image Hasil Race 2 Seri 3 ATC Malaysia 2018 di Sirkuit Sepang Hasil Race 2 Seri 3 ATC Malaysia 2018 di Sirkuit Sepang

Mario Aji Tak Berkutik di Race 2 Seri 3 ATC Sepang 2018

Text : Suhartono | Photo / Video : ATC | 29 July 2018

uploads/news/2018/07/mario-aji-tak-berkutik-98445ddac1cca81.png

Mario Aji Tak Berkutik

seri-3-atc-sepang-54818fb2b68eabd
seri-3-atc-sepang-493864c4ccd10a3
SPORTKU.COM

Penampilan para pebalap Indonesia di Race 2 Seri 3 Asia Talent Cup (ATC) 2018 tak mampu memberikan perlawanan.

Kembali memulai balapan dari grid 2, Mario Suryo Aji, salah satu andalan pebalap Indonesia dari Astra Honda Racing Team (AHRT) justru tampil melempem. Berhasil menang di Race 1, Sabtu (28/7), pebalap binaan Astra Honda Motor (AHM) ini tak berkutik di Race 2 Minggu (29/7) di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Balapan baru dimulai, Mario langsung melorot ke urutan 10. Mario tak beranjak dari keterpurukannya. Peluangnya untuk bisa bersaing di barisan depan semakin sulit dia dapatkan. Bahkan Mario terus dipukul mundur oleh para pesaingnya. Hingga bendera finish berkibar, dirinya hanya bisa bertengger di peringkat 10.

Peluang Indonesia untuk meraih podium datang dari Afridza Syach Munandar, rekan setim Mario. Afridza mampu bercokol di peringkat 4 pada lap-lap pembuka. Posisinya masih bisa dipertahankan hingga pertengahan lap 6, sebelum mimpi buruk terjadi.

Nasib sial kembali dialami oleh Afridza. Pebalap bernomor 14 ini mengalami roda depan terkunci hingga ban belakang terangkat. Beruntung Afridza tak terjungkal, meski harus keluar sirkuit. Kembali melanjutkan balapan, namun akhirnya Afridza masuk pit di lima lap tersisa.

Sementara itu, Van Eerde kembali tampil memukau pada Race 2. Pebalap Australia itu terus memberikan perlawanan terhadap para musuhnya. Tak mudah bagi Van Eerde untuk bisa bertumpu di posisi terdepan. Datang dia pesaing kuat dari Jepang, Takuma Matsuyama dan Haruki Noguchi.

Baca Juga
Renovasi Sirkuit Sepang Habiskan Rp1,7 Triliun

Matsuyama yang merangsek ke posisi terdepan pada lap dua langsung diambil alih rekan senegaranya Noguchi. Masuki lap4, Noguchi semakin tak terkejar dan bermain sendiri di posisi depan. Sedangkan perebutan posisi kedua semakin sengit antara Van Eerde dan Matsuyama.

Semakin tak terelakan, Noguchi terus menjauh ke depan hingga memimpin balapan dengan selisih waktu 2.920detik. Van Eerde yang berada di posisi runner up pun tak bisa bermain aman dengan hadirnya perlawanan sengit dari Matsuyama.

Pada lap 9,Van Eerde mulai memainkan strateginya. Perlahan tapi pasti, Van Eerde terus meningkatkan serangan terhadan Noguchi. Kini dia bisa memangkas ketertinggalannya menjadi hanya 1.731detik. Pada lap 10, Van Eerde hanya terpaut 0.149detik.

Balapan pun semakin menegangkan. Kali ini Noguchi tak lagi bermain sendirian di depan. Datang para pesaingnya untuk merobohkan niatnya dalam menangi balapan. Pada saat bersamaan di lap 11, pebalap Jepang lainnya Sho Nishimura tampil membabibuta.

Nishimura berhasil ambil alih alih posisi Matsuyama. Van Eerde, Noguchi, dan Nishimura bermain saling menyerang untuk bisa menangi balapan. Ketiga pebalap ini semakin jauh kedepan. Sementara Matsuyama juga semakin tertinggal jauh di posisi 4.

Hingga balapan selesai di lap 13, Van Eerde akhirnya keluar sebagai pemenang dengan kemasan waktu terbaik 30menit 30.943detik. Menyusul di podium runner up adalah Nishimura yang tertinggal tipis dengan gap 00.012detik. Sedangkan Noguchi harus puas di podium 3 setelah hanya kemas waktu 30menit 31.057detik.

Baca Juga
Galeri Foto Pose Menantang Denchil dengan 'Pasangannya'
Kalah di Final, Satria Muda Mengaku Tak Beruntung

seri-3-atc-sepang-493864c4ccd10a3.png

seri-3-atc-sepang-54818fb2b68eabd.png

 

 

Text : Suhartono | Photo / Video : ATC | 29 July 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company