image

Ferdi Rostiawan Mengaku Ketahanan Fisiknya Menurun di Balap Gokart

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 14 May 2018

SPORTKU.COM

Ikut ambil bagian dalam putaran ketiga Kejurnas Eshark Rok Cup 2018, Fredi Rostiawan terkendala ketahanan fisik dalam melibas pertarungan.

Sebagaimana yang harus dipersiapkan, dalam balapan gokart memang sangat menguras tenaga. Hal tersebut yang kembali dirasakan oleh Fredi Rostiawan, setelah sebelas tahun tidak melakukan persaingan di balapan gokart. Dalam keikutsertaannya tersebut, ia memang tidak menampik bahwa ketahanan fisik yang dimilikinya, harus kembali dilatih agar tetap memberikan performa terbaiknya.

Baca juga:
TURUNKAN SUZUKI BALENO, YOYOK PUAS DENGAN HASILNYA

"Saya sudah sebelas tahun tidak balapan gokart. Berbeda dengan ODCK (One Day Course Karting), itu bukan balapan, hanya lebih ke pelatihan, dan di situ saya sebagai instruktur. Kalau balapan gokart, jumlah lapnya saja sudah berbeda, total adal 38 lap yang saya lakukan. Jadi itu terbagi delapan lap, empat belas lap dan enam belas lap, ini adalah akumulasi tingkat kecapean saya," buka Fredi Rostiawan.

Persaingan yang terjadi di kelas Master Rok, Fredi mendapat pengawalan ketat dari pebalap Singapura, Daniel Tan yang memang memiliki ketahanan fisik lebih baik. Ia pun menuturkan, di awal babak final, ia sempat mencuri posisi pertama selama tujuh lap. Namun ketahanan fisik berkata lain.

"Tujuh lap pertama pas di laga final, saya sudah mimpin balapan. Start dari posisi keempat, terus jadi kedua dan balapan belum genap satu putaran, saya sudah berada di posisi terdepan," tambah Fredi.

Baca juga:
SEAN GELAEL RAIH EMPAT POIN DI F2 BARCELONA

"Itu bertahan hanya tujuh lap, dan masalah fisik memang tidak bohong. Fisik sudah mulai drop," ujar Fredi tertawa. Ketahanan fisik yang dimaksud adalah menahan daya g-force, karena bagi pebalap yang juga tercatat sebagai peslalom Pangarang Slalom Team ini, untuk urusan pernafasan, ia masih bisa mengatur ritme, tapi untuk ketahanan otot leher, ia mengaku kewalahan.

"Setelah saya diovertake terus, saya pun memilih untuk bertahan. Karena memang saya merasa ada yang tidak beres dengan otot leher, itu yang membuat saya tidak kuat. Kalau nafas Alhamdulillah masih kuat, tangan pun masih kuat, hanya otot leher saja yang tidak kuat," papar Fredi.

Beruntung akumulasi poin yang dikumpulkan oleh Fredi tetap mampu membawanya sebagai peraih podium ketiga. Ia unggul dari Eris Mahfud dengan selisih yang tidak terlalu lebar.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 14 May 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

5 Fakta Baru di TTI

5 Fakta Baru di TTI

CIRCUIT
Safety Car McLaren British GT

Safety Car McLaren British GT

SPORTCAR
Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

CIRCUIT
Mobil Balap Baru Toyota

Mobil Balap Baru Toyota

SPORTCAR

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company