image

Marc VDS, Tim Balapnya Pengusaha Bir

Text : Suhartono | Photo / Video : Asphalt & Rubber | 27 May 2018

 

Perjalanan karier tim Marc VDS
Berbasis di Gosselies, Belgia, Marc VDS mulai bersaing dalam seri Belcar sebagai bagian dari program balap untuk Gillet Vertigo, mobil sport Belgia dengan tim Belgian Racing. Tahun 2005, program Gillet ekspansi untuk masuk ke balapan internasional di ajang FIA GT. Namun saat itu tim tidak diijinkan untuk ikut bersaing karena rendahnya produksi mobil legal Vertigo.

Meskipun pembangunan tetap berlanjut selama beberapa tahun, akan tetapi program Gillet sendiri berakhir pada tahun 2008 dan Marc van der Straten merekrut tim tersebut dengan mengganti namanya menjadi Marc VDS. Menariknya, justru tim ini tetap terlibat dalam FIA GT Championship atas perintah Jean Michel Delporte dan Bas Leinders dengan menjadi salah satu dari dua tim pengembangan untuk Matech Ford GT, menggeser tim ke kategori GT1.

Kondisi ini membuat Marc VDS memiliki kesempatan untuk bisa memperluas program mereka melalui pembelian mobil balap Volkswagen Touareg Rally. Yang mana mobil tersebut diturunkan oleh Marc VDS untuk ajang reli terganas di dunia yakni Rally Dakar 2009. Selain di Rally Dakar, Marc VDS juga pernah berkompetisi di Blancpain Endurance Series dan European Le Mans Series.

Setelah beberapa tahun pembangunan program mereka di FIA GT, Marc VDS menjadi salah satu dari 12 tim yang diberi ijin untuk masuk dalam FIA GT1 World Championship pada tahun 2010, di mana mereka mempertahankan Ford GT sebagai pacuannya. FIA GT1 World Championship juga masuk dalam entri Le Mans Series' 1000km dari 24 Hours of Le Mans. pada tahun 2010, Marc VDS juga masuk ke balap motor Grand Prix (GP) di Kelas Moto2 dengan Jack Miller. Marc VDS juga beraliansi dengan Michael Bartholemy dan Didier de Radigues.

Mengalami berbagai dinamika di ajang balap mobil, Marc VDS memutuskan untuk mengakhiri kiprahnya di tahun 2015. Akhirnya Marc van der Straten yang merupakan miliarder dan pengusaha bir memilih untuk fokus di balap motor. Pada tahun 2015, Marc VDS melebarkan sayapnya di kelas paling bergengsi di MotoGP

Marc VDS kala itu menjadi tim satelit Honda dengan mengandalkan pebalap asal Inggris Scott Redding. Menggeber Honda RC213V, Redding berhasil masuk posisi 8 besar di akhir klasemen Moto2 2015. Hasil yang terbilang sempurna sebagai tim pendatang baru. Redding juga berhasil memberikan podium dengan finish ke-3 di Moto2 San Marino.

Pada musim berikutnya, Marc VDS semakin melebarkan peta persaingan di MotoGP. Marc VDS tak hanya menurunkan satu pebalap, namun langsung dengan dua rider. Menjadi andalan Marc VDS saat itu adalah pebalap Australia Jack Miller dan Esteve Rabat. Kombinasi tim ini masih bertahan hingga MotoGP 2017.

Baca Juga
Nicky Hayden, Pebalap Cilik dari Yogyakarta

Text : Suhartono | Photo / Video : Asphalt & Rubber | 27 May 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company