image Hatar dan Romy Tahrizi Podium Romy Tahrizi, ETCC 2000 Pro

BJB Pertamax Turbo GRT Puas dengan Hasil ISSOM 2018

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi, GRT | Editor: Andi Wahyudi | 18 July 2018

uploads/news/2018/07/perolehan-hasil-sesuai-dengan-284602047d34b6d.png

Perolehan Hasil Sesuai dengan Target

volkswagen-club-bandung-309280a05d2b373
volkswagen-club-bandung-62488992006f0e7
SPORTKU.COM

Tim balap BJB Pertamax Turbo GRT, merasa puas dengan perolehan yang mereka bawa pulang usai ISSOM putaran ketiga (15/7).

Melewati putaran ketiga Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM), tim balap BJB Pertamax Turbo GRT, merasa cukup puas dengan apa yang dicapai oleh keempat pebalapnya. Meskipun salah satu pebalapnya gagal turun lantaran masalah teknis, namun Hatar -sang mekanik- tetap memandang positif hasil balapan secara keseluruhan. Tim yang diperkuat oleh Romy Tahrizi, Radite Wicaksono, Saladin dan Irvin, berhasil mengamankan podium di masing-masing kelas dalam kejuaraan ETCC Indonesia 2000.

Bagi Hatar, pencapaian yang dirasa memuaskan adalah performa Romy Tahrizi di kelas ETCC 2000 Pro. Di samping harus beradu cepat dengan mobil BMW, namun mekanik yang memiliki passion dengan mobil Peugoet ini puas lantaran Romy tidak melakukan kesalahan saat balapan berlangsung.

Baca juga:
PEBALAP TTI KUASAI LIMA BESAR

"ISSOM seri tiga pencapaiannya sesuai dengan target tim. Untuk Romy, memang targetnya adalah tiga besar dan bisa menjaga pace saat balapan untuk mengamankan poin. Secara teknis, mobil sudah cukup baik, meskipun saat ini belum bisa mendekati mobil BMW yang menjadi saingannya. Namun itu adalah pekerjaan rumah untuk kita. Tapi, secara durability, mesin sudah bagus sampai seri ketiga ini. Karena sejauh ini belum ada trouble saat balapan berlangsung," buka mekanik pemilik nama lengkap Hadi Taruna.

Sementara itu, performa baik lainnya juga ditunjukan oleh dua pebalapnya, yakni Radite Ewo dan Irvin. Hasil yang diperoleh oleh keduanya, masih berjalan sesuai keinginan tim secara keseluruhan untuk bisa mengamankan podium tiga besar. Radite menempati podium ketiga, dan Irvin menempati podium kedua di masing-masing kelas.

Baca juga:
JEV JUARA EPRIX NEW YORK

"Untuk Radite di kelas Master juga sesuai target karena mampu berada di tiga besar. Hanya kita sedikit kaget saat melihat Eko Bambang turun gunung lagi, dan bermain di kelas Master. Melihat itu, persaingan semakin kuat di kelas Master. Sedangkan Irvin, saya melihatnya performanya sudah sangat luar biasa karena mampu menyodok hingga posisi kedua di kelasnya. Dan dia mampu menjaga ritme permainannya hingga finish," tambah Hatar.

Namun demikian, nasib kurang beruntung melanda salah satu pebalap BJB Pertamax Turbo GRT, Saladin Efendi. Pebalap dengan nomor 215 ini harus pasrah karena satu jam sebelum balapan, mobil yang dikendarainya mengalami masalah di sproket cam, sehingga tidak bisa masuk dalam line up di garis star. Meskipun demikian, Hatar merasa bahwa pekerjaan tersebut harus ia benahi agar performa timnya bisa kembali bangkit di seri keempat mendatang.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi, GRT | Editor: Andi Wahyudi | 18 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company