image

Begini Cara Kerja MGU-K di Mobil Formula 1

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Formula 1, Mercedes AMG F1 | 14 July 2018

SPORTKU.COM

Sebagai arena balap paling mutakhir di dunia, tidak heran jika mobil-mobil balap Formula 1 penuh dengan berbagai teknologi mutakhir.

Bukan hanya dari sisi aerodinamika yang selalu menjadi sorotan, bahkan untuk urusan jantung pacu, mulai 2014 silam mobil Formula 1 telah beralih menggunakan mesin yang lebih kecil. Ya, hal ini dikarenakan FIA mengumumkan peralihan penggunaan mesin dari yang sebelumnya menggunakan mesin 2.4 liter V8, menjadi 1.6 liter V6 turbo.

Meski banyak penolakan, lantaran suara yang dihasilkan tidak begitu memekakan telinga karena kapasitas mesin lebih kecil, namun FIA terus mempertahankan teknologi tersebut. Namun bukan itu yang akan kami bahas, melainkan salah satu teknologi yang diadopsi pada mesin Formula 1 yang biasa disebut dengan Motor Generator Unit-Kinetic atau disingkat MGU-K. Sebelumnya, MGU-K ini dikenal dengan nama Kinetic Energy Recovery System atau yang biasa disingkat KERS.

Baca juga:
KEJURNAS RC DRIFT 2018

Kendati kapasitas yang diusung menurun alias lebih kecil, bukan berarti tenaga yang dihasilkan dari mesin V6 dan keberadaan MGU-K menjadi kecil juga. Justru sebaliknya, keringkasan mesin yang diboyong oleh FIA tersebut menghasilkan tenaga yang lebih besar. Namun memang, besarnya tenaga tersebut tidak diimbangi dengan suara khas Formula 1 yang banyak dirindukan orang sebelum era hybrid.

MGU-K memiliki peranan besar dalam mesin Formula 1. Berdasarkan definisi yang dibeberkan oleh Remi Taffin, Director of Operations, Renault Sport F1, MGU-K merupakan pemanfaatkan energi kinetis yang tidak terpakai. "MGU-K sangat mirip dengan apa yang kita temukan di mobil-mobil produksi hibrida. Di Formula 1, kami memiliki motor listrik yang terhubung ke mesin bensin. Selama fase pengereman, ia akan memulihkan energi yang biasanya hilang dalam suhu panas," papar Taffin.

Selanjutnya, energi kinetik yang dihasilkan tersebut, disimpan dalam sebuah baterai untuk membantu tenaga dari mesin V6 agar mobil lebih memiliki tenaga. Menurut, Remi, MGU-K ini juga dapat bekerja dengan dua arah, yakni sebagai recovery dan supply.

Baca juga:
TIGA MESIN ANDALAN DI MOTOGP

Adapun hal yang melatar belakangi banyaknya limpahan tenaga dari adanya sistem MGU-K tersebut karena motor MGU-K ini terhubung ke crankshaft melalui timing gear. Sehingga, energi yang dihasilkan dapat membantu perputaran crankshaft dan mampu memproduksi lebih banyak tenaga secara keseluruhan. MGU-K ini juga terkoneksi langsung dengan roda belakang.

Jika melihat tenaga yang dihasilkan oleh MGU-K secara sendiri, menurut Remi, MGU-K mampu menghasilkan tenaga sebesar 120 kW atau setara dengan 160 bhp. Dengan begitu, jika diakumulasi, maka power yang dihasilkan oleh mesin V6 tersebut ditambah dengan power dari MGU-K tersebut. Sehingga, dengan begitu mobil Formula 1 era 2014 hingga saat ini memiliki tenaga yang melimpah.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Formula 1, Mercedes AMG F1 | 14 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company