image Mauricio Pochettino (vok)

Alasan di Balik Kesunyian Tottenham Hotspur di Bursa Transfer Musim Ini

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Cartilage Free Captain | Editor: Andi Wahyudi | 27 July 2018

uploads/news/2018/07/kesunyian-tottenham-di-bursa-7927751fded226f.jpg

Kesunyian Tottenham di Bursa Transfer

pemain-tottenham-hotspurs-merayakan-25807759e430c57
SPORTKU.COM

Mengapa Tottenham Hotspur belum melakukan belanja pemain meski tenggat waktu penutupan bursa transfer tinggal sebentar lagi?

Di saat tim-tim kontestan Liga Primer Inggris berlomba-lomba untuk merekrut pemain anyar, hal sebaliknya dilakukan oleh Tottenham Hotspurs. Sampai tulisan ini dipublikasikan pada Jumat (27/7), tim yang memiliki julukan The Lilywhites belum juga merekrut satu pemain pun.

Hal ini tentu mengundang tanda tanya, terutama bagi penggemar mereka yang berharap klub yang mereka dukung itu mendatangkan pemain baru agar klub yang bermarkas di Wembley Stadium itu bisa meraih gelar liga Primer Inggris untuk yang pertama kalinya sejak terakhir kali mereka raih 57 tahun silam.

Selain itu, berdasarkan keputusan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan klub anggota Liga Primer Inggris yang memilih untuk memajukan tenggat penutupan bursa transfer musim panas menjadi lebih awal dari yang biasanya ditutup pada 31 Agustus, kini kebiasaan tersebut diubah menjadi menjadi 9 Agustus.

Meski belum merekrut wajah baru, Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino mengaku dirinya akan tetap melakukan perburuan pemain seperti musim musim sebelumnya. Namun, ia menilai lebih baik memperbaiki faktor internal dahulu.

“Saya tidak takut sama sekali. Sama seperti musim-musim lainnya, kami lebih fokus untuk meningkatkan tim saja, mengembangkan para pemain kami, dan fokus dengan pemain yang kami punya. Itu yang terpenting saat ini,” ujar Pochettino seperti dikutip dari Evening Standard.

“Percayalah, kami tetap akan melakukan pergerakan [di bursa transfer], tapi seperti biasanya kami bekerja keras. Tidak ada keputusan yang diambil secara terburu-buru. Saya sama sekali tidak cemas,” sambungnya.

Apa yang dikatakan Pochettino benar adanya. Hal itu terbukti dari keputusan mantan pelatih Southampton itu untuk mengamankan jasa pemain-pemain andalan mereka dari serbuan klub-klub lainnya dengan memperpanjang kontrak pemain andalannya.

Harry Kane, Son Heung-min, Erik Lamela, dan Michel Vorm adalah sejumlah pemain yang kini berhasil diperpanjang durasi kontraknya. Bahkan pemain yang baru direkrut musim lalu, Davinson Sanchez pun juga ikut menandatangani kerja sama dengan Tottenham Hotspurs.

Deretan nama di atas merupakan pemain kunci Tottenham dalam beberapa musim terakhir yang mana membuat tim asal London itu menjelma sebagai tim papan atas Liga Primer Inggris lantaran menjadi salah satu pesaing kuat tim juara dan konsisten mendapatkan jatah Liga Champions.

Baca juga
Prestise Indonesia Ultimate Golf Series

Mauricio Pochettino (vok)
pemain-tottenham-hotspurs-merayakan-25807759e430c57.jpg

Alih-alih membeli pemain baru yang kualitasnya masih meragukan atau tak cocok dengan skema Pochettino, lebih baik mempertahankannya. Inilah langkah cerdas pelatih berusia 46 tahun untuk bisa membawa Tottenham kembali bersaing di musim ini.

Selain itu, Tottenham sendiri memiliki reputasi sebagai salah satu klub dengan pembinaan terbaik di Liga Primer Inggris. Danny Rose, Harry Winks, Eric Dier, dan Harry Kane adalah pemain yang merupakan jebolan akademi Spurs yang kini menjadi pemain andalan bagi klub tersebut.

Di luar itu, pemain muda macam Delle Alli yang meski usianya baru 22 tahun, namun sudah menjadi andalan tak hanya bagi Tottenham, tetapi juga Timnas Inggris. Belum lagi pemain seperti Josh Onomah, Kyle Walker-Peters,dan Josh Onomah yang siap menunjukan potensi hebat mereka di masa depan.

Memiliki pemain muda hebat dan masa depan yang panjang membuat Spurs pun tak perlu repot-repot untuk merekrut pemain baru. Kalaupun akhirnya mereka mendatangkan pemain baru. Kemungkinan mereka baru akan mendatangkan pemain baru setelah terlebih dahulu melepas pemain lama.

Spurs sendiri dikabarkan siap melepas tujuh pemain pada bursa transfer musim panas 2018. Ketujuh pemain itu dianggap sebagai surplus lantaran tak memberikan kontribusi yang maksimal di musim lalu.

Dari sekian banyak pemain yang dilego, nampaknya Vincent Janssen dan Fernando Llorente yang paling santer akan dilepas. Tottenham bisa mendapatkan dana segar dari kedua pemain itu bisa mencapai 30 juta poundsterling atau sekitar Rp570 miliar.

Selain itu, minimnya pergerakan Spurs di musim ini lantaran mereka masih “dihantui” dengan pembangunan stadion baru Tottenham yang berdiri di atas reruntuhan White Hart Lane. Biaya pembangunan Stadion sendiri memakan 800 juta poundsterling atau sekitar Rp15,5 triliun.

Hal inilah yang membuat mereka harus berhemat dalam beberapa musim terakhir sehingga tak jor-joran dalam mendatangkan pemain dengan biaya tinggi.

Musim lalu, pembelian pemain termahal Tottenham adalah Davinson Sanchez yang mereka datangkan dari Ajax dengan biaya transfer senilai 40 juta pundsterling atau sekitar Rp691 miliar. Namun, sebelum mendatangkan pemain asal Kolombia itu mereka terlebih dahulu mereka menjual Kyle Walker dengan harga 50 juta poundsterling atau sekitar Rp941 miliar ke Manchester City. Disini Tottenham pun mengambil untung sekitar 10 juta Puondsterling.

Tak heran bila kehati-hatian Pochettino dalam merekrut pemain baru di bursa transfer kali ini harus berbalas pujian lantaran secara tak langsung ia membantu pihak klub untuk menyeimbangkan neraca klub saat ini dengan tetap berprestasi—dengan bertengger di papan atas—meski keadaan keuangan minim. 

Baca juga
Obor Menyelam di Raja Ampat

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Cartilage Free Captain | Editor: Andi Wahyudi | 27 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company