image Himan Maksum, salah satu crosser Indonesia di MXGP Semarang 2018 Sadikin Aksa, Ketua Umum IMI (Ikatan Motor Indonesia)

Tampil di MXGP Semarang, Crosser Indonesia Masih Butuh Jam Terbang

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | 7 July 2018

uploads/news/2018/07/crosser-indonesia-butuh-jam-393880a49cdf793.JPG

Crosser Indonesia Butuh Jam Terbang

mxgp-semarang-148059f171ce569
mxgp-semarang-45689c2f46c25a5
SPORTKU.COM

Rangkaian Seri 13 Motocross Grand Prix (MXGP) 2018 berlangsung di Semarang, Jawa Tengah pada akhir pekan ini, 7-8 Juli.

Menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia yang kembali mendapat kepercayaan dari Youthstream untuk menggelar Kejuaraan Dunia MXGP. Sebagai ajang balap motocross paling bergengsi di dunia, MXGP untuk kali ketiga hadir di Indonesia. Musim lalu, MXGP diselenggarakan di Pangkal Pinang. Musim ini MXGP juga diselenggarakan di Pangkal Pinang dan Semarang.

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga mendapat keuntungan untuk bisa mengirim para local hero. Beberapa crosser nasional dipastikan turun di dua kelas bergengsi MX2 dan MXGP. Hadirnya MXGP Indonesia juga membuka peluang bagi para crosser nasional untuk mempertajam skill balap di ajang garuk tanah.

"Pebalap lokal kami minta agar memperbanyak jam terbang. Kalau untuk bersaing kami tidak memaksakan mereka. Karena untuk balapan MXGP ini butuh jam terbang yang tinggi. Ini beda dengan road race yang bisa dilihat jarak pengeremannya. Kalau di motocross setiap lap bisa berubah," ungkap Sadikin Aksa, Ketua Umum IMI (Ikatan Motor Indonesia).

Di Kelas MX2, Indonesia akan menurunkan Himan Maksum, Diva Ismayana, Yosua Pattipi, dan Muhammad Delvintor Alfarizi. Keempat crosser tersebut sebelumnya juga tampil di MXGP Pangkal Pinang. Meski hadir sebagai pebalap wildcard, namun mereka bisa kemas poin. Pencapaian yang luar biasa kala mereka harus bersaing dengan para crosser dunia.

Baca Juga
Manfaatkan Momen MXGP Semarang, Alpinestars Luncurkan Produk Terbaru 2019

Raihan terbaik crosser Indonesia diwakili oleh Muhammad Delvintor Alfarizi. Delvintor bertengger di peringkat 15 setelah kemas 5 poin di Race 1 dan 6 poin di Race 2 -total 11 poin-. Menyusul di posisi 16 Diva Ismayana dengan 9 poin (Race 1 4 poin dan Race 2 5 poin). Hilman Maksum di posisi 18 dengan 7 poin (Race 1 3 poin dan Race 2 4 poin). Sedangkan Yosua Pattipi ke-19 dengan 5 poin (Race 1 2 poin dan Race 2 3 poin).

Selain di Kelas MX2, Indonesia juga menampilkan para pebalap lokal di kelas tertinggi MXGP. Ada Andrea Sondakh, Rizky Hanif Kusparwanto, Farhen Hendro, dan Aldi Lazaroni. Di kelas ini, baru Andrea Sondakh yang bisa kemas 1 poin. Andre Sondakh finish di peringkat 20 pada Race 1, dan di Race 2 melorot satu peringkat.

Nama-nama di atas juga masih akan tampil di MXGP Semarang. Diharapkan para crosser Indonesia bisa memberikan penampilan terbaik mereka. "Sirkuit di MXGP Semarang ini sangat beda dengan di MXGP Pangkal Pinang. Beda dari berbagai hal, mulai desain, lay out dan handycap juga lebih sulit," cetus Aldi Lazaroni.

Baca Juga
Jack Miller Pernah Dikhianati Honda
Roger Federer Lolos ke Babak 16 Besar

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | 7 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company