image Tidak dipanggilnya Sane menjadi kejutan besar Pemilihan Neuer yang mengejutkan Kroos bermain terlalu dalam di Piala Dunia 2018 Tidak ada pengganti sepadan untuk Schweinsteiger dan Klose Performa Mats Hummels terus menurun karena cedera

5 Dosa Besar Joachim Loew di Piala Dunia 2018

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 29 June 2018

uploads/news/2018/06/5-dosa-besar-joachim-26714d293a7e5d4.jpg

5 Dosa Besar Joachim Loew!

timnas-jerman-6304368c9450fcb
timnas-jerman-157860e7e65b348
timnas-jerman-899932a1fb5df68
timnas-jerman-47319351be3e1af
timnas-jerman-89403902351cf9a

4. Memainkan Toni Kroos Sebagai Terlalu Dalam

Salah satu alasan Jerman memenangi Piala Dunia 2014 bisa disebut karena peran Toni Kroos. Kala itu, dia dimainkan di depan dua pemain pivot ganda lini tengah, Schweinsteiger dan Sami Khedira. Kita ketahui, Khedira saat itu menjadi salah satu gelandang bertahan terbaik yang bertenaga. 

Sedangkan Schweinsteiger adalah penyeimbang lini tengah terbaik milik Jerman. Jadi, adanya dua pemain itu membuat konsentrasi Kroos untuk bermain lebih menyerang lebih baik lagi. Namun, yang terjadi di Rusia kali ini sangat berbeda. 

Kroos dimainkan bersama Khedira sebagai dua pivot di tengah dalam formasi yang sama (4-2-3-1) seperti empat tahun lalu. Dan akhirnya bisa ditebak, Kroos bukanlah gelandang bertahan hebat yang bisa menjaga bola di kedalaman, sedangkan Khedira sudah tidak sekuat empat tahun lalu. Hasilnya, Kroos melakukan beberapa kesalahan fatal, salah satunya menjadi gol bagi Swedia. Patut diingat pula, di Real Madrid Kroos bisa bermain apik karena dilindungi pemain bertahan agresif, yakni Casemiro.

5. Tidak Mencari Pengganti Schweinsteiger dan Klose

Ini masalah besar yang sudah diduga sebelumnya karena Jerman tidak punya pengganti sepadan dalam diri Schweinsteiger dan Klose. Dua pemain senior yang berkontribusi besar atas gelar juara Piala Dunia 2014. 

Klose diketahui merupakan striker paling tajam di Piala Dunia sepanjang masa dengan torehan 16 gol. Cukup sulit memang mencari pengganti sepadan tapi setidaknya Loew bisa mencari alternatif lain dengan tidak menggantungkan harapan pada pemuda berusia 22 tahun (Werner).

Sedangkan di posisi Schweinsteiger, seharusnya sejak empat tahun lalu, Loew sudah mencari pengganti yang sepadan. Saat ini ada nama Ilkay Gundogan yang bisa diberikan kesempatan lebih banyak mengingat ia sudah menampilkan performa cukup baik bersama City. 

Baca Juga:
Catatan dan Rekor Iringi Lolosnya Argentina

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 29 June 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company