image Marc Soler Marc Soler di Pont Gibus

Marc Soler Tampil Mengejutkan di Paris-Roubaix

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Movistarteam | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Cyclingnews | 12 April 2018

uploads/news/2018/04/soler-bersinar-di-paris-roubaix-9244672aa5ef598.jpg

Soler Bersinar di Paris-Roubaix

paris-roubaix-2018-93882773307d8f6
paris-roubaix-2018-56516714539308e
SPORTKU.COM

Marc Soler (Movistar) merupakan pebalap muda yang bersaing di Paris-Roubaix pada hari Minggu lalu.

Meski gagal naik podium, pebalap spanyol itu menunjukkan performa yang gemilang dan mengesankan.

Bagaimana tidak, Soler, yang berusia 24 tahun, tampil sangat baik dan benar-benar terjebak dalam persaingan utama di race berjuluk "Neraka di Utara", dan menjadi satu dari sembilan pebalap yang berada di kelompok depan setelah 50 kilometer.

Ketika rekan-rekannya tertinggal satu per satu, Soler masih ada di depam, membuatnya melalui Trouée d'Arenberg sebelum akhirnya ditangkap dan dilewati oleh Zdenek Stybar pada 64 kilometer dari finish.

"Ini luar biasa, seluruh race, begitu banyak orang dan banyak angin. Saya sangat menyukainya," kata Soler.

"Sebenarnya saya sedikit lelah. Tapi saya benar-benar bahagia. Saya bisa berada dalam kelompok depan sampai mendekati akhir. Saya ingin terus berjalan. Tapi saya tidak bisa terus menarik," tambahnya.

Baca juga:
GOODYEAR LUNCURKAN KEMBALI BAN MTB

Soler memang bukan satu-satunya pebalap kelas umum Movistar yang menguji race berbatu musim semi ini. Mikel Landa telah melakukan perjalanan di E3 Harelbeke dan Nairo Quintana dan Alejandro Valverde yang berlomba di Dwars Door Vlaanderen. Namun, Paris-Roubaix adalah sesuatu yang benar-benar berbeda dan inklusi Soler di line-up ternyata memberikan kejutan.

Sekitar 68 kilo, Soler - yang juga finish dengan podium di Ruta del Sol dan di posisi keenam di GP Miguel Indurain - memberikan 5 sampai 10 kilo yang baik kepada para rider spesialis.

"Saya ingin belajar bagaimana rasanya di pave. Saya hanya ingin menikmatinya dan belajar. Sekarang saya sudah di sini dan saya telah melihatnya dan saya telah belajar banyak," katanya.

Meski menikmati harinya di pave, Soler tidak memiliki keinginan untuk mengubah dirinya menjadi pebalap Klasik. Dia memiliki selera untuk jalan batu dan itu sudah cukup untuk saat ini.

Dengan Paris-Roubaix tahun ini, Soler telah mencatat 30 hari balapan di musim ini. Dia akan beristirahat dan menuju Criterium du Dauphine.

Baca juga:
CETAK QUATTRICK, SIMIC: TUGAS SAYA MEMANG MENCETAK GOL

Marc Soler saat melewati di Pont Gibus
paris-roubaix-2018-56516714539308e.jpg

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Movistarteam | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Cyclingnews | 12 April 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company