image Tiara Andini saat mencapai finish Mukhib Khoiful Porwaningsih Nining meriah medali perunggu Popo Ariyo Sejati alami crash di final run Khoiful Mukhib (tengah) dengan medali emas bersama Chiang Shengshan (kiri) dan Sukchanya Suebsakun.

Indonesia Raya Bergema di Venue Downhill Asian Games

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 21 August 2018

uploads/news/2018/08/indonesia-raya-bergema-di-544892c9ace8845.JPG

Indonesia Raya Bergema di Subang

downhill-asian-games-2018-560096270582780
downhill-asian-games-2018-50684358ce6b0f9
downhill-asian-games-2018-94699528932be7d
downhill-asian-games-2018-57987b2cd1c27a5
downhill-asian-games-2018-7835736766e0b8f
SPORTKU.COM

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di venue downhill Asian Games 2018, di Subang, Jawa Barat, Senin (20/8).

Tak hanya sekali, lagu kebangsaan tersebut berkumandang hingga dua kali, yang menandakan bahwa 2 emas telah berhasil diraih oleh atlet balap sepeda Indonesia dari cabang MTB atau sepeda gunung tersebut.

Emas untuk Indonesia dari arena downhill disumbangkan oleh Tiara Andini Prastika yang berlomba pada kategori elit putri.

Di final run (babak final), Tiara finish dengan waktu tercepat, 2menit 33,056detik, yang membuatnya unggul atas rider Thailand, Vipavee Deekaballes yang mendapatkan medali perak. Sementara, medali perunggu direbut rider Indonesia lainnya, Nining Porwaningsih.

Medali emas lainnya, dipersembahkan oleh Khoiful Mukhib dari kategori elite putra. Dengan mencatat waktu 2menit 16,687detik, Mukhib menaklukkan rider kuat asal China Taipei atau Taiwan, Shengshan Chiang dan rider Thailand dan Suebsakun Sukchanya. Shengshan dan Suebsakun, masing-masing harus puas dengan medali perak dan perunggu.

Baca juga:
IKUTI TOUR INGGRIS, GERAINT THOMAS DAN CHRIS FROOME ABSEN DI VUELTA

Baca juga:
PETENIS PUTRI INDONESIA LOLOS KE BABAK SELANJUTNYA DI ASIAN GAMES 2018

Jalannya Race

Usai sesi seeding run kategori elite putri, dua rider Indonesia Tiara dan Nining menduduki peringkat teratas. Kondisi tersebut menjadi modal bagus bagi Indonesia untuk menghadapi final.

Pada awal sesi final run, terjadi beberapa kali pergantian pemimpin race, hingga kemudian Vipavee Deekaballes menduduki peringkat teratas.

Kondisi makin menengangkan, saat Nining, sebagai 2 orang terakhir yang melaju di lintasan, ternyata tak mampu mematahkan catatan waktu Deekaballes. Catatan waktu Nining hanya mampu menempatkan dirinya di posisi di bawah Deekaballes.

Dengan kondisi tersebut, maka harapan Indonesia tinggal tertumpu pada Tiara, sebagai rider terakhir di lintasan.

Harapan Indonesia untuk meraih medali emas akhirnya tercapai, setelah catatan waktu Tiara saat mencapai finish, berhasil unggul atas Deekaballes.

Sementara itu, hasil laga pada kategori elite putra sendiri cukup mengejutkan. Para penonton sempat dipaksa stres menantikan aksi rider Indonesia lainnya, Popo Ario Sejati, sebagai rider terakhir yang melaju di lintasan. Pasalnya, pada sesi sebelumnya atau seeding run, Popo merupakan rider tercepat.

Sebelum Popo melaju di lintasan, race sendiri dipimpin oleh Khoiful Mukhib, setelah mampu unggul atas juara Downhill Asia 2018, Shengshan Chiang.

Setelah menunggu beberapa saat, Popo akhirnya dinyatakan tidak bisa mencapai finish setelah mengalami crash (terjatuh).

Dengan demikian, Khoiful yang berada di hot seat (pemilik catatan waktu tercepat sementara) pun dinyatakan sebagai juara sekaligus berhak atas medali emas.

Khoiful Mukhib (tengah) dengan medali emas, bersama Chiang Shengshan (kiri) dan Sukchanya Suebsakun

downhill-asian-games-2018-7835736766e0b8f.JPG

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 21 August 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company