image

Redding Luapkan Emosi ke Aprilia

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 15 August 2018

SPORTKU.COM

Seri 11 MotoGP 2018 di Sirkuit Red Bull Ring seolah menjadi petaka bagi Scott Redding.

Pebalap Aprilia Racing Team Gresini tersebut hanya bisa finish di peringkat 20. Hasil itu membuat Redding meluapkan emosinya terhadap Aprilia terkait adanya sejumlah masalah mekanis yang ia temui selama latihan bebas, kualifikasi dan pada hari perlombaan. Menurutnya, seharusnya masalah tersebut tidak terjadi pada timnya.

Penampilan buruk Redding memang sudah terlihat sejak sesi latihan bebas pertama. Di mana pada FP1 dia hanya bisa menduduki posisi 19. Namun pada FP2 dengan kondisi trek basah, pebalap asal Inggris ini justru bisa bertengger di peringkat kedua. Pada FP3 dan FP4, masing-masing berada di posisi 3 serta 15.

"Kondisi basah membawa mesin lebih baik. Saya bisa melihat potensi saya. Saya bisa cepat. Dan itu hanya mengingatkan saya betapa baiknya saya sebenarnya. Saya baru melakukannya tahun ini, saya tidak pernah memiliki sesi basah. Tapi akhir pekan ini seperti Anda bisa bergaul dengan pebalap-pebalap terbaik di dunia. Lalu mengering lagi dan Anda keluar lagi di grup," ungkap Redding.

Akan tetapi, beberapa hasil apik di sesi latihan bebas tak bisa dipertahankan oleh Redding hingga babak kualifikasi. Penggeber Aprilia RS-GP ini kembali tampil buruk dengan hanya kemas waktu 1menit 25.067detik dan menduduki posisi grid 20.

"Ini adalah akhir pekan yang sulit dan harus jujur untuk memiliki balapan seperti itu adalah kecewa karena saya mencoba sepanjang waktu dan itu tidak menjadi lebih mudah. Mengapa saya bisa pergi ke Assen dan bertempur dengan rekan setim saya, di Brno saya bisa bertempur dengan rekan satu tim saya, ya saya jatuh kemudian saya datang ke sini dan saya bahkan tidak bisa berada dalam situasi yang sama," jelasnya.

Baca Juga
5 Fakta Tersembunyi Asian Games

“Setiap kali saya naik sepeda, selalu ada masalah. Setiap akhir pekan ada masalah. Dan saya sudah mencoba menerimanya dan saya sudah mencoba untuk mengatasinya, tetapi sejujurnya itu adalah sedikit bencana saat ini. Dan saya tidak senang. Akhir pekan ini adalah kenyataan bagi saya. Balapan di sana, itu menyakitkan," kesal Redding.

“Jadi sekarang saya harus pergi ke Silverstone untuk balapan berikutnya. Saya harus tersenyum di depan semua orang dan mengatakan saya akan melakukan kinerja yang baik dan semuanya omong kosong. Karena kamu tidak bisa melakukan apa-apa."

"Saya tahu kedengarannya kasar dan saya tidak seharusnya mengatakannya, tapi itu memang benar. Anda mencoba membuat sesuatu yang rata-rata menjadi lebih baik. Saya hanya berharap ketika kami pergi menguji minggu depan di Misano, bahwa kami dapat menemukan sesuatu, kami memiliki mesin baru."

“Ini adalah sesuatu yang saya minta sejak lima balapan yang lalu. Saya harap itu lebih baik. Saya berharap. Tetapi jika terus seperti ini, saya tidak tahu pola pikir seperti apa yang akan saya masuki karena ini bukan yang saya maksud untuk balap. Saya tidak melakukannya."

“Para mekanik mencoba sesuatu tetapi itu hanya sedikit lelucon. Ada begitu banyak hal yang bahkan tidak boleh saya katakan, bukan untuk saya, tetapi dalam tim tingkat ini seharusnya tidak terjadi. Dan itu terjadi. Dan saya menerimanya."

“Tapi saya datang ke sini. Saya bisa cepat di sini dan saya telah membuat hasil yang bagus di masa lalu, saya suka treknya, itu sesuai dengan gaya balap saya. Saya pikir saya akan datang ke sini dan memiliki peluang bagus untuk membuat hasil yang cukup baik bagi kami."

“Dan kemudian kami mencari tahu, ada masalah dengan sensor, ini dan ini dan ini. Penangguhan tersebut berbeda dengan apa yang dilakukannya. Ini MotoGP, tim pabrik lengkap. Kenapa ini terjadi? Saya punya masalah dengan elektronik sepanjang akhir pekan, tidak bisa membuatnya bekerja. Jadi harapan apa yang harus saya hasilkan di sini? Saya tidak bisa. Dan itulah hal yang membuatnya sulit saat ini," tutup Redding.

Baca Juga
Kenangan Hafizh Syahrin di Balapan Indoprix
Modifikator Cimahi Juara di Suryanation Motorland Semarang

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 15 August 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company