image Ibnu Ambara (kedua dari kanan) pebalap baru di MBCIRC Seri 3 2018

Langkah Awal Ibnu Ambara Terjegal Karena Nafsu

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : MBCIRC | Editor: Andi Wahyudi | 19 July 2018

uploads/news/2018/07/langkah-ibnu-terjegal-lantaran-13957d1e6a2477a.png

Langkah Ibnu Terjegal Nafsu

mbcirc-ibnu-7387535c343f190
mbcirc-ibnu-30267f40f3d6984
mbcirc-ibnu-75315cb3c08be44
SPORTKU.COM

Hasrat pebalap Ibnu Ambara yang menggebu-gebu untuk tampil kompetitif, akhirnya harus pupus di awal karirnya dalam gelaran MBCIRC.

Dalam putaran ketiga, Mercedes-Benz Club Indonesia Race Championshp (MBCIRC) kembali kedatangan pebalap baru. Nama Ibnu Ambara, menjadi sorotan lantaran kehadirannya di putaran ini. Bermodalkan Mercedes-Benz W201 sebagai pacuan balap, Ibnu yakin bisa meraih kesuksesan dalam langkah awalnya. Namun, hasrat yang besar tersebut harus pupus, lantaran satu dan lain hal.

Baca juga:
KOLEKSI PODIUM TJANDRA BERTAMBAH

Ketika dikonfirmasi langsung, Ibnu, pebalap yang juga pernah balapan Timor dan kelas student saat 2006 silam menceritakan perihal ketidak beruntungannya tersebut. "Saya ikut di MBCIRC kelas E1 standar. Dan ini memang benar-benar dadakan banget untuk ikutan, karena mobil baru senin lalu (8/7) dibawa ke bengkel. Mobil pun juga minim modifikasi, karena semua serba standar. Akhirnya lima lap menjelang finish, mesinnya jebol," buka Ibnu.

Pasca insiden tersebut, impian Ibnu untuk tampil hingga balapan usai pun kandas. Mobil dengan kelir putih tersebut, harus tersungkur di S besar dan mengeluarkan banyak asap. "Ternyata pistonnya tidak kuat, dan saya juga agak maksa saat balapan. Sehingga menyebabkan mobil berhenti. Sebenarnya saya pengin mencoba mobil ini sampai finish, tapi ternyata tidak bisa, sudah berasap mesinnya," tambah Ibnu.

Baca juga:
PEROLEHAN HASIL SESUAI DENGAN TARGET

Awal melihat ketidakberhasilan tersebut, Ibnu pun mengaku sedih lantaran mobil W201 yang diharapkan justru mengalami kendala teknis. Namun, saat sharing dengan pebalap lainnya, ia baru bisa menerima kekalahan tersebut. "Awalnya sedih sih. Tapi dinasehatin sama yang lain bahwa saya terlalu nafsu. Padahal, kalau tidak nafsu, itu bisa juga podium pertama. Karena mobil pada dasarnya sehat, namun memang saya yang terlalu menggebernya, sehingga seperti ini," papar Ibnu.

Ia pun beralasan, karakter yang terlalu ngotot tersebut juga masih terbawa oleh nuansa balap di era 2006 silam. Pasalnya, menurut Ibnu, kalau dulu itu mau sengotot apapun, mobil masih tetap aman. Namun kini semua berubah, dan pastinya berbeda. Kendati demikian, ia masih akan kembali di seri keempat mendatang dengan performa mesin yang lebih mumpuni lagi.

Baca juga:
BEGINI CARA MGU-K F1 BEKERJA

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : MBCIRC | Editor: Andi Wahyudi | 19 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company