image

Peslalom yang Diwaspadai Anjasara

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 8 August 2018

SPORTKU.COM

Jelang gelaran Asia Auto Gymkhana di Bali (11/8), Anjasara Wahyu sudah memprediksi siapa yang akan jadi lawan terberatnya nanti.

Bukan hanya satu negara saja yang akan menjadi lawan terberat Anjasara di gelaran Asia Auto Gymkhana mendatang. Setidaknya, menurut peslalom Indonesia, Anjasara Wahyu, ada dua negara yang harus ia antisipasi dalam perhelatan akbar tersebut. Salah satu rivalnya yang sudah menjadi tradisi lawannya adalah Tetsuya Yamano, peslalom asal Jepang dengan segudang prestasi.

"Tahun ini Asia Gymkhana naik level, lebih banyak lagi negara yang diikutsertakan. Ada Selandia Baru, Australia, Jepang, India dan beberapa negara yang kuat juga. Tetsuya Yamano masih ikut besok. Saya juga sudah chattingan dengan dia, dan dia bilang sudah siap banget untuk besok," buka Anjasara kepada SPORTKU.

Baca juga:
STRATEGI DEMAS AGIL JELANG AAGC

Meski Yamano memiliki track record yang sangat baik di ajang ini, namun sebagai kontingen yang diutus untuk bisa membela Merah Putih, dan sirkuit berada di Bali, Anjasara mengatakan tidak gentar dan ada beberapa keuntungan yang menurutnya bisa memuluskan targetnya untuk tampil prima.

"Ya saya tetap optimis, karena pertama ini adalah kandang kita, dan keuntungan terbanyak buat kita. Dan tahun lalu, kita sudah pakai Agya, dari track record yang ada sudah cukup untuk meningkatkan rasa percaya diri saya. Tapi memang Yamano itu driving magic, dia paling top. Namun, saya tidak bilang negara lain itu mudah," tambah Anjas.

Adapun negara yang ia antisipasi adalah India. Bagi peslalom yang berada di bawah naungan Toyota Team Indonesia ini, India sudah mulai menunjukan ancamanan dengan melakukan latihan di negaranya. Dengan situasi tersebut, tentunya, akan menjadi handicap baru yang harus ditaklukan oleh rekan satu tim Demas Agil.

"India itu sekarang sudah mulai latihan terus. Bahkan memang mereka sudah menekadkan, bahwa suatu saat mereka akan memanggil peslalom nasional untuk memberikan pelatihan gymkhana kepada mereka di India. Mereka sudah seperti itu keseriusannya terhadap gymkhana. Yang saya lihat di jejaring sosial, mereka (peslalom India) telah latihan terus," imbuhnya.

Baca juga:
TTI IKUT MEJENG DI GIIAS

Berdasarkan informasi yang Anjas paparkan, dalam soal latihan peslalom India, mereka sudah mengadopsi soal gymkhana yang ada di Indonesia. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mendapat feel handicap terhadap kun, serta mampu mengantisipasi lay out soal yang terbilang sangat rumit. Di samping itu, dalam gelaran Asia Auto Gymkhana tahun lalu yang berlangsung di Semarang, fastest diraih oleh peslalom India.

"Jadi musuh kita itu (di gymkhana) bukan hanya Jepang, tapi seperti Thailand, Malaysia, dan India, mereka punya potensi. Di samping kemampuannya, mereka juga mendapat keuntungan dengan penggunaan setir kanan ini. Kalau untuk Filipina dan Kamboja, mereka mungkin harus lebih menyesuaikan dengan kemudi setir kanan," pungkas Anjasara.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 8 August 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company