image

Kronologi Meninggalnya Dhimas Romli Akibat Insiden Kanjuruhan

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Arema Fc | Editor: Andi Wahyudi | 21 April 2018

SPORTKU.COM

Arema FC tengah dirundung duka setelah salah satu suporternya meninggal dunia akibat insiden kericuhan saat menghadapi Persib Bandung, Minggu (15/4). 

Sepak bola Indonesia kembali memakan korban jiwa setelah salah satu Aremania, suporter Arema bernama Dhimas Duha Romli menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (18/4) sore. Awalnya, Dhimas memang tidak masuk dalam daftar korban yang sudah dirilis klub.

Dhimas saat itu dilaporkan langsung pulang ke rumahnya. Namun, sehari setelahnya, remaja berusia 16 tahun tersebut mengeluh merasakan sakit di bagian dada. Hal itu disampaikan oleh media officer klub, Sudarmaji.

“Perwakilan keluarga korban baru melapor ke kantor Arema pada hari Rabu (18/4) sekitar pukul 13.00 WIB menceritakan kepada kami bahwa almarhum Dhimas sempat dibawa ke RSI Aisyiyah dengan keluhan nyeri di dada. Setelah itu ia baru dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar Selasa (16/4)," jelas Sudarmaji dikutip Wearemania.

Baca Juga:
Shell Masuk Kawasan Bandara

“Tapi sekitar pukul 15.30 WIB saat saya bersama tim mengunjungi Aremania yang dirawat di Rumah Sakit Wava Husada ada kabar bahwa almarhum sudah dipanggil Tuhan Yang Maha Esa. Kami berduka cita atas apa yang menimpa almarhum. Semoga segala kebaikan yang dilakukan diterima Tuhan dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” lanjutnya.

Kericuhan ini memang mengakibatkan banyak korban dari Aremania. Atas hal ini CEO Singo Edan, Iwan Budianto, pun meminta maaf karen dan mengakui ada kelalaian aparat.

“Saya sebagai CEO yang membawahi tim, manajemen, Panpel, mengakui ada kelalaian aparat yang kami tugaskan. Untuk itu saya meminta maaf atas insiden yang sama-sama tidak kita inginkan ini. Sikap dari aparat keamanan yang melakukan pemukulan atau apapun tidak dibenarkan sama sekali dan saya siap memberi sanksi,” sambung Iwan.

Kericuhan yang terjadi di penghujung pertandingan ini memang menambah daftar panjang buruknya kondisi sepak bola tanah air. Akibatnya, Arema pun tak akan mengajukan banding atas sanksi Rp300 juta serta pengosongan tribun timur Stadion Kanjuruhan dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. 

“Apa pun vonis yang dijatuhkan Komdis PSSI, saya selaku CEO akan menerima, ini sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kelalaian kami. Kami tidak akan mengajukan banding, walaupun sanksi nantinya lebih berat kami akan terima,” tandasnya.

Baca Juga:
Stadion-Stadion di Piala Dunia 2018

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Arema Fc | Editor: Andi Wahyudi | 21 April 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company