragon menjadi seri pembuka WSSP300 untuk musim balap 2018—kompetisi yang menjadi fokus utama Ali Adriansyah Rusmiputro di tahun ini.

Baca juga
Mengenal Player Escort di Sepakbola

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Ali Adriansyah Official | Editor: Andi Wahyudi | 10 April 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Teguran Bagi Yamaha

Teguran Bagi Yamaha

MOTOGP
Petrucci Salip Zarco di Klasemen

Petrucci Salip Zarco di Klasemen

MOTOGP
Lorenzo Tuding Marquez Biang Kerok

Lorenzo Tuding Marquez Biang Kerok

MOTOGP
Klasemen Akhir MotoGP Rookies Cup

Klasemen Akhir MotoGP Rookies Cup

ROAD RACE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company