Status Non Unggulan Serena Williams Menuai Kritikan

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Istimewa | 23 May 2018

Status Non-Unggulan Serena Menuai Kritikan

SPORTKU.COM

Serena Williams akan berlaga di Prancis Terbuka pada minggu depan. Namun dia akan melakukannya dengan tampilan berbeda, yaitu sebagai pemain non unggulan.

Juara Prancis Terbuka tiga kali dan pemenang Grand Slam 23 kali Serena akan bertanding pada ajang Grand Slamnya pertamanya sejak mengambil cuti hamil pasca Australia Terbuka 2017. Dia melahirkan seorang putri yang diberi nama Alexis Olympia Ohanian Jr pada bulan September. Meskipun keberhasilannya meraih gelar utama, Williams tidak akan diunggulkan paada Prancis Terbuka mendatang.

"Tahun ini sekali lagi, para pejabat turnamen akan membuat daftar dan peringkat unggulan petenis wanita berdasarkan peringkat WTA. Konsekwensinya, unggulan yang nanti akan bertandingan merupakan hasil dari pendapatan ranking dunia, "kata Federasi Tenis Prancis pada hari Senin.

Williams kembali aktif berlaga pada awal bulan Maret di Indian Wells, California. Dia memenangkan dua pertandingan pertamanya tetapi kalah dari dari sang kakak Venus Williams di putaran 32. Dua minggu kemudian, dia kembali kalah dari petenis belia asala Jepang Naomi Osaka di babak pembukaan Miami Terbuka. Sejak saat itu ia belum memainkan pertandingan dan menarik diri dari turnamen tanah liat di Madrid dan Roma Terbuka. Ia lebih berkonsentrasi untuk persiapan di Prancis Terbuka.

Saat ini Serena menduduki peringkat No. 453 dunia. Dia menempati peringkat No. 1 ketika dia memulai kariernya pada turnamen tur. Dengan menyandang status non unggulan bisa membuatnya akan bertemu dengan pemain unggulan di awal Prancis Terbuka.

Hasil keputusan Federasi Prancis atas Serena ini menuai komentar legenda petenis yang juga rekan sesama petenis AS Chris Evert. Menurutnya dengan memvonis Serena sebagai petenis non unggulan berdasarkan ranking WTA, adalah salah.

Keputusan Federerasi Tenis Prancis ini berbeda dengan kebijakan Komite Wimbledon. Menurut Wimbledon, sub-komite tenis All England Club dapat mepertimbangkan serta memutuskan status unggulan dalam keadaan khusus.

“Urutan unggulan petenis wanita mengikuti daftar peringkat WTA. Namun perubahan diperlukan untuk menghasilkan hasil yang seimbang,” ujar pernyataan resmi All England Club pada laman resminya.

Williams telah mendapat manfaat dari peraturan ini di masa lalu yaitu pada tahun 2011. Ketika itu ia berada di peringkat 25 sebelum dimulainya Wimbledon tetapi akhirnya sebagai unggulan ketujuh untuk kejuaraan tersebiut.

Kebijakan Wimbledon ini disambut baik oleh Evert. Ia berpendapat hal yang sama harus berlaku di Roland Garros dan tentang aturan peringkat yang dilindungi. Ia menegaskan bahwa atlet dapat kembali dari absen panjang dengan menggunakan peringkat yang mereka miliki ketika berhenti bermain.

"Itu salah, mereka harus melindungi pemain. Bukan hanya untuk Serena tapi juga untuk petenis wanita lain yang bisa memainkannya di putaran pertama. Dia bisa melawan No.1 dunia Simona Halep di putaran pertama, "ujar Evert, yang akan menjadi presenter ESPN selama dua minggu di Paris Terbuka.

Evert juga menambahkan, “Hal ini tidak seperti Anda memutuskan untuk cuti setahun. Jika Anda dipaksa keluar dari permainan karena alasan tertentu, apakah itu bersalin atau cedera, Anda harus dilindungi. Anda tidak harus mengembalikan Serena ke nomor satu. Tetapi cobalah memberi kebijakan yang adil dan membuat petenis tenang,"

Komentar protes juga hadir dari Ivanka Trump, puteri Presiden AS Donald Trump. Ivanka mengatakan bhwa ini konyol. Serena adalah atlet yang tangguh (yang terbaik!) dan seorang ibu baru yang sangat mencintai anaknya. Tidak ada orang yang seharusnya dihukum secara profesional karena memiliki anak! WTA harus segera mengubah aturan ini.


Serena Williams saat menjuarai Prancis Terbuka 2015unseeded-serena-williams-583858c5425d778.jpg

Baca Juga:
Nadal Capai Gelar Kedelapan Italia-Terbuka
Svitolina, Ratu Roma 2018

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Istimewa | 23 May 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Tim Eropa Pertahankan Piala Laver!

Tim Eropa Pertahankan Piala Laver!

TENNIS
Roger Federer Selamatkan Tim Eropa

Roger Federer Selamatkan Tim Eropa

TENNIS
Djokovic Tersungkur, Eropa Tetap Unggul

Djokovic Tersungkur, Eropa Tetap Unggul

TENNIS
 Michael Jordan, Inspirasi Kemenangan Federer

Michael Jordan, Inspirasi Kemenangan Federer

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company