Ducati "Merana" dengan Kemenangan Lorenzo

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 22 June 2018

SPORTKU.COM

Jorge Lorenzo memiliki tahun pertama yang sulit bersama tim pabrikan Ducati.

Debut Lorenzo bersama Ducati harus dilalui dengan sangat sulit. Di musim 2017 lalu, dari 18 balapan tak ada satu pun kemenangan untuk Lorenzo. Bahkan pebalap Spanyol ini hanya bisa memberikan 3 podium untuk Ducati. Kala itu, Lorenzo bisa podium 3 di Spanyol dan Aragon. Sedangkan di Malaysia bisa finish sebagai runner up.

Sejauh ini, MotoGP 2017 bisa menjadi salah satu penampilan terburuk Lorenzo di ajang Grand Prix (GP). Dimana dirinya hanya bisa mengakhiri balapan di posisi 7 klasemen dengan raihan 137 poin. Hingga Lorenzo mendapat banyak cibiran dari berbagai kalangan pecinta balap yang menyebut Lorenzo tak berhasil memberikan keuntungan bagi Ducati.

Masuki musim balap 2018, Lorenzo masih belum beranjak dari berbagai masalah yang menderanya. Membuka musim 2018 di Qatar, Lorenzo justru gagal finish. Dua seri berikutnya di Argentina finish ke-15 sedangkan di Amerika ke-11. Lorenzo kembali gagal finish di MotoGP Spanyol. Dan di Perancis dirinya mulai bermain impresif dengan menduduki posisi 6.

Dewi fortuna seakan menjadi malaikan penyelamat bagi Lorenzo. Dua balapan MotoGP di Italia dan Catalunya berhasil membuatnya kembali naik daun dengan segudang prestasi. Di dua seri beruntun itu, Lorenzo mampu menangi balapan. Namun terobosan baru yang dibuat oleh Ducati dan Lorenzo harus berakhir pahit.

Baca Juga
Lebarkan Sayap ke Asia, MXGP Bakal Digelar di Hong Kong

CEO Ducati Claudio Domenicali mengatakan dua kemenangan Lorenzo justru seperti menjadi pil pahit. Hal ini menyusul keberangkatan Lorenzo ke tim Repsol Honda pada tahun 2019 mendatang. Seperti kita ketahui, Lorenzo telah menandatangani kontrak dua musim dengan Honda untuk menggantikan posisi Dani Pedrosa.

"Ini adalah hidup, saya adalah tipe pria yang mencari hal-hal positif. Yang positif adalah bahwa kita memecahkan solusi dan akan jauh lebih buruk jika kita berakhir dengan cerita tanpa benar-benar mampu membuat Lorenzo menang. Saya sangat senang tentang caranya, kami menemukan solusi, dia menemukan solusi. Sekarang kami dapat menikmati banyak balapan seperti ini," ungkap Domenicali.

Sementara itu, Lorenzo sendiri mengatakan kemenangan dua kali beruntun itu adalah hal mustahil yang bisa dia capai pada dua bulan lalu. "Dua bulan yang lalu, sepertinya tidak bisa dipercaya, sepertinya tidak mungkin. Dan sekarang sudah selesai. Ini tidak terlalu bagus karena Anda perlu menikmati banyak emosi, tetapi saya tidak bisa mengatakan saya tidak benar-benar senang memenangkan dua kemenangan berturut-turut dengan Ducati," tutup Lorenzo.

Baca Juga
Dovizioso Siap Berguru Kepada Lorenzo
Salah Main, Mesir Tetap Kalah

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 22 June 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Tugas Berat Menanti Jonas Folger

Tugas Berat Menanti Jonas Folger

MOTOGP
Strategi Iannone Finish Podium 3

Strategi Iannone Finish Podium 3

MOTOGP
Dovizioso Pesimis Bisa Kejar Marquez

Dovizioso Pesimis Bisa Kejar Marquez

MOTOGP
Pimpin Klasemen, Marquez Tidak Jumawa

Pimpin Klasemen, Marquez Tidak Jumawa

MOTOGP

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company