image Selebrasi Dzeko usai menyamakan kedudukan Gol kedua Liverpool dicetak Wijnaldum

Dramatis, Liverpool Susul Real Madrid ke Final Liga Champions

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | 3 May 2018

uploads/news/2018/05/liverpool-melenggang-ke-final-29984e4e272ddc9.jpg

Liverpool Melenggang ke Final

as-roma-vs-liverpool-2746428d693a368
as-roma-vs-liverpool-5178438f0e3d7ec
SPORTKU.COM

Liverpool berhasil melenggang ke final Liga Champions meski takluk dari AS Roma dengan skor 2-4, Kamis (3/5) dini hari WIB.

Memiliki keunggulan 5-2 di leg pertama, Liverpool tetap menurunkan skuad terbaik di leg kedua semifinal ini hanya minus Alex Oxlade-Chamberlain yang digantikan Georginio Wijnaldum. Sebaliknya, di kubu tuan rumah, Eusebio Di Francesco melakukan beberapa perubahan diantaranya memainkan Stephan El Shaarawy, Lorenzo Pellegrini, serta Patrik Schick sejak awal.

Memainkan pola 4-3-3, AS Roma langsung bermain agresif sejak menit awal. Sejumlah peluang pun langsung tercipta oleh Edin Dzeko maupun El Shaarawy namun belum berhasil menemui sasaran. Terus ditekan, Liverpool justru mampu unggul lebih dulu di menit kesembilan.

Berawal dari kesalahan Radja Nainggolan yang salah passing, bola langsung direbut oleh Roberto Firmino yang dengan cepat mengirim umpan kepada Sadio Mane. Mane yang tak mendapat kawalan pun dapat dengan mudah menceploskan bola ke gawang tuan rumah yang dikawal Alisson Becker. Skor 0-1 untuk Liverpool.

Baca Juga:
Dari Balap Vespa, Arayata Garage Jawara di Kejurnas Sprint Rally 2018

Tetapi, gol itu ternyata tidak meruntuhkan semangat Il Lupi, mereka kembali mengambil inisiatif serangan lewat sisi sayap yang dihuni Schick dan El Shaarawy. Pola tersebut akhirnya membuahkan hasil di menit ke-15 setelah James Milner melakukan gol bunuh diri karena tidak sengaja menyundul bola hasil sapuan Dejan Lovren. Skor kembali imbang 1-1.

Usai gol tersebut, pertandingan berjalan lebih ketat. Liverpool yang bermain lebih bertahan dengan baik mampu meredam agresivitas anak asuh Di Francesco. Memasuki menit 25, petaka menghampiri Serigala Ibu kota karena gawang mereka kembali bobol.

Gol kedua Liverpool yang dicetak Wijnaldum

as-roma-vs-liverpool-5178438f0e3d7ec.jpg

Kali ini Wijnaldum yang mampu mencatatkan namanya di papan skor setelah sebelumnya terjadi duel udara usai sepak pojok. Bola liar yang terbang di udara tanpa sengaja disundul Dzeko yang mengarah gawangnya sendiri sehingga Wijnaldum mampu menceploskan bola dengan mudah. The Reds kembali unggul 2-1.

Unggul satu gol tampaknya membuat anak asuh Juergen Klopp kian percaya diri. Buktinya mereka kembali mendapat peluang emas dari Mane. Namun sayang tendangan pemain asal Senegal tersebut berhasil diblok Alisson. Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Liverpool.

Di babak kedua, tuan rumah yang butuh gol kembali tampil dominan. Hasilnya, mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-52 lewat gol Dzeko. Berawal dari tusukan El Shaarawy dari sisi kanan pertahanan Liverpool, pemain berpaspor Italia itu langsung melepaskan tembakan yang sebenarnya bisa ditepis oleh Loris Karius. Tetapi Dzeko yang berdiri bebas langsung menghujamkan tendangan keras yang bersarang ke gawang Liverpool. Skor imbang menjadi 2-2.

Tak lama kemudian, Di Francesco langsung memasukkan pemain bernaluri menyerang demi menambah daya gedor. Cengiz Under masuk menggantikan Pellegrini tepat di menit ke-53.

Masuknya Cengiz Under terbukti tepat, permainan Roma menjadi lebih cepat dalam membongkar pertahanan The Reds. Hasilnya, pemain asal Turki itu mendapat peluang emas di menit 60 setelah menerima umpan matang dari Daniele De Rossi, namun tendangannya masih lemah sehingga bisa ditangkap oleh Karius.

Setelah terus ditekan, Liverpool coba keluar menyerang. Melalui trio pemain lini depan mereka, The Reds mendapatkan peluang emas lewat kombinasi Salah-Firmino, tetapi sayangnya tendangan dari Firmino masih mengenai kaki Alisson.

Dan setelah peluang dari Firmino tersebut, praktis pertandingan didominasi oleh Roma. Mereka terus menerus berupaya menambah gol tapi rapatnya lini belakang tim tamu membuat lini depan Roma kesulitan.

Saat upaya Roma terus menemui jalan buntu, Radja Nainggolan keluar sebagai pemecah kebuntuan setelah tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tidak bisa diantisipasi Karius. Roma berbalik unggul 3-2.

Gol dari Nainggolan itu ternyata membangkitkan semangat Roma. Sehingga di masa injury time mereka kembali menambah gol lewat titik putih usai Ragnar Klavan melakukan handball di kotak terlarang. Nainggolan yang maju sebagai eksekutor pun tidak menyianyiakan peluang tersebut dan membawa I Giallorossi unggul 4-2.

Sayangnya, upaya Roma akhirnya harus berakhir karena wasit akhirnya meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Padahal mereka hanya membutuhkan satu gol lagi untuk memaksakan pertandingan berlanjut hingga perpanjangan waktu. Dan dengan hasil ini, meski menelan kekalahan, Liverpool berhak menyusul Real Madrid ke partai puncak karena unggul secara agregat 7-6. Laga puncak sendiri akan digelar di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina pada 27 Mei mendatang.

Baca Juga:
Skuat Indonesia Untuk Piala Thomas dan Uber 2018

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | 3 May 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company