image

Momen Magic Harry Maguire, Dari Penggemar Jadi Pemain Timnas Inggris

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sky Sports | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: bbc,independent | 1 June 2018

SPORTKU.COM

Hanya butuh dua tahun bagi Harry Maguire yang sekedar menjadi penonton Timnas Inggris itu menjelma sebagai punggawa The Three Lion.

Sebagai warga Inggris tulen, pria kelahiran Sheffield itu tentu penggemar Timnas Inggris. Bahkan saking cintanya kepada The Three Lion ia yang mengawali karir di kesebelasan Sheffield United pada tahun 2011 lalu itu pun sering menyaksikan negaranya berlaga.

Salah satu momen yang paling diingat Maguire adalah ketika dirinya menyaksikan Timnas Inggris berlaga di Piala Eropa 2016. Ia bersama dengan dua saudara laki-lakinya datang sebagai penonton untuk menyaksikan negaranya bertanding melawan Slovakia yang sama-sama diketahui bahwa hasil pertandingan tersebut adalah imbang 0-0.

Maguire yang hadir dalam pertandingan tersebut pun berfoto-foto lengkap dengan seragam Inggris dan membawa bendera layaknya suporter sejati.

"Ini adalah kesempatan yang bagus untuk pergi dan melihat Inggris bermain langsung. Tahun itu, suasananya luar biasa dan Anda melihat gairah luar biasa dari para penggemar," kata pemain yang berposisi sebagai bek tersebut seperti dikutip dari BBC.


Baca juga
Irfan Ardiansyah Absen di Ajang Ini

Tak ada yang menyangka, dua tahun sejak peristiwa itu, karir Maguire meningkat. Hengkang dari Sheffield pada tahun 2014 ia bermain di Hull City di kancah Liga Primer Inggris.

Keputusannya untuk naik level lantaran sebelumnya hanya bermain di Divisi Tiga Liga Inggris itu berbuah manis, penampilannya pun bisa lebih terpantau. Di musim 2017/2018, ia pindah ke mantan juara Liga Primer Inggris, Leicester City setelah tampil cemerlang bersama Hull.

Bergabung di Leicester menjadi berkah. Maguire dipanggil oleh pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa dan sukses menjalani debut melawan Lithunia pada tahun 2017 silam.

Meski baru tampil sebanyak empat pertandingan, namun Southgate tak ragu untuk memanggilnya untuk bermain di Piala Dunia 2018. Hal ini tentu menjadi sebuah momen magic bagi Maguire lantaran dahulu ia hanya seorang penggemar Timnas Inggris, kini ia justru menjadi bagian dari skuat yang akan berlaga di turnamen akbar di ajang sepak bola tersebut.

Maguire sendiri awalnya pun tak menyangka bisa terpilih. Padahal banyak pemain yang lebih senior dan berpengalaman. Bahkan, ia mengaku tak kecewa misalnya dirinya tak dipanggil saat ini.

“Jika Anda tidak terpilih untuk Inggris, Anda tetap mendukung mereka sebagai tim, sebagai penggemar," kata Maguire seperti dikutip dari Independent.

Kini, Maguire pun merasakan bagaimana ketika menjadi pemain yang diharapkan oleh semua orang. Menurutnya hal ini berbeda ketika dirinya hanya menjadi seorang suporter yang kini menjelma sebagai pemain.

"Kamu akan merasa frustasi bila menyaksikan pertandingan. Itulah kesulitan saat menjadi penonton. Anda tahu itu dan kini saya berada di posisi yang sama namun sebagai pemain," ujar Maguire.

Meski demikian, Maguire optimis bila negaranya bisa menjuarai turnamen empat tahunan itu lantaran memiliki banyak pemain bagus dan didominasi pemain muda yang haus gelar.

"Setiap tim peserta adalah tim yang bagus, setiap negara memiliki atribut yang berbeda dan kami tahu itu sulit, tetapi kami memiliki banyak kemampuan dalam skuat dan kami memiliki kepercayaan diri untuk pergi ke sana dan sukses di turnamen," imbuh pemain berusia 25 tahun tersebut.

Baca juga
Denmark, Kuda Hitam Piala Dunia 2018

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sky Sports | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : bbc,independent | 1 June 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company