image Mukhib Khoiful rebut emas di MTB Downhill Defia atlet Taekwondo perebut emas pertama Indonesia di Asian Games 2018

Lima Negara Terkuat Di Asian Games 2018

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 25 August 2018

uploads/news/2018/08/terkuat-di-asian-games-329191e29549fca.JPG

Terkuat Di Asian Games 2018

downhill-asian-games-2018-662459d8f9c4b6e
defia-atlet-taekwondo-4198535160fa426
SPORTKU.COM

Negara Cina masih dominan meraih medali terbanyak di ajang Asian Games 2018, sementara Indonesia berada di peringkat kelima.

Perhelatan akbar Asian Games 2018 menjadi arena penting untuk unjuk kemampuan di bidang olahraga. Sebagai tuan rumah, kontingen Indonesia tentunya memiliki target untuk meraih banyak medali.

Akan tetapi tak bisa dipungkiri bahwa beberapa negara yang terlibat kali ini banyak juga yang sudah mendominasi di berbagai cabang, seperti halnya Cina dan Jepang, keduanya menjadi negara dengan torehan medali terbanyak di sepanjang sejarah Asian Games.

Di Asian Games kali ini Indonesia sebagai tuan rumah akan mempertandingkan 40 cabang olahraga, yang terdiri dari 28 cabang olahraga Olimpiade, 4 cabang olahraga baru pada Olimpiade dan 8 cabang olahraga non Olimpiade.

Pesta olahraga ini diikuti oleh 45 negara yang mengejar gelar juara dari 40 cabang olahraga tersebut. Berikut lima negara yang yang terkuat di Asian Games 2018.

Baca juga
Pesan Luis Milla Untuk Indonesia

Cina

Saat ini, Cina adalah negara yang paling sukses meraih medali di Asian Games 2018. Terhitung hingga hari ini, Sabtu (25/8), negeri tirai bambu itu telah meraih medali sebanyak 148, terdiri dari 71 medali emas, 48 medali perak, dan 29 medali perunggu.

Di Asian Games 2018, Cina pertama kali meraih medali emas lewat cabang olahraga Wushu. Medali tersebut diraih oleh Sun Peiyuan di kelas Changquan putra dengan perolehan poin 9,75 di Hall B JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Minggu (19/8).

Cina juga berhasil memecahkan rekor dunia di Asian Games 2018 lewat perenang Liu Xiang di final nomor 50 meter gaya punggung putri yang dihelat di Stadion Akuatik GBK, Selasa (21/8). Liu menuntaskan lomba dengan waktu 26,98 detik dan berhak atas medali emas.

Jepang

Meskipun beberapa waktu lalu kontingen Jepang telah memulangkan empat atlet bola basket dari ajang Asian Games 2018 karena terlibat skandal seks di Jakarta, namun hal itu tidak lantas menyurutkan langkahnya untuk terus meraih medali di berbagai cabang olahraga lainnya.

Terbukti hingga saat ini, negeri sakura itu telah mengantongi total medali sebanyak 107, terdiri dari 33 medali emas, 31 medali perak, dan 43 medali perunggu.

Pada konferensi pers yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, beberapa waktu lalu, kontingen Jepang menargetkan 30 medali emas demi mencapai peringkat ketiga pada klasemen perolehan medali Asian Games 2018.

Beberapa cabang olahraga yang secara tradisional cukup dikuasai oleh Jepang, di antaranya Judo, Gulat, Senam, dan Renang. Jepang juga memiliki potensi besar di cabang olahraga Tenis Meja, Karate, Sofbol, dan Panjat Tebing.

Selain itu, Jepang juga berhasil keluar sebagai juara umum di cabang olahraga Renang pada Asian Games ke-18 kali ini yang berakhir Jumat (24/08) di stadion akuatik Gelora Bung Karno Senayan.

Korea Selatan

Ajang Asian Games 2018 telah menjadi saksi bersatunya kedua negara dari semenanjung Korea, yakni Korea Selatan dan Korea Utara. Selain tampil bersama dalam defile kontingen Korea Bersatu saat opening ceremony, kedua negara tersebut juga melebur dalam tiga cabang olahraga, yaitu Bola Basket Putri, Kano Putra dan Putri, serta Dayung.

Namun saat ini, total medali yang diperoleh Korea Selatan jauh lebih banyak ketimbang rekan senegaranya tersebut. Tercatat bahwa Korsel telah meraih medali sebanyak 81, yang terdiri dari 24 medali emas, 26 medali perak, dan 31 medali perunggu. Mereka pun kini tengah berada di peringkat ketiga klasemen sementara.

Sejauh ini, perolehan medali paling banyak yang direnggut oleh Korea Selatan adalah dari cabang olahraga Anggar, diikuti oleh cabor lainnya seperti Taekwondo, Menembak, Dayung, Gulat, Sepeda dan beberapa cabor lainnya.

Selain itu, timnas Korea Selatan U-23 dipastikan melaju ke babak perempat final Asian Games 2018 berkat kemenangan 2-0 atas Iran pada pertandingan yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (23/8).

Iran

Pada cabang olahraga Gulat, Iran mampu tampil dominan dengan menyabet lima emas dan menjadi juara umum Gulat di Asian Games 2018 yang berlangsung di Assembly Hall, JCC, Jakarta.

Hasil tersebut telah memberikan kontribusi besar bagi Iran di klasemen sementara perolehan medali. Iran pun akhirnya naik ke peringkat keempat dengan menggeser tuan rumah, Indonesia.

Selain Gulat, Iran juga menjadi salah satu negara yang kuat di cabang olahraga Taekwondo, dan mampu meraih medali sebanyak 7, terdiri dari 2 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Iran juga membuat kejutan dengan merebut emas di cabor kabaddi yang selama ini dikuasai India.

Indonesia

Meskipun perhelatan Asian Games 2018 belum usai, nampaknya harapan Presiden RI, Jokowi terhadap peringkat Indonesia yang masuk sepuluh besar bisa jadi terwujud. Pasalnya, sampai dengan hari ini, Sabtu (25/8), timnas merah putih berada di peringkat kelima klasemen sementara, dengan total raihan medali sebanyak 38 medali, terdiri dari 10 medali emas, 12 medali perak, dan 16 medali perunggu.

Dari awal, Indonesia yakin bisa unggul di beberapa cabang olahraga Asian Games 2018, seperti Panahan, Bulu Tangkis, Atletik, Bowling, Kano, Dayung, Sepeda, Paragliding, Taekwondo, Angkat Besi, dan Wushu.

Namun hingga saat ini, ada beberapa cabang olahraga yang belum meraih medali yang diharapkan tersebut. Meskipun demikian, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta para atlet kontingen Indonesia tidak patah arang.

Medali emas pertama yang diraih Indonesia datang dari cabang olahraga Taekwondo nomor tunggal putri poomsae yang dipersembahkan oleh Defia Rosmaniar. Uniknya, kategori poomsae baru pertama kali ini dipertandingkan di Asian Games dan Indonesia menjadi yang terbaik. 

Disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), Defia berhasil tampil luar biasa di hadapan publik sendiri. Atlet berusia 23 tahun itu mampu memenuhi ambisinya untuk meraih medali emas di ajang pesta olahraga terbesar se-Asia itu.

Baca Juga :
Jadwal Lengkap Dan Harga Tiket Pertandingan Asian Games 2018

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 25 August 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company