image

Atlet Tersandung Kasus, Medali Emas Mongolia di Asian Games 2018 Dicabut

Text : Suhartono | Photo / Video : Istimewa | 8 September 2018

SPORTKU.COM

Indonesia sukses menjadi tuan rumah Asian Games 2018 pada 18 Agustus hingga 2 September lalu di Jakarta dan Palembang.

Kesuksesan Indonesia menjadi penyelenggara Asian Games 2018 memang masih terus diperincangkan publik. Termasuk melejitnya perolehan medali para atlet Indonesia yang jauh melebih target. Di mana Indonesia total kemas 98 medali (31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu) dari target hanya 16 medali emas.

Akan tetapi, bukan hanya kesuksesan para atlet di Asian Games 2018 yang menjadi topik pembicaraan hangat. Namun kasus doping juga masih mewarnai pemberitaan meski Asian Games 2018 sudah selesai. Pegulat dari Mongolia, Orkhon Purevdorj yang meraih medali emas positif menggunakan doping setelah dilakukan tes urine.

Dewan Olimpiade Asia (OCA) pun telah mencabut medali emas yang berhasil diraih oleh Purevdorj. Sebelumnya, Purevdorj turun di nomor gaya bebas kelas 62kg putri. Pada babak final, Purevdorj berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan atlet Kyrgyzstan, Aisuluu Tynybekova dengan skor telak 11-0.

Baca Juga
Ali Adrian Turun Balap di CEV Spanyol

Namun medali emas yang telah diraih oleh Purevdorj harus ditarik oleh OCA. Dalam situs resminya, OCA mengumumkan bahwa Purevdorj tidak lolos tes doping. Dalam sampel urinenya, ditemukan kandungan Stanazolol yang merupakan zat terlarang di bawah kategori S1.1A Exogenous Anabolic Androgenic Steroids dan termasuk zat terlarang yang diterbitkan oleh badan antidoping dunia (WADA) pada tahun 2018.

"Mengumumkan bahwa atlet berikut, Ms. Purevdorj Orkhon dari Mongolia, pesaing dalam kompetisi gulat telah terbukti melakukan pelanggaran peraturan anti-doping dalam sebuah tes dalam kompetisi yang diadakan pada 20 Agustus 2018. Dan telah sesuai dengan peraturan didiskualifikasi dari Asian Games Jakarta-Palembang ke-18 2018," tulis OCA.

Sebelumnya, pegulat Turkmenistan, Rustem Nazarov juga terpaksa didiskualifikasi lantaran ketahuan menggunakan doping di ajang Asian Games 2018. OCA menyatakan bahwa Nazarov yang turun di kelas 57 kilogram dinyatakan positif menggunakan zat terlarang furosemide.

Sementara itu, sebelumnya Mongolia menduduki urutan ke-16 klasemen akhir dengan perolehan medali Asian Games 2018 5 emas, 9 perak, dan 11 perunggu. Mongolia mengumpulkan 2 medali emas dari cabang olahraga gulat, 3 medali emas lainnya dari cabang olahraga Sambo, menembak, dan tinju.

Namun kasus doping ini membuat perolehan medali emas Mongolia menjadi hanya empat. Untuk itu, posisi Mongolia turun ke urutan 15 menggantikan Vietnam yang juga mengoleksi 4 emas. Sedangkan Vietnam naik karena raihan medali peraknya lebih banyak dari Mongolia yaitu 11.

Baca Juga
Janji Rossi Untuk Fans di MotoGP Misano
Komunitas Z900 Indonesia Agendakan Touring ke Bali

Text : Suhartono | Photo / Video : Istimewa | 8 September 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Klarifikasi Kemenpora Terkait Bonus Pelatih

Klarifikasi Kemenpora Terkait Bonus Pelatih

ACTUAL
Perbandingan Bonus di Asian Games

Perbandingan Bonus di Asian Games

ACTUAL
Daftar Negara Tidak Meraih Medali

Daftar Negara Tidak Meraih Medali

ACTUAL
Curhatan Volunteer Asian Games

Curhatan Volunteer Asian Games

ACTUAL

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company