image

Presiden Federasi Pencak Silat Asia Kecewa Dengan Juri Asian Games 2018

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Muhamad Dahroji | Editor: Andi Wahyudi | 31 August 2018

SPORTKU.COM

Presiden Federasi Pencak Silat Asia mengaku kecewa terhadap kinerja juri yang bertugas di Asian Games 2018.

Pendekar Indonesia berhasil menguasai perolehan medali emas pencak silat di Asian Games 2018. Hingga kemarin (29/8), timnas merah putih sudah meraup 14 medali emas dan 1 medali perunggu di ajang pesta olahraga terbesar se-Asia itu.

Keberhasilan itu tentunya tak lepas dari campur tangan para atlet-atletnya yang sudah latihan dan berjuang keras untuk mendapatkan penghargaan. Bahkan, tak sedikit yang menilai bahwa cabang olahraga pencak silat memang sudah sewajarnya dikuasai Indonesia. Sebab, nyaris tidak ada pesaing yang kuat.

Di samping keberhasilan itu juga, ternyata ada beberapa kontingen dari negara lain yang mengira adanya kejanggalan dari apa yang terjadi di cabang olahraga pencak silat. Sebelumnya ada Komite Olympiade Nasional Iran (NOC) yang mengajukan keberatan resmi ke Dewan Olympiade Asia (OCA).

Disusul oleh Presiden Federasi Pencak Silat Asia yang juga menyebut adanya dugaan kecurangan dalam cabor tersebut. Bahkan sang Presiden, Sheik Alauddin Yacoob Marican menyatakan kecewa atas kejanggalan-kejanggalan yang terjadi.

Baca Juga :
Jadwal Lengkap Dan Harga Tiket Pertandingan Asian Games 2018

"Saya kecewa dimana sejak hari pertama kecurangan untuk wasit justru agak terlihat. Kami sudah memberitahu bahwa jangan ada yang coba berat sebelah, harus konsisten, clear, dan transparan. Tapi di sini saya melihat, tidak hanya dari Singapura, tapi dari negara lain juga, ada yang janggal, banyak," kata Sheik.

Beberapa hari yang lalu pesilat Malaysia juga memprotes keputusan juri setelah dia merasa bahwa juri berat sebelah dalam melakukan penilaian.

Pesilat Malaysia bernama Mohd Al Jufferi Jamari itu mundur sebelum pertandingan berakhir dan merusak pembatas bilik yang ada di venue pencak silat.

"Asian Games bisa berpikir ulang untuk menampilkan cabang olahraga ini. Karena rencananya pencak silat akan dipertandingkan di Asian Games 2022 di China. Kalau begini China pun akan berpikir, kenapa mau memasukkan pencak silat di sana, sedangkan mereka tidak bisa menang. Seharusnya yang dipikirkan adalah masa depan olahraga ini," pungkasnya.

Baca Juga :
Inasgoc Siapkan Layar Besar Di Area GBK Saat Penutupan Asian Games 2018

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Muhamad Dahroji | Editor: Andi Wahyudi | 31 August 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company