image Budiyanto, pebalap baru MBCIRC Mercedes Benz milik Budiyanto Budiyanto merupakan pebalap lama yang kembali terjun balap di ISSOM 2018

Pebalap Lama Budiyanto Jadi Wajah Baru Kejuaraan MBCIRC

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 2 May 2018

uploads/news/2018/05/pebalap-lama-wajah-baru-19362d84d072827.png

Pebalap Lama, Wajah Baru MBCIRC

issom-seri-2-2018-273562d75d83417
issom-seri-2-2018-471521ae7e42165
issom-seri-2-2018-99263ecbe855439
SPORTKU.COM

Mercedes-Benz Club Indonesia Race Championship (MBCIRC) selalu menyuguhkan pebalap baru dalam setiap gelarannya di ISSOM.

Yang terbaru adalah Budiyanto, pebalap baru dengan wajah lama. Bicara karir, Budi memang merupakan orang lama di sirkuit Sentul. Namun sejak 12 tahun silam, ia memutuskan untuk gantung setir karena menurutnya saat itu sudah tidak ada sesuatu yang menarik lagi. Namun waktu menunjukan kuasanya. Akibat "racun" yang ditebar oleh Yoga S Prabowo, pebalap yang telah dulu menjadi keluarga MBCIRC, akhirnya Budi kembali memutuskan untuk merasakan aspal sirkuit Sentul.

Baca juga:
KEJURNAS DRIFT 2018 SIAP DIGELAR DI TIGA KOTA

Ada sebuah alasan yang menjadi alasan Budi mengapa dirinya memutuskan bergabung dalam keluarga besar MBCRIC.

"Kenapa milih MBCIRC? Karena, satu, belum pernah nyoba mobil Eropa. Kedua, karena melihat Yoga S Prabowo juga pakai dan turun di MBCIRC serta melihat kompetisinya seru dan orang di belakangnya baik-baik, jadi saya memutuskan untuk turun di MBCIRC mulai tahun ini," ungkap Budi kepada SPORTKU.

Kembalinya Budi pasca 12 tahun vakum balapan, tidak hanya ikut satu kejuaraan saja, melainkan turun di dua kejuaraan lainnya, yakni STC 3.600 dan ETCC 3000.

Baginya dengan melihat langsung persaingan yang terjadi di lintasan serta variasi sirkuit yang bertambah dengan adanya BSD Grand Prix, menjadikan alasan tambahan Budi untuk memutuskan comeback ke lintasan sirkuit. Diakui olehnya, saat dirinya memutuskan untuk berhenti balap, ia merasa balapan saat itu sudah sepi dan memang kemasannya kurang menarik, sehingga ia memilih mundur.

"Di seri satu kemarin, di kelas SC6 Avantgarde saya podium pertama dan di STC podium keempat karena tidak mampu bertarung. Saat itu saya memulai balapan dari pit lane," tambah Budi yang senang masih bisa tampil kompetitif di atas lintasan. Namun di putaran kedua yang berlangsung akhir pekan lalu, ia harus gigit jari lantaran mobilnya bermasalah dan tidak bisa melakukan balapan lantaran adanya kerusakan mobil.

Baca juga:
FITRA ERI PERTAHANKAN PODIUM PERTAMA DI KELAS MASTER HJSC

Selang vakum selama 12 tahun, memang ia menyadari ada kebiasaan yang hilang. Oleh karenanya ia juga turut melakukan latihan agar kemampuan balap yang dimiliknya tetap bisa bertambah baik. Pasalnya, saat ini ia menggunakan mobil balap berpenggerak roda belakang, berbeda jauh saat 12 tahun lalu yang menggeber mobil penggerak roda depan.

"Karena saya terbiasa dengan tarikan depan, dan sekarang tarikan belakang, karakter mobilnya berbeda. Namun dari seni membawa mobilnya lebih enak tarikan belakang memang, karena ada counter yang dilakukan dan handlingnya juga berbeda. Dan juga perbedaan kapasitas mesin juga berbeda jauh. Dengan begitu saya juga masih harus belajar banyak mengenai handling mobil," tutup pebalap bertubuh tambun ini.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 2 May 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company