Angelique Kerber Raih Final Wimbledon Untuk Kedua Kalinya

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Wimbledon | 13 July 2018

Kerber Kembali Menggeliat, Pastikan Final

SPORTKU.COM

Inilah duel pertama kali bagi Angelique Kerber dan Jelena Ostapenko. Semifinal ini membawa Kerber pada performanya.

Dua kali juara Grand Slam, petenis Jerman Angelique Kerber terbukti sangat stabil dalam performanya saat menghadapi petenis Latvia Jelena Ostapenko yang kerap tersandung kesalahan saat mencapai final Wimbledon keduanya. Ia mengklaim kemenangan dengan mudah 6-3 6-3 pada Kamis (12/7).

Pertemuan perdana bagi kedua petenis juara Grand Slam ini memiliki gaya bermain yang bertolak belakang, namun akhirnya berujung pada rumus permainan sederhana.

Ostapenko yang menuai 30 winner mungkin jauh melebihi dari Kerber yang hanya mendulang 10. Namun 36 kesalahan sendiri yang dia lakukan di Centre Court membuat grafik performanya menjadi buruk.

Kerber, 30 tahun, yang melakukan kesalahan sendiri tujuh kali, benar-benar harus tetap tenang dan menunggu lawannya untuk menghancurkan diri sendiri. Upayanya tak sia-sia, Ostapenko jatuh dalam perangkap.

“Saya mengharapkan bahwa dia bermain seperti dia bermain dari awal: sangat keras dan mendorong saya kembali,” kata Kerber.

“Saya mencoba untuk tetap fokus dan memainkan setiap poin karena dia memulai dengan sangat baik. Saya mencoba menemukan ritme permainan dan mengambil peluang ketika saya memilikinya, ”

Mantan petenis nomor satu dunia Kerber hanya membutuhkan 68 menit untuk mencapai final keempat Grand Slam dimana dia akan menghadapi juara tujuh kali Serena Williams, yang mengalahkannya di final tahun 2016. Williams menuntaskan rekan senegara Kerber, Julia Georges, dengan straight set dengan unjuk kebolehan yang prima.

Game pertama yang disajikan oleh Ostapenko, adalah sebuah alasan mengapa pemain berusia 21 tahun itu telah menjadi pemain patut ditonton di WTA Tour dan legenda tenis AS Billie Jean King menggambarkan gaya petenis Latvia itu sebagai sesuatu yang "sangat menyenangkan".

Rangkaian Performa Yang 'Gila'

Pepatah lama yang mengatakan bahwa cara Anda bermain dan memulai dengan solid tidak tampak berlaku untuk Ostapenko yang menyusun urutan kesalahan permainan dalam memulai semifinal Wimbledon pertamanya. Kesalahan ganda, forehand winner, backhand error, forehand winner, forehand error, backhand winner, backhand winner, ace, adalah rangkaian 'gila' yang ditawarkan petenis Latvia ini.

Sedangkan Kerber kini berada di bawah tekanan pada servisnya sendiri dan pertandingan mungkin mengambil jalan yang berbeda jika Ostapenko tidak melempar forehand panjang pada 30-30. Pemain kidal ini harus menyimpan break point, juga pada 2-3 untuk menghasilkan ace.

Kesalahan backhand beruntun dari Ostapenko akhirnya menyerahkan unggulan ke-10 Kerber pada break pertama. Ia langsung memprosesnya untuk memenangkan tujuh dari delapan game berikutnya. Kerber bertahan dengan baik dan melakukan servis solid untuk memimpin 5-1 di set kedua.

Baca Juga:
Super Mom Serena Williams Capai Final ke-10 Wimbledon

Ostapenko makin terjerumus dalam rangkaian kesalahan dan ia semakin rapuh. Tiba-tiba ia mencoba mendaratkan beberapa pukulan untuk merebut kembali dua game. Namun upayanya tak membuahkan hasil baik.

Meski begitu, Kerber tampak khawatir dan Ostapenko memiliki poin untuk mendekati game. Ia melempar pukulan backhand yang tersangkut pada net. Lagi-lag ia tersandung pada dua kesalahan lagi dan menyerahkan Kerber pada kemenangan.

"Saya tahu dia memainkan banyak pertandingan yang bagus dimana ia banyak menuai skor. Nmaun Anda tidak pernah tahu apa yang terjadi. Ini terbukti saat kedudukan di 5-4," kata Kerber.

Kerber sekarang kembali pada jalur pertandingan Grand Slam untuk pertama kalinya, sejak dirinya mengalahkan Karolina Pliskova di final AS Terbuka 2016. Setelah mengawali tahun itu dengan memukau ia mengalahkan Serena Williams di final Australia Terbuka.

Tahun 2017 adalah keterpurukan drastis yang diderita oleh Kerber. Ia mengakhiri tahun lalu dengan peringkat di atas 20. Kini Kerber telah dipulihkan, ia kembali pada jalurnya untuk merebut Wimbledon pertamanya.

Baca Juga:
Nadal Menangi Laga Epik

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Wimbledon | 13 July 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Tim Eropa Pertahankan Piala Laver!

Tim Eropa Pertahankan Piala Laver!

TENNIS
Roger Federer Selamatkan Tim Eropa

Roger Federer Selamatkan Tim Eropa

TENNIS
Djokovic Tersungkur, Eropa Tetap Unggul

Djokovic Tersungkur, Eropa Tetap Unggul

TENNIS
 Michael Jordan, Inspirasi Kemenangan Federer

Michael Jordan, Inspirasi Kemenangan Federer

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company