image

Beban dan Tanggung Jawab Harry Kane di Timnas Inggris

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Evening Standard | Editor: Andi Wahyudi | 3 June 2018

SPORTKU.COM

Ditunjuk menjadi kapten Timnas Inggris, Harry Kane dibebani tugas maha berat untuk mengantarkan negaranya sukses di Piala Dunia. Sanggupkah?

Gareth Southgate melakukan keputusan cukup kontroversi lantaran menunjuk Harry Kane, penyerang andalan Tottenham Hotspur yang baru berusia 24 tahun sebagai kapten Timnas Inggris di ajang Piala Dunia 2018.

Hal ini tentu menjadi sebuah kejutan mengingat masih ada pemain seperti Ashley Young, Gary Cahill, dan Jamie Vardy—tiga pemain senior yang masuk dalam 23 pemain dalam skuat final Timnas Inggris di Piala Dunia 2018—yang lebih layak lantaran berusia di atas 30 tahun atau lebih senior dari Kane.

Meski demikian, Southgate memiliki alasan sendiri. Menurutnya, Kane pantas mengenakan ban kapten lantaran sosok sang pemain itu memiliki kelebihan yang tak dimiliki oleh pemain lain, yakni konsistensi permainan dan kepribadian yang baik.

"Bagi saya kunci untuk seorang kapten adalah anda menetapkan standar setiap hari dalam segala hal yang kami lakukan, cara kami melatih, cara kami mempersiapkan dan profesionalisme terhadap tugas," kata Southgate dikutip dari Fox Sports.

“Harry adalah model yang patut dicontoh itu. Dia adalah seorang profesional yang teliti dan telah menunjukkan sikap ingin maju bersama rekan lainnya," sambungnya.

Dengan demikian, Kane pun menjadi kapten termuda sepanjang sejarah Timnas Inggris di gelaran Piala Dunia dengan usia 24 tahun 11 bulan pada Piala Dunia 2018 yang akan bergulir pada 14 Juni-15 Juli 2018 mendatang. Sebelumnya gelar itu disematkan kepada Bobby Moore yang memimpin The Three Lion pada Piala Dunia 1966 dalam usia 25 tahun—di mana saat itu Inggris keluar sebagai juara.

Bagi Kane, keistimewahan menjadi kapten di Piala Dunia perdana itu tentu suatu hal yang luar biasa. Namun, menjabat sebagai pemimpin di lapangan sendiri bukanlah hal yang baru bagi pemain yang saat muda pernah ditolak oleh Arsenal itu.

Baca juga
Timnas Inggris: Muda, Beda, dan Berbahaya

Sebelumnya, ia pernah menjadi kapten Tottenham Hotspur di usia 21 tahun 251 hari. Ia memperoleh jabatan tersebut lantaran Hugo Lloris absen dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris melawan Burnley tahun 2015 lalu. ia pun keluar sebagai kapten termuda dalam sepanjang sejarah klub tersebut.

Selain itu, seperti dikutip dari Beritagar, Kane juga pernah menggenakan ban kapten ketika membela Timnas Inggris di kategori usia U-19, U-20, U-21, dan kini menjabat sebagai kapten Timnas Inggris senior.

Kane sendiri merasa tersanjung mendapatkan kehormatan untuk memimpin rekan setimnya di Piala Dunia 2018. Ia pun mengaku siap bekerja keras untuk bisa memberikan hasil terbaik bagi negaranya.

“Saya begitu bersemangat menyambut Piala Dunia. Saya tak sabar untuk berada di sana dan mengalaminya," ungkap Kane seperti dikutip dari ESPN.

Menjabat sebagai kapten bagi Kane tentu menjadi sebuah beban dan juga limpahan tanggung jawab yang besar. Di level klub, pemain yang pernah bermain di Leicester City itu memiliki penampilan yang sangat menjanjikan.

Kane, dalam tiga musim terakhir muncul sebagai tulang punggung Tottenham Hotspur dengan menjelma sebagai ujung tombak mematikan. Ia sukses menyabet dua penghargaan top skor Liga Primer Inggris musim 2015/2016 dan 2016/2017/
Di musim ini, Kane sendiri tetap konsisten mencetak gol. Ia mampu menceploskan 30 gol di Liga Primer Inggris. Bila tidak ada Mohamed Salah—yang mencetak 32 gol—pemain bernomor punggung 10 itu akan keluar sebagai top skor untuk yang ketiga kalinya.

Tak heran, dengan modal ketajaman ini. Kane pun diharapkan bisa menjadi mesin pencetak gol Timnas Inggris. Hal itu memang sudah dibuktikannya dengan mencetak 13 gol dari 24 penampilan (berdasarkan data dari Transfermark, 3 Juni 2018).

Di Piala Dunia 2018 yang notabene merupakan Piala Dunia pertama bagi Kane, ia sudah dibebankan tak hanya harus mampu mencetak sebanyak-banyaknya gol, namun juga memimpin rekan setimnya untuk bisa tampil maksimal tentu menjadi pekerjaan yang berat.

Meski demikian, Southgate percaya bahwa Kane tak terbebani hal tersebut, justru sebaliknya sang pemain akan menjadi pembeda dan mampu memberikan Inggris prestasi maksimal di Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di Rusia tersebut.

”Dia memiliki keyakinan dan standar yang tinggi. Bagi sebuah tim, memiliki kapten yang telah membuktikan diri sebagai salah satu pemain terbaik di dunia adalah sesuatu yang bagus,” kata Southgate seperti dilansir dari BBC.

Baca juga
Rossi Pole Position, Lorenzo Mengancam

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Evening Standard | Editor: Andi Wahyudi | 3 June 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company