Mundur Sebagai Langkah Cerdas Zidane

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 14 June 2018

Langkah Cerdas Zidane

SPORTKU.COM

Mundurnya Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid ternyata sebagai langkah cerdas. Loh kok bisa?

Mundur sebagai Zidane sebagai pelatih El Real hanya berselang lima hari usai menjuarai Liga Champions 2017 memang menghentak dunia. Namun, bisa dikatakan hal ini sebagai langkah cukup cerdas dari pria berpaspor Prancis tersebut.

Dikatakan cerdas karena sejak musim lalu nama Zidane sebagai pelatih sebenarnya sudah mendapat sorotan tajam. Pasalnya, performa Los Blancos tidak stabil di La Liga karena sempat berada di urutan empat klasemen dan tertinggal 16 angka dari Barcelona.

Jelas hal ini cukup ironis karena semusim sebelumnya mereka berhasil menjuarai La Liga. Tetapi, penjualan Alvaro Morata dan dipinjamkannya James Rodriguez membuat ragu di awal musim.

Hal itu terbukti saat musim berjalan. Meski di kompetisi Eropa, penampilan Madrid masih sangat stabil dengan torehan juara sebagai acuannya. 

Namun, gelar Eropa saja jelas tidak cukup bagi klub sekelas Madrid. Apalagi, di kompetisi domestik mereka dipecundangi Barcelona yang juara La Liga dan Copa Del Rey.

Atas dasar itu pula pada Januari lalu sebuah kabar muncul bahwa manajemen Madrid akan mendepak Zidane dari Santiago Bernabeu. Dan hal ini nampaknya sudah tercium oleh Zidane.

Baca Juga:
Sejarah Lahirnya Tim Satelit MotoGP

Untuk itu hubungan Presiden Madrid, Florentino Perez dan Zidane dikabarkan retak. Kabarnya, satu-satunya hal yang membuat Zidane bertahan adalah Madrid masih berkompetisi di Liga Champions. 

Kemudian, ketika Madrid berhasil menjuarai Liga Champions skenario pemecatan batal terlaksana. Justru kondisi berbalik karena Zidane yang mengambil langkah mundur.

Situasi yang sepertinya sudah direncanakan Zidana karena beberapa hari sebelum menghadapi Liverpool mengatakan jika masa depannya tidak bergantung hasil final. Ini adalah langkah cerdas Zidane karena kalaupun bertahan, mereka bisa saja kesulitan meraih juara.

Salah satu faktornya sudah jelas bahwa sebagian kekuatan utama Madrid sudah berusia 30 tahun ke atas alias mendekati ujung karier. Tengok saja nama seperti Cristiano Ronaldo (33 tahun), Sergio Ramos (32 tahun), Luka Modric (32), Karim Benzema (30 tahun), Marcelo (30) dan lainnya. 

Dan jika performa mereka kembali tidak stabil di musim 2018/2019 bukan tidak mungkin Zidane akan didepak secara paksa mengingat kebiasaan Perez yang hobi mengganti pelatih. Jadi, Zidane bisa dikatakan mengambil keputusan cerdas karena meninggalkan klub saat posisinya sedang di atas, bukan dengan cara yang tidak hormat alias dipecat. 

Baca Juga:
Transformasi Bola Piala Dunia

Baca Juga:
Pebalap Muda Moto3 Meninggal Dunia

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 14 June 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Dilema Sirkuit dan Ban Lokal

Dilema Sirkuit dan Ban Lokal

TOPIC OF THE WEEK
Perjuangan Keras Galang Hendra

Perjuangan Keras Galang Hendra

TOPIC OF THE WEEK
Indonesia Darurat Pelatih Lokal

Indonesia Darurat Pelatih Lokal

TOPIC OF THE WEEK
Turnamen Antarklub Eropa Ketiga

Turnamen Antarklub Eropa Ketiga

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company