image

Penyebab Richard Taroreh Gagal Podium

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | 25 August 2018

SPORTKU.COM

Untuk kali pertama Richard Taroreh gagal finish di podium juara sepanjang balapan di Kejurnas Indospeed Race Series (IRS) 2018.

Seri 3 Kejurnas IRS 2018 memberikan hasil yang kurang memuaskan untuk Richard Taroreh. Tampil di Race 1 Kelas FDR Kejurnas Sport 150, pebalap Yamaha Yamalube FDR SSS 549 Kaboci Racing Team tersebut harus menelan pil pahit karena gagal finish di podium juara.

Sebenarnya Richard Taroreh memiliki peluang besar untuk bisa bercokol di podium juara. Pasalnya, penggeber motor balap Yamaha R15 ini memulai balapan dari baris depan atau grid ketiga. Sayangnya, saat balapan dirinya sempat keluar trek yang mengakibatkan gagal podium.

"Kalau dari motor sebenarnya tidak ada masalah, cuma strateginya tadi kurang pas. Saya di tikungan R3 lap terakhir sempat out. Saat out saya sebenarnya sudah berada di posisi ketiga," ungkap Richard Taroreh saat dijumpai oleh jurnalis SPORTKU.com.

Akhirnya, Richard Taroreh harus puas finish di peringkat empat dengan catatan waktu 18menit 39.883detik selama 10 lap di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat. Sedangkan rekan setimnya, Syahrul Amin menyusul di posisi 5 dengan kemasan waktu 18menit 40.049detik.

Baca Juga
Atlet Asian Games: Makanan Indonesia Pedas

"Untuk Race 2 saya tetap optimis untuk bisa dapat poin lebih banyak lagi. Di Race 1 kurang maksimal saja. Padahal kalau dari mesin tidak ada masalah, tapi karena saya out saja karena semua pebalap saling maksa untuk maju kedepan," sambung Richard Taroreh.

"Di Seri 3 Kejurnas IRS ini sebenarnya ada strategi tim di dalam tim yang berubah. Tapi ternyata jadi tidak efektif. Stargeti coba kita tukar, kebijakan yang biasanya untuk Richard Taroreh kita tukar untuk Syahrul Amin. Hal itu untuk mengetahui apa yang menjadi permasalahan Syahrul selama ini," jelas sang mekanik Achos Lalang.

"Karena selama ini ada gap yang cukup jauh antara Richard dan Syahrul, jadi saya butuh tukar strategi untuk lebih memahami apa masalah yang sedang terjadi. Kesenjangan dalam tim gak boleh ada sebenarnya. Karena selama ini saya masuk dalam zona nyaman."

"Kalau mesin tidak ada perubahan dari seri-seri kemarin. Dari kaki-kaki juga tidak ada perubahan. Tapi kalau di Kelas Sport 150 itu memang faktor keberuntungannya itu tinggi. Tidak bisa kita kerjain di mesin terus jadi patokan. Memang yang bekerja lebih banyak itu di pebalap. Tadi race di luar prediksi kata Richard dan Syahrul," tutup Achos Lalang.

Baca Juga
Kemenangan Perdana Sigit PD di Kejurnas IRS 2018
Malaysia Luncurkan Tim Balap MotoGP

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | 25 August 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Yamaha Juara Nasional Sport 150

Yamaha Juara Nasional Sport 150

INDOSPEED
Robby Sakera Perpanjang Kemenangan

Robby Sakera Perpanjang Kemenangan

INDOSPEED
Peluang Richard Taroreh Juara Nasional

Peluang Richard Taroreh Juara Nasional

INDOSPEED
Ban FDR Maxtreme Untuk Balap

Ban FDR Maxtreme Untuk Balap

SUPERMOTO

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company