image

Wajah Baru Italia di Bawah Kendali Roberto Mancini

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : The National | Editor: Andi Wahyudi | 27 May 2018

SPORTKU.COM

Roberto Mancini telah resmi menjabat sebagai pelatih baru Timnas Italia. Bagaimana nasib Gli Azzurri di masa depan?

Setelah menunggu sekian lama, otoritas tertinggi sepak bola Italia (FIGC) akhirnya menunjuk Roberto Mancini sebagai allenatore baru Timnas Italia pada Senin, 14 Mei 2018 waktu setempat.

Mantan pelatih Inter Milan ditunjuk sebagai suksesor Giampiero Ventura yang dipecat pada November 2017 lalu lantaran gagal mengantarkan Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 60 tahun silam.

Sebelum memilih Mancini, FIGC terlebih dahulu menunjuk Luigi Di Biagio. Namun, pelatih yang menukangi Timnas Italia U-21 itu hanya menjabat sebagai caretaker—dengan hanya menukagi Timnas Italia sebanyak dua laga persahabatan melawan Inggris dan Argentina.

Proses seleksi untuk menjadi pelatih Timnas Italia bisa dikatakan cukup lama. Sederet nama muncul sebagai kandidat kuat. Selain Mancini, nama Carlo Ancelotti dan Antonio Conte juga digadang-gadang menjadi pilihan sebelum akhirnya diambil oleh Legenda Sampdoria dan Lazio tersebut.

FIGC mengaku bahwa pilihannya akhirnya disematkan kepada Mancini lantaran pelatih berusia 53 tahun itu paling serius dan berkeinginan keras untuk bisa menjabat posisi sebagai orang nomor satu di Italia tersebut dengan memilih mundur dari kursinya di kesebelasan Zenit St Petersburg dengan membayar 13 juta Euro atau sekitar RP217 miliar sebagai biaya pemutusan kontrak kerja dirinya kepada klub asal Rusia tersebut.

"Roberto punya keinginan besar untuk menjadi pelatih timnas Italia. Ia membuktikannya dengan cara yang nyata," bunyi pernyataan FIGC seperti dikutip dari Football Italia.

Terpilihnya Mancini sendiri langsung mendapatkan dukungan dari pesaingnya, Ancelotti. Menurutnya, Italia berada di tangan yang tepat dengan menunjuk mantan pelatih Manchester City tersebut.

"Roberto Mancini adalah pelatih luar biasa. Dia juga memiliki pengalaman internasional yang membuat timnas Italia akan berada di tangan yang tepat. Selain itu, Roberto Mancini juga sangat termotivasi dan saya timnas Italia bisa memulai membangun kekuatan lagi," tutur Ancelotti seperti dikutip dari AC Milan TV.

Baca juga
Ulah Verstappen Di F1 2018

Gebrakan Nyata Roberto Mancini

Italia memang gagal tampil di Piala Dunia. Namun, langkah move on pun didengungkan oleh Mancini sebagai upaya untuk membangun sebuah era baru sepak bola Italia yang kini tengah berada dalam titik nadir.

Dalam rangka pertandingan persahabatan melawan tiga negara sekaligus, yakni Arab Saudi, Prancis dan Belanda, Mancini pun memanggil 30 pemain. Dalam daftar pemain yang dipanggil tersebut sejumlah perubahan radikal dilakukan oleh mantan pelatih Inter Milan tersebut.

Yang pertama, Mancini berani memanggil kembali Mario Balotelli setelah pemain andalan OGC Nice itu absen cukup lama memperkuat Timnas Italia sejak terakhir kali pesepak bola yang memiliki darah Ghana itu dipanggil, tepatnya pada tahun 2014 lalu.

Adapun alasan pemanggilan Balotelli sendiri lantaran sudah mengenal karakter pemain tersebut lantaran keduanya pernah bekerja sama di dua klub berbeda. Selain itu ketajaman dirinya dengan mencetak 26 gol bersama Nice di musim ini patut diapresiasi.

"Selain semakin dewasa, dalam dua tahun terakhir Balotelli juga tampil sangat baik," ujar Mancini seperti dikutip dari Football Italia.

Selain itu Mancini juga memanggil lima wajah baru yang diprediksi bisa menjalani debut di Timnas Italia di antaranya, Emerson Palmeiri (Chelsea), Daniele Baselli (Torino), Rolando Mandragora (Crotone), Domenico Berardi (Sassuolo), dan Mattia Caldara (Atalanta).

Kelima pemain tersebut masih berusia 20-an. Artinya, Mancini di sini menegaskan tengah membangun skuat yang lebih muda sebagai bagian dari regenerasi. Hal itu dibuktikan dengan “membuang” kiper andalan Juventus Gianluigi Buffon dan gelandang milik AS Roma, Daniele De Rossi yang sudah berumur meski keduanya tampil baik sepanjang musim ini.

Perjalanan Italia untuk kembali dideretan tim elit memang masih panjang. Namun, langkah Mancini dalam mewujudkan cita-cita tersebut dengan banyak memanggil darah muda dengan menyampingkan generasi tua yang sudah "habis" itu sebagai keputusan berani dan layak diacungi jempol.

Baca juga
Madrid Juara, Alonso Ikut Pesta

 

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : The National | Editor: Andi Wahyudi | 27 May 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company