Babak Baru Honda Bersama Red Bull Racing

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Formula 1 | 27 June 2018

SPORTKU.COM

Dipinang Red Bull Racing, Honda mengaku telah menyiapkan strateginya untuk merombak mesin andalannya.

Red Bull Racing memang telah memilih Honda sebagai penyuplai mesinnya untuk musim 2019. Mendapat 'konsumen' baru di ajang Formula 1, bukan berarti tugas yang dipikul Honda semakin mudah. Justru sebaliknya, Honda harus bisa mengulang nostalgia indahnya seperti era 1988 hingga 1992. Pasalnya dalam rentang tahun tersebut, Honda berhasil mengukuhkan sebanyak 44 kali kemenangan bersama McLaren.

Namun kisah pahit saat mereka kembali bersama di 2015 hingga 2017, Honda dikatakan tidak menghasilkan mesin yang mumpuni alias kurang kompetitif dibandingkan dengan tiga suplier mesin lainnya seperti Mercedes, Ferrari dan Renault. Namun kini, setelah kerja sama dengan Red Bull Racing telah diproklamirkan, Chief Honda Motorsport, Masashi Yamamoto, menegaskan bahwa kubunya telah melakukan beberapa pengembangan.

Baca juga:
TIM BALAP MOTOR GANTI NAMA

"Mengenai lembaga penelitian dan pengembangan balap kami dari Honda, jelas kami akan bekerja pada detail-detail kecil untuk pengembangan mesin spec 3 kami. Tapi secara bersamaan, kami akan sangat berkonsentrasi pada spesifikasi untuk tahun depan. Spesifikasi tahun ini, semua diputuskan pada tahun ini, jadi paruh terakhir tahun ini kami akan fokus pada pengembangan mesin untuk tahun depan," ujar Yamamoto seperti dilansir Formula1.com.

Beban yang dipikul Honda hingga paruh pertama musim ini bersama Toro Rosso juga masih sangat fluktuatif. Artinya, Honda masih belum menemukan settingan yang tepat di setiap balapan. Memang dalam beberapa balapan, Honda mampu membuat Pierre Gasly, pebalap Toro Rosso tersenyum puas saat berhasil menyumbangkan satu poin lantaran finish di posisi kesepuluh. Namun, di balapan berikutnya, Pierre Gasly mulai mempertanyakan mengenai keandalan mesin Honda yang dinilai masih kurang.

Baca juga:
REGULASI BARU FORMULA 1 2019

Melihat hasil buruk yang harus dibawa pulang saat bermitra dengan McLaren, menurut Yamamoto itu adalah salah satu fase pembelajaran penting bagi kubunya. "Tiga tahun pertama bersama McLaren setelah kepulangan Honda, itu adalah hal yang sangat-sangat penting, karena itu adalah tiga tahun pembelajaran, belajar apa yang telah hilang dari celah yang ada antara yang terakhir kalinya dan kembali ke Formula 1," imbuh pria yang menggantikan Yusuke Hasegawa.

Merasa saat ini timnya tengah berjalan di jalan yang benar, tekad Yamamoto untuk bisa menggenggam kemenangan pun semakin kuat. Baginya, di sisa musim ini bersama Toro Rosso, ia harus bekerja lebih ekstra guna bisa memberikan kepuasan kepada Toro Rosso di penghujung musim balap mendatang. "Langkah selanjutnya adalah memenangkan perlombaan, dan memenangkan balapan, kami memutuskan bahwa bekerja sama dengan Red Bull adalah pilihan yang tepat," pungkas Yamamoto.

Baca juga:
MOBIL BALAP YANG TIDAK BALAPAN

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Formula 1 | 27 June 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Dilema Sirkuit dan Ban Lokal

Dilema Sirkuit dan Ban Lokal

TOPIC OF THE WEEK
Perjuangan Keras Galang Hendra

Perjuangan Keras Galang Hendra

TOPIC OF THE WEEK
Indonesia Darurat Pelatih Lokal

Indonesia Darurat Pelatih Lokal

TOPIC OF THE WEEK
Turnamen Antarklub Eropa Ketiga

Turnamen Antarklub Eropa Ketiga

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company