image

Upaya Usain Bolt Menjadi Pesepakbola Profesional

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : My Blog | Editor: Andi Wahyudi | 12 September 2018

SPORTKU.COM

Mulai dari Benua Eropa, Afrika, sampai Australia disinggahi demi sebuah impian menjadi pesepakbola profesional. Akankah terwujud?

Di dunia atletik, Usain Bolt merupakan atlet terbaik sepanjang masa di cabang olah raga tersebut. Delapan medali emas olimpiade dan 11 medali emas kejuaraan dunia menjadi bukti sah pencapaiannya yang bakal sulit diulangi oleh atlet lainnya di masa depan.

Meski memiliki catatan prestasi gemilang di cabor atletik, Bolt yang memiliki rekor catatan waktu 9,58detik untuk nomor 100 meter putra itu memiliki hasrat pribadi sekaligus cita-cita yang belum kesampaian.

Pelari yang memutuskan pensiun pada tahun 2017 itu memiliki impian untuk bisa menjadi pemain bola profesional. Bahkan di usianya yang kini mencapai 32 tahun, ia tepat berharap bisa bermain di sebuah klub dan dibayar profesional.

Demi mewujudkan hal tersebut, Bolt sendiri melakukan perjalanan lintas benua. Klub pertama yang ia datangi untuk melakukan trial adalah klub yang berasal dari daratan Afrika, tepatnya kesebelasan asal Afrika Selatan, Mamelodi Sundowns.

Gagal tampil impresif selama trial, Bolt mendapatkan undangan dari klub asal Eropa, Borrusia Dortmund. Di klub asal Jerman tersebut, ia sempat bertanding di game internal klub. Bahkan sempat mencetak dua gol lewat sundulan dan tendangan penalti.

Sayang, meski tampil impresif, bahkan sampai mencetak gol, namun penampilan Bolt masih tak mampu memikat hati Manajer Dortmund saat itu, Peter Stoger. Pelatih asal Austria itu mengatakan bahwa sulit bagi pemenang Olimpiade cabang atletik itu menjadi pesepak bola profesional.

"Di usianya saat ini, anda dapat melihat bahwa dia memahami permainan. Dia berbakat, yang kurang darinya adalah kerja sama tim,” ungkap Stoger seperti dikutip dari Fox Sports.

Setelah dari Dortmund, Bolt sempat uji coba bersama klub asal Norwegia bernama Stromsgodset. Sayang jawaban serupa juga dialamatkan kepadanya.

Meski demikian, Bolt tak patah arang ia pun tetap “memasarkan” dirinya dengan sebisa mungkin ikut terlibat dalam pertandingan sepak bola. Salah satunya ia terpilih bertanding di laga pertandingan amal bertajuk Soccer Aid.

Bolt bermain bagi tim World XI, bahkan ia ditunjuk sebagai kapten dalam menghadapi England XI. Hasilnya tak terlalu buruk dimana ia sukses mencetak gol di babak adu penalti meski tim yang dikapteninya kalah.

Baca juga
Mengenal Maskot Asian Para Games

Walau kalah, namun penampilan Bolt membuat klub kontestan A-Leagus, Central Coast Mariners mengontaknya dan memberikan tawaran yang tak dapat ditolak oleh pria bertinggi 195 cm itu, yakni berupa trial dan kemungkinan besar sebuah kontrak profesional.

Akhirnya, setelah melakukan trial di dua benua berbeda, Bolt pun menjalani status sebagai calon pesepak bola profesional bersama klub asal Australiaitu. Bolt tampil bagi klub tersebut di sebuah pertandingan uji coba melawan Central Coast Select XI pada akhir Agustus 2018.

Bolt memang tak tampil sejak menit pertama, ia turun memperkuat Central Coast Mariners pada menit ke-72. Sayang, di posisikan sebagai penyerang, dirinya gagal mencetak gol.

Bermain selama 22 menit, Bolt tercatat hanya melakukan satu tendangan off target dan hanya melakukan sembilan sentuhan. Di awal masuknya ke lapangan, ia sempat kesulitan salah kontrol bola lantaran dirinya berlari terlalu cepat sehingga tak mampu mengontrol bola hasil umpan dari rekan setimnya.

Meski demikian, Bolt sendiri mengaku puas. Dirinya pun berharap bisa segera fit untuk bisa mendapatkan debut profesionalnya di A-League bersama Central Coast Mariners.

“Saya berharap saya memiliki lebih banyak sentuhan, tetapi saya fit benar jadi saya harus menyelesaikan pekerjaan dan menaikan kecepatan. Saya menantikan musim yang hebat," kata Bolt seperti dikutip dari News Com AU.

“Saya pikir 15 pertama cukup bagus, lima terakhir saya bisa merasakan punggung saya sedikit lebih ketat. Tetapi secara keseluruhan saya tidak terlalu lelah jadi itu pertanda bagus," paparnya.

“Dalam waktu empat bulan saya akan bugar. Saya akan mendapatkan lebih banyak waktu pada bola, saya pribadi merasa saya akan mendapatkan kontrak saat itu," sambung Bolt.

Usai laga, Mike Mulvey pelatih Central Coast Mariners sendiri memuji penampilan Bolt meski gagal mencetak gol.

"Saya pikir orang besar itu baik-baik saja. Dia sedang beradaptasi dan tidak ada yang sedikit gugup, tapi saya cukup senang dengannya," ungkapnya.

Tentu menarik ditunggu apakah Bolt akan bisa menjalani debut profesional bersama Central Coast Mariners di A-League musim ini? Yang pasti dirinya dituntut memiliki kondisi prima untuk bisa tampil 90 menit setiap pekannya. Menjadi sebuah tantangan tersendiri mengingat usianya kini telah mencapai 32 tahun. Sebuah usia kritis bagi seorang atlet.

Baca juga
Lima Pesepakbola Asian Games 2018 yang Siap Bertarung di Piala Asia 2019

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : My Blog | Editor: Andi Wahyudi | 12 September 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company