image alen halilovic saat di barcelona (youtube)

Menanti Kebangkitan Alen Halilovic di AC Milan

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : AC Milan Official | Editor: Andi Wahyudi | 15 July 2018

uploads/news/2018/07/menanti-kebangkitan-halilovic-di-84961a45ad3b053.jpg

Menanti Kebangkitan Halilovic di Milan

alen-halilovic-ac-milan-672953fb2db6ccc
SPORTKU.COM

Digadang-gadang menjadi pemain top dunia, karir Alen Halilovic stagnan. Kini ia mencoba bangkit bersama AC Milan.

Nama Alen Halilovic sempat menjadi buah bibir pada tahun 2014 lalu. Halilovic didatangkan oleh Barcelona yang saat itu tengah menjelma sebagai tim paling superior di dunia berkat taktik tiki-taka dan keberhasilan mereka menelurkan pemain muda berbakat yang berasal dari akademi mereka.

Halilovic yang saat itu berusia 18 tahun dianggap sebagai bagian dari rencana Barcelona untuk melanjutkan tradisi mereka dalam mengorbitkan pemain muda.

Tak heran bila perjalanan pemain asal Kroasia di Blagurana itu dimulai dari Barcelona B, tempat di mana pemain seperti Carles Puyol, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Sergio Basquet sampai Lionel Messi pernah menjalani "masa karantina" di sana sebelum menjelma sebagai pemain andalan di masa depan.

Barcelona sendiri harus mengeluarkan biaya sebesar 2,2 juta euro atau sekitar Rp36 miliar untuk menebus Halilovic dari klub asalnya, Dinamo Zagreb. Sebuah angka yang murah mengingat reputasinya di Kroasia yang luar biasa.

Saat di Dinamo Zegreb, Halilovic memiliki julukan The Next Luka Modric lantaran gaya permainanya yang mirip dengan seniornya itu. Tak heran bila di usia 16 tahun itu ia sudah debut di tim senior Dinamo Zegreb dan keluar sebagai pencetak gol termuda di klub tersebut.

Kepindahan Halilovic ke Barcelona pun menjadikan dirinya mendapatkan julukan baru, yakni Mini Messi. Tak heran bila tim yang berkandang di Camp Nou pun memberikan kontrak jangka panjang kepada dirinya,yakni selama lima musim.

Langkah Halilovic untuk mengikuti rekam jejak idolnya itu pun semakin jelas ketika setahun kemudian, tepatnya pada Januari 2015, ia sukses menjalani debutnya di Barcelona senior dengan masuk sebagai pemain pengganti di laga melawan Elche di babak 16 besar Copa del Rey.

Namun setelah itu nama Halilovic tenggelam. Ia tak pernah bisa mencatatkan dirinya dalam daftar starting line up Barcelona dan bahkan hanya mentok di Barcelona B saja. Tingkahnya yang sempat membuat gaduh dan cedera yang kerap menimpanya membuat ia akhirnya dipinjamkan ke Sporting Gijon pada musim 2015/2016.

Bersama Gijon, Halilovic yang tercatat sebagai salah pemain paling muda yang menjalani debut di Timnas Kroasia itu sukses tampil sebagai pilihan utama di klub tersebut. Tercatat ia bermain sebanyak 36 pertandingan dan mencetak tiga gol.

Namun, perubahan kebijakan Barcelona yang tak lagi menggunakan pemain muda untuk dipromosikan ke tim utama membuat Halilovic ditendang ke Hamburg SV pada musim 2016/2017. Kepindahannya ke Jerman jutru membuat karir dirinya berada dalam titik nadir.

Awalnya, Halilovic sempat menjadi pemain andalan pelatih Hamburg, Bruno Labbadia. Namun lantaran sang pelatih dipecat di tengah musim, pemain yang didatangkan dengan dari Barcelona seharga 10 juta euro atau sekitar Rp167,866 miliar itu pun tak mendapatkan tempat utama.

Hal inilah yang membuat Halilovic dipinjamkan ke Las Palmas. Selama dua musim di klub tersebut, ia gagal menunjukan penampilan yang sama ketika dirinya membela Dinamo bahkan ia tak mampu membuat Las Palmas selamat dari juara degradasi di akhir musim 2017/2018 lalu. Alhasil di akhir musim Hamburg memutuskan tidak memperpanjang statusnya dan ia pun berstatus bebas transfer.

Baca juga
Pertamina-UNS Ciptakan Baterai Motor Listrik

Perjudian Milan Terhadap Halilovic

Alen Halilovic saat di Barcelona (youtube)
alen-halilovic-ac-milan-672953fb2db6ccc.jpg

Mendatangkan Halilovic tentu menjadi sebuah perjudian bagi Milan. Dengan catatan rekornya yang buruk dalam tiga musim terakhir tentu menjadi sebuah hal yang patut diwaspadai meski mendatangkan pemain berusia 22 tahun itu tentu sudah melewati proses pertimbangan baik official pelatih maupun manajemen Milan.

Keadaan Milan yang saat ini tengah kesulitan keuangan membuat penggemar mereka, Milanisti menjadi pihak yang paling keras mengkritik kebijakan transfer. Namun, nampaknya Halilovic pengecualian karena ia didatangkan secara gratis.

Bila Halilovic bermain buruk, Milan tak terlalu dirugikan karena mereka tak mengeluarkan uang untuk mendatangkan pemain yang satu ini. Namun, bila sebaliknya, tentu menjadi sebuah keuntungan bagi Rossoneri lantaran mendapatkan pemain berkualitas secara cuma-cuma.

Menilik posisi Halilovic sama dengan Suso, kemungkinan ia hanya akan menjadi pelapis pemain asal Spanyol itu. Hal ini pun sesuai dengan keinginan Milan yang memang sengaja mendatangkan pemain bernomor punggung 77 itu sebagai upaya mereka untuk sedikit mengurangi ketergantungan terhadap Suso.

Meski demikian, Halilovic dalam konferensi pers yang ia lakukan di hadapan wartawan dan penggemar Milan mengaku ingin memperjuangkan tempat utama di klub barunya itu. Ia bahkan siap beradaptasi cepat untuk bisa memperbaiki catatan karirnya.

"Ini merupakan langkah penting untuk karir saya dan saya ingin menunjukkan kepada semua orang apa yang dapat saya lakukan. Saya senang bekerja dengan staf ini dan dengan teman-teman baru saya. Aku sudah bicara dengan Pelatih [Gennaro] Gattuso, aku punya kesan yang bagus, dia menjelaskan semuanya kepadaku dan aku bisa berbicara dengannya nanti, tapi kesan pertamaku luar biasa," kata Halilovic seperti dikutip dari Sports Keeda.

"Saya sudah berbicara dengan pemain berbahasa Spanyol seperti Suso dan Mateo Musacchio, saya ingin belajar bahasa Italia sesegera mungkin untuk mendapatkan teman baru," sambungnya.

Baca juga
Data dan Fakta MotoGP Jerman

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : AC Milan Official | Editor: Andi Wahyudi | 15 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company