image

Dimas Ekky Diincar Malaysia Untuk Moto2, Tapi...

Text : Suhartono | Photo / Video : AHRT | Editor: Andi Wahyudi | 27 July 2018

SPORTKU.COM

Hafizh Syahrin membuat sejarah dengan melenggang ke MotoGP. Dimas Ekky pun masuk bidikan untuk Moto2 tapi gagal. Ini alasannya...

Beruntung bagi Hafizh Syahrin yang kini bisa mewujudkan mimpinya balapan di kelas bergengsi MotoGP. Bahkan mimpinya tersebut bisa terwujud satu tahun lebih cepat dari yang direncanakan. Pasalnya, Hafizh Syahrin baru direncanakan untuk naik ke Kelas MotoGP pada tahun 2019 mendatang.

Karena seharusnya Hafizh Syahrin di musim 2018 masih akan membalap di Moto2 bersama tim barunya SIC Racing Team yang dimiliki oleh Dato' Razlan Razali selaku CEO Sepang International Circuit (SIC). Sebelumnya pada musim 2017, Hafizh Syahrin membalap bersama Petronas Raceline Malaysia milik Barry Leong.

Akan tetapi, MotoGP 2018 telah membuka gerbang bagi Hafizh Syahrin untuk melenggang ke balapan para raja. Pebalap Malaysia itu diminta untuk menggantikan posisi Jonas Folger di tim satelit Monster Yamaha Tech3. Kini di Monster Yamaha Tech3, Hafizh Syahrin berpasangan dengan Johann Zarco.

Sementara itu, posisi Hafizh Syahrin di SIC Racing Team digantikan oleh rekan senegaranya Zulfahmi Khairuddin. Pebalap kelahiran Banting, Selangor, Malaysia pada 20 Oktober 1991 itu ditunjuk untuk gantikan Hafizh Syahrin di SIC Racing Team.

Sayang, penampilan Zulfahmi di Moto2 2018 selama 4 seri tak memberikan hasil maksimal. Hingga akhirnya Zulfahmi memutuskan untuk mundur dari tim Petronas Raceline Malaysia. Dan kini kabarnya Zulfahmi menjadi salah satu mentor di tim SIC Racing Team.

SIC Racing Team pun bergegas cepat untuk mencari pebalap pengganti Zulfahmi. Hingga muncul dalam daftar mereka adalah pebalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama. Hal ini juga diakui oleh Razlan saat jumpa pers dengan para jurnalis di Jakarta, Kamis (26/7).

Namun, keinginan Razlan untuk menggandeng Dimas Ekky justru mendapat penolakan. Padahal jika saja ajakan Razlan tersebut tak ditolak, maka Dimas Ekky akan menambah daftar panjang pebalap Indonesia di Kejuaraan Dunia Moto2. Setelah sebelumnya Doni Tata Pradita dan Rafid Topan Sucipto pernah balapan di Moto2.

"Mungkin sebabnya (ditolak ajakan saya) karena sponsor-sponsor yang ada di tim Moto2 kita terkait dengan Kerajaan Malaysia. Jadi gak mau Dimas berkaitan dengan sponsor Kerajaan Malaysia," ungkap Razlan yang dalam kunjungannya ke Jakarta bersama Hafizh Syahrin.

Baca Juga
Komunitas MB202 Ikut Peringati Hari Anak Nasional

"Namun bagi saya itu sebenarnya tidak ada masalah, karena saat ini kita juga menggunakan pebalap Eropa dan menggunakan branding sponsor yang sama (seperti yang ditawarkan ke Dimas). Jadi bagi saya, Kementrian kami tidak ada masalah karena kita memang tidak ada pebalap Malaysia untuk menggantikan Zulfahmi."

"Jadi saya pikir sebaiknya memang mengambil pebalap dari kawasan Asia supaya ini menjadi Asian Team. Tapi apa yang bisa saya buat karena itu keputusan mereka (tim yang menaungi Dimas Ekky -Astra Honda Racing Team-). Dan kita harap di masa yang akan datang jika ada peluang kita akan memberikan kepada pebalap Indonesia," pungkas Razlan.

Sementara itu, kini Dimas Ekky menjalani tahun ke-4 di ajang CEV International Championship. Di balapan tersebut, Dimas Ekky turun di Kelas Moto2 European Championship. Lalu kapan Dimas Ekky akan melenggang ke Kejuaraan Dunia Moto2?

Rasanya masih belum yakin untuk menunggu Dimas Ekky balapan satu musim penuh di Moto2. Selain keuangan yang pasti menjadi masalah utama, juga usia Dimas Ekky yang sudah tak muda lagi. Pebalap kelahiran Depok, Jawa Barat pada 26 Oktober 1992 silam itu sudah akan menginjak usia 26 tahun. 

Sedangkan pebalap dengan seusia Dimas Ekky kini sudah membalap di pentas dunia. Sebut saja Marc Marquez, pebalap kelahiran 17 Februari 1993 silam itu bahkan sudah 4 kali menjadi juara dunia MotoGP. Dan masih banyak lagi pebalap dengan usia lebih muda dari Dimas Ekky yang kini balapan di MotoGP.

Seperti Scott Redding kelahiran 4 Januari 1993, Jack Miller kelahiran 18 Januari 1995, Franco Morbidelli lahir pada 4 Desember 1994, Maverick Vinales yang lahir di Spanyol 12 Januari 1995, dan juga Alex Rins sebagai pebalap termuda MotoGP yang lahir pada 8 Desember 1995.

Baca Juga
Reinkarnasi Gold Star Racing Team (Video)
Alasan di Balik Kesunyian Tottenham Hotspur di Bursa Transfer Musim Ini

Text : Suhartono | Photo / Video : AHRT | Editor: Andi Wahyudi | 27 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company