image

Saran CEO Sepang Agar Indonesia Bisa Gelar MotoGP

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | 28 July 2018

SPORTKU.COM

Penyelenggaraan MotoGP Indonesia sejauh ini masih hanya sekadar wacana dan sepertinya sulit untuk bisa terelasisasi.

Tahun 1996 Kejuaraan Dunia MotoGP digelar di Indonesia dengan fasilitas yang ada di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat. Pada tahun 1997, Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP masih menggelar event tersebut di Indonesia. Namun 1997 menjadi musim terakhir MotoGP Indonesia di Sirkuit Sentul.

Kini sudah sejak lama telah muncul wacana untuk kembali menggelar MotoGP di Indonesia. Namun satu kendala yang membuat MotoGP Indonesia sulit terwujud. Kendala tersebut karena tidak adanya ketersediaan sirkuit yang layak dan sesuai dengan standar FIM.

Hingga akhirnya muncul para stakeholder yang seakan memberikan masukan dan opininya masing-masing agar Indonesia bisa kembali menjadi tuan rumah dari ajang bergengsi MotoGP. Renovasi Sirkuit Sentul menjadi salah satu opsinya. Akan tetapi uang menjadi penghambat utama. Sirkuit Sentul tak punya uang ratusan miliar rupiah untuk digunakan merenovasi trek.

Bukan hanya Sirkuit Sentul yang masuk daftar untuk menjadi tuan rumah MotoGP. Rencana penyelenggaraan MotoGP Indonesia melewati berbagai fase. Muncul sirkuit di dua lokasi berbeda, yakni di Palembang, Sumatra Selatan dan di Mandalika, Lombok - Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bahkan kabarnya untuk mensukseskan rencana besar tersebut, pemerintah mendukung pembangunan sirkuit baru. Namun sampai saat ini rencana tersebut seakan menjadi berita yang tak berujung. Baik sirkuit yang di Palembang maupun Lombok, semuanya tak jelas kabarnya.

Baca Juga
Reinkarnasi Gold Star Racing Team (Video)

Sementara itu, Malaysia yang merupakan negara tetangga Indonesia sudah sejak 1991 silam hingga kini tak lepas dari hingar bingar MotoGP. Dan sejak tahun 1999, MotoGP Malaysia telah rutin menggunakan sarana dan prasarana Sepang International Circuit (SIC).

Di bawah kepemimpinan Dato' Razlan Razali yang menjabat sebagai CEO, Sirkuit Sepang memang menjadi salah satu magnet tersendiri di salah satu kalender MotoGP. Razlan pun memberikan masukannya kepada Indonesia agar bisa kembali menjadi tuan rumah MotoGP.

"Bagi saya, yang pertama Indonesia harus ada sirkuit baru, atau Sirkuit Sentul harus diperbaiki (dinaikkan grade-nya). Menurut saya dari segi industri otomotif khususnya sepeda motor, marketnya lagi besar di Indonesia daripada Malaysia," ungkap Razlan.

"Dari segi penjualan sepeda motor, Indonesia mungkin bisa nomor satu atau dua di dunia. Jadi ada peluang untuk membuat lebih besar lagi dengan adanya motorsport. Jadi bagi saya harus merenovasi sirkuit agar bisa membawa MotoGP ke Indonesia."

"(Renovasi) ini adalah rencana yang sudah saya dengar sejak lama. Bertahun-tahun saya sudah dengar, saya harap tidak lama lagi akan terjadi renovasi ini. Dari situ semua akan berkembang," tutup Razlan dalam jumpa persnya di Jakarta, Kamis (26/7).

Baca Juga
FIM Asia Supermoto 2018 Kembali ke Indonesia, Kupang Jadi Tuan Rumah
Rahasia Besar Real Madrid di Bursa Transfer 2018

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | 28 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company