image Mimpi Naomi Osaka bermain bersama idolanya Serena Williams terwujud Serena Williams saat marah pada wasit Carlos Ramos yang memberi penalti

Naomi Osaka, Biracial dan Kearifan Jepang

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : US Open | 9 September 2018

uploads/news/2018/09/jepang-rayakan-kemenangan-osaka-949145d947941a2.jpg

Jepang Rayakan Kemenangan Osaka

us-open-2018-94351c96c7bedaf
us-open-2018-265100e659a5c4d
SPORTKU.COM

Bangsa Asia kini memiliki pentasnya di ajang bergengsi Grand Slam. Lewat Naomi Osaka, Jepang merayakan gebrakan kemenangannya.

Jepang merayakan kemenangan Naomi Osaka atas Serena Williams di final AS Terbuka pada hari Minggu (9/9). Para penggemar menempatkan keberhasilannya yang menakjubkan atas aksinya yang tetap fokus dan sikap rendah hati di Flushing Meadows.

Osaka, petenis wanita Jepang pertama yang meraih gelar tunggal Grand Slam, bersikap tenang selama pertandingan. Hal ini sangat kontras dengan kehancuran lawannya Serena yang terkena penalti dan perseteruannya dengan wasit.  

Berusia 20 tahun, lahir di Jepang tetapi dibesarkan di Amerika Serikat, Osaka mengalahkan idola masa kecilnya dengan 6-2 6-4 pada final hari Minggu (9/9). Namun sayang, dirusak oleh perilaku buruk Serena Williams. Serena terkena peringatan oleh wasit karena dianggap menerima kode pengarahan dari pelatihnya.

Sang runner-up juga menghancurkan raketnya dan secara verbal menyerang wasit karena menghukumnya.

"Osaka bermain sangat baik sehingga Serena tidak dapat memainkan performanya dan dia (Williams) menjadi kesal," kata Mitsuko Sakai, pemain tenis amatir berusia 63 tahun. Sakai rela bangun di pagi hari pada pukul 5 hanya untuk menonton pertandingan final.

"Dia tetap sangat tenang sepanjang pertandingan, meskipun terjadi insiden. Saya sangat terkesan dengan kekuatan mentalnya. Seluruh penonton tampak bersorak untuk Serena tetapi Osaka berkonsentrasi pada permainan dan menang, ”sambung Sakai.

Pujian dan ucapan selamat juga hadir dari Perdana Menteri Shinzo Abe. Ia  mengucapkan selamat kepada Osaka di Twitter, berterima kasih kepadanya karena "memberi Jepang inspirasi pada saat kesulitan ini". Seperti diketahui saat ini Jepang dilanda gempa di pulau Hokkaido utara pada Kamis, menewaskan sedikitnya 21 orang.


Jepang telah terpesona oleh sikap kerendahan hati Osaka yang tak hanya mengemuka saat pertandingan. Setelah di luar lapangan pun sikap aslinya sama anggunnya. Hal itu tergambar dari komentarnya pasca pertandingan.

Sambil berdiri di podium menunggu untuk menyerahkan trofi, Osaka hanya mendengarkan cemooh dari penonton yang mengeluarkan rasa frustrasi mereka pada wasit Carols Ramos. Mereka menganggap terlalu keras pada Williams.

"Saya tahu semua orang bersorak untuknya dan saya minta maaf itu harus berakhir seperti ini," kata Osaka. "Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua yang menonton pertandingan,"

"Ini selalu menjadi mimpi saya untuk bermain bersama Serena di final AS Terbuka dan saya benar-benar bersyukur bisa bermain dengan Anda,”

Menonton dari Tokyo, penggemar tenis berusia 60 tahun, Kiyoshi Ogawa memuji kerendahan hati Osaka: “Dia mencoba untuk membuat semua perhatian pergi ke Serena. Itu esensi dari kecantikannya, ”

Olah raga tenis memang tidak sepopuler bisbol, sepak bola atau sumo di Jepang, dan pertandingan disiarkan langsung hanya di saluran kabel Wowow, bukan di saluran televisi besar.

Tetapi saat Osaka bersiap melawan Serena Williams, media lokal mulai merenungkan apa arti kemenangan itu.

Surat kabar Yomiuri mengatakan: "Kombinasi kekuatannya dan kepolosan seorang anak adalah daya tariknya," dan memuji Osaka sebagai "pahlawan baru Jepang yang bisa dibanggakan,"

Selanjutnya Naomi Osaka dan Dwi-Kewarganegaraan

Baca Juga:
Kontroversi, Air Mata dan Kemenangan Bersejarah Naomi Osaka di AS Terbuka

  • INTRO
  • 1

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : US Open | 9 September 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Tim Eropa Pertahankan Piala Laver!

Tim Eropa Pertahankan Piala Laver!

TENNIS
Roger Federer Selamatkan Tim Eropa

Roger Federer Selamatkan Tim Eropa

TENNIS
Djokovic Tersungkur, Eropa Tetap Unggul

Djokovic Tersungkur, Eropa Tetap Unggul

TENNIS
 Michael Jordan, Inspirasi Kemenangan Federer

Michael Jordan, Inspirasi Kemenangan Federer

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company