Michelin Siapkan Ban Khusus di MotoGP Jerman 2018

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 12 July 2018

SPORTKU.COM

Jerman telah lama mengenal balapan sepeda motor. Awalnya diselenggarakan di jalan umum tertutup di sekitar Kota Chemnitz, Jerman Timur.

Berlangsung sejak tahun 1920, hingga kini Jerman masih memegang teguh balap motor untuk terus dihadirkan ke hadapan publik. Banyak dinamika yang terjadi selama rentan tahun tersebut. Hingga akhirnya MotoGP Jerman bergeser ke Sirkuit Sachsenring.

Sirkuit Sachsenring pada awalnya hanya digunakan sebagai driver training centre dan road transport safety station. Dan Sirkuit Sachsenring pertama kali menjamu para pebalap MotoGP pada tahun 1998. Sejak saat itu, Sirkuit Sachsenring terus mengalami berbagai modifikasi.

Kini Sirkuit Sachsenring hanya memiliki panjang 3,7 kilometer dan menjadikannya trek terpendek di kalender MotoGP. Meski pendek, namun Sirkuit Sachsenring mempunyai 13 tikungan, 10 diantaranya mengarah ke kiri. Sedangkan lebar trek 12meter dan trek lurus terpanjangnya 700meter.

Pada musim lalu, Sirkuit Sachsenring juga dilakukan pengaspalan ulang. Sebagai pemasok ban tunggal, Michelin pun siap untuk memberikan produk terbaik bagi para pebalap setelah mengumpulkan dari balapan tahun 2017 lalu.

Seperti yang diharapkan semua pebalap, Michelin akan menyediakan ban dengan senyawa soft, medium dan hard untuk depan maupun belakang. Ban-ban tersebut juga memiliki desain asimetris, dengan sisi kiri yang lebih keras untuk mengatasi tekanan. Sedangkan sisi kanan memiliki karet yang lebih lembut agar sisi ban tersebut bisa mengumpulkan panas lebih cepat.

Baca Juga
Konsep Modifikasi All New Honda Vario 150

“Kami akan menuju Sachsenring, jauh lebih siap tahun ini daripada tahun 2017. Kami tidak punya kesempatan untuk menguji sirkuit di tahun lalu, tapi sekarang kami memiliki banyak data dan kami telah dapat membuat ban yang secara khusus disesuaikan dengan tuntutan sirkuit yang unik," ungkap Piero Taramasso, Michelin Motorsport Two-Wheel Manager.

"Desain sirkuit berlawanan dengan putaran jarum jam, banyak tikungan ke kiri dan sangat cepat berubah membuatnya menjadi trek teknis dan menuntut. Para pebalap menghabiskan banyak waktu di sisi kiri, jadi ketika mereka sampai di belokan ke kanan, sisi itu telah kehilangan banyak panas dan harus melakukan pemanasan dengan cepat, jadi kita membutuhkan ban yang bertindak sangat berbeda pada kedua sisi dan memberikan para pebalap kepercayaan diri."

"Ini juga merupakan trek yang kadang sangat dingin, tetapi juga bisa sangat panas ketika matahari bersinar, jadi kami perlu alokasi untuk menutupi itu. Apa yang kami pilih pada awal tahun ini didasarkan pada semua faktor tersebut dan kami yakin kami memiliki ban yang tepat untuk semua kemungkinan," tutup Taramasso.

Baca Juga
Highlights Seri 2 Fud Championship MiniGP 2018 (Video)
Robert Kubica Nyaris Jadi Pebalap F1 Ferrari

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 12 July 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Strategi Iannone Finish Podium 3

Strategi Iannone Finish Podium 3

MOTOGP
Dovizioso Pesimis Bisa Kejar Marquez

Dovizioso Pesimis Bisa Kejar Marquez

MOTOGP
Pimpin Klasemen, Marquez Tidak Jumawa

Pimpin Klasemen, Marquez Tidak Jumawa

MOTOGP
Teguran Bagi Yamaha

Teguran Bagi Yamaha

MOTOGP

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company