Rifat Beberkan Bobot Maksimal Mobil Untuk Barang Bawaan Mudik

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Ilustrasi | Editor: Andi Wahyudi | 7 June 2018

SPORTKU.COM

Perhatikan bobot maksimal mobil untuk mengangkut barang bawaan ketika hendak melakukan perjalanan mudik.

Sebuah mobil memiliki kapasitas dan bobot maksimal untuk mengangkut barang-barang dan kebutuhan bawaan. Jangan sampai barang tersebut melebihi kapasitas maksimal, terlebih jika perjalanan yang kita lakukan adalah mudik ke luar kota.

Rifat Sungkar sebagai pereli nasional sekaligus Direktur Utama Rifat Drive Labs (konsultan yang bergerak dalam bidang keselamatan berkendara), memberikan beberapa tips mudik melalui kacamata pribadinya yang berkaitan dengan kapasitas dan bobot maksimal sebuah mobil.

"Suatu benda jika dibebankan secara berlebihan, maka perilaku dari benda tersebut akan berubah. Konsep inilah yang berlaku di mobil kita. Apabila kita melakukan pengereman saat bermanuver, ataupun berinteraksi, semua pasti berbeda karena beban mobil akan menjadi lebih lambat dan limbung," kata Rifat.

Untuk bisa memaksimalkan segala unsur keselamatan dan menghindari bahaya-bahaya yang dapat terjadi, maka diperlukan beberapa persiapan, diantaranya kita harus memastikan kondisi brake pad.

"Apalagi untuk mobil yang sudah berusia dua atau tiga tahun karena biasanya kondisi brake pad-nya sudah overheat dan mulai habis. Lalu perlu diperhatikan juga kampas remnya," terang Rifat.

Baca Juga :
Jadwal Lengkap F1 GP Kanada 2018

Berikutnya adalah ban mobil. Masih menurut Rifat, bahwa ketika mobil membawa beban yang berlebih, ban tidak akan bisa memberikan performa maksimal.

"Ban itu berisi angin dan memiliki tingkat elastisitas yang berbeda-beda. Wajib diperhatikan tekanan anginnya sehingga dengan bobot yang maksimal, setidaknya akan mendekati performa terbaik dari ban tersebut dengan tekanan angin yang direkomendasikan."

"Jadi, jangan hanya memasukkan barang ke bagasi lalu tergantung bagaimana nanti di jalan. Tidak bisa begitu, karena ban sangat menentukan unsur keselamatan yang pada akhirnya merupakan bagian terakhir yang bisa mengendalikan kendaraan, baik itu bermanuver, berakselerasi, maupun mengerem," seru Rifat.

Persiapan lain yang bisa dilakukan adalah terkait kesiapan diri kita sebagai pengemudi. "Anda harus memahami atau mengantisipasi beberapa standar, seperti cara mengeluarkan dongkrak, dimana lokasi penyimpanan tongkat dongkrak, posisi jacking point (titik pendongkrakan), hingga cara menurunkan ban serep."

Setidaknya, ini semua harus dikuasai oleh para pemudik, terutama pengemudi. "Saya mohon Anda meluangkan waktu satu atau dua jam di rumah sebelum berangkat untuk mempelajari agar Anda dapat mengantisipasi jika sesuatu terjadi di perjalanan."

"Apalagi dengan barang yang banyak, kita juga sudah harus berpikir bagaimana nanti ketika terpaksa harus ganti ban, kemudian barang yang banyak itu harus diletakkan di mana, Anda harus mengevakuasi penumpang ke mana, lalu permukaan jalan seperti apa yang aman untuk mendongkrak. Semua ini mungkin terasa malas dilakukan, namun percayalah kita sebagai pengemudi sangat memerlukannya," jelas Rifat.

Baca Juga :
Perdana Formula E Sambangi Sirkuit Jalan Raya Zurich

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Ilustrasi | Editor: Andi Wahyudi | 7 June 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Dari Mana Malaysia Biayai Pebalapnya?

Dari Mana Malaysia Biayai Pebalapnya?

DID U KNOW
Event Balap di Bawah Dorna

Event Balap di Bawah Dorna

DID U KNOW
Data dan Fakta Sirkuit Chang

Data dan Fakta Sirkuit Chang

DID U KNOW
Misteri Lubang Lampu Mobil Balap

Misteri Lubang Lampu Mobil Balap

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company