image

8 Crosser Indonesia Turun di MXGP

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 23 May 2018

SPORTKU.COM

Indonesia tengah bersiap menyambut agenda besarnya sebagai salah satu tuan rumah Motocross Grand Prix (MXGP) 2018.

Kejuaraan Dunia Motocross atau yang lebih dikenal dengan nama MXGP akan kembali mampir ke Indonesia. Tahun 2018 ini MXGP Indonesia bahkan akan dihelat sebanyak dua seri. Selain di Pangkal Pinang pada 1 Juli, MXGP Indonesia juga bisa disaksikan di Kota Semarang, Jawa Tengah pada 8 Juli.

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga memiliki hak untuk menurunkan crosser di Kelas MX1 dan MX2. Dikatakan oleh Judiarto selaku pimpinan Lightning Production sebagai EO lokal yang ditunjuk oleh Youthstream, Indonesia akan memiliki 8 pebalap yang ikutan MXGP.

"Untuk pebalap Indonesia kita punya 8 yang mendapatkan wildcard. Empat crosser akan turun di Kelas MX1 dan 4 lagi di Kelas MX2. Untuk pebalap Indonesia kita punya satu local hero yang sangat menonjol yakni Muhammad Delvintor Alfarizi," ungkap Judiarto.

"Saat ini Delvintor terus kita gembleng habis-habisan untuk menjadi local hero agar bisa menghadapi crosser-crosser dunia di rumahnya sendiri. Mudah-mudahan bisa berbicara banyak dan paling tidak gak di-overlap," sambung Judiarto dalam konferensi persnya belum lama ini di Gedung Kemenpora, Jakarta.

Baca Juga
Marc Marquez Semakin Sulit Dijinakkan

Sementara itu, 8 wildcard tersebut masing-masing adalah Yoshua Pattipi, Hilman Maksum dan Diva Ismayana yang akan turun di Kelas MX2. Sedangkan Aldi Lazaroni, Asep Lukman Efendi, dan Farhan Hendro di Kelas MX1. Selain itu juga ada Rizky HK dan Delvintor.

"Jadi awalnya memang kita ingin mempersiapkan pebalap Indonesia untuk mengikuti semua seri MXGP 2018 ini. Tapi melihat perkembangan, kita meminta crosser ini untuk ikut di seri Eropa dulu. Karena untuk mengikuti seri dunia itu tidak gampang, untuk bisa ikut MXGP harus melalui penyaringan yang ketat," ujar Sadikin Aksa, Ketua IMI Pusat.

"Untuk jangka panjang, kita dari PP IMI memang mempersiapkan beberapa pebalap nasional yang harus kita gembleng dulu di Eropa. Karena di Eropa serinya banyak sekali, kita memiliki seri Kejurnas di Indonesia namun belum bisa bersaing. Karena level kompetisinya sangat berbeda, di Eropa event bisa satu kali seminggu balapan. Beda dengan Indonesia," jelas Sadikin Aksa.

"Jadi kami tidak langsung meminta kepada pemerintah untuk memasukkan tahun ini. Tapi kita berharap pebalap yang kita masukkan tahun ini bisa bersaing dan tahun depan kita ikutsertakan di seri Eropa yang memiliki tingkat kompetisi lebih tinggi. Kami dari IMI menyiapkannya begitu, karena tidak bisa hanya satu dua tahun saja. Pembinaan itu membutuhkan waktu minimal tiga sampai empat tahun untuk bisa bersaing di level tertinggi," pungkas Sadikin Aksa.

Baca Juga
FDR Segera Luncurkan Ban Baru, Bisa Untuk Balap dan Harian
Unai Emery Calon Kuat Pengganti Wenger di Arsenal

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Andi Wahyudi | 23 May 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company