image Petar Segrt (Maldivesoccer) Pemain Naturalisasi Pakistan (ESPN)

Mengintip Serunya Turnamen SAFF Championship 2018

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Times Of India | Editor: Andi Wahyudi | 13 September 2018

uploads/news/2018/09/serunya-turnamen-saff-championship-858991b16a01d64.jpg

Serunya Turnamen SAFF Championship

saff-championship-2018-259094080f5ccc4
saff-championship-2018-384771bd8f5b58e
SPORTKU.COM

SAFF Championship merupakan turnamen sepak bola antar negara Asia Selatan. Di tahun 2018 ini India dan Maladewa tampil di final.

Selain turnamen Piala Asia, ajang regional sepak bola di Asia macam Piala AFF yang mempertemukan negara-negara Asia Tenggara juga kerap digelar dan menyuguhkan permainan yang kompetitif dan menarik.

Selain Piala AFF, ada turnamen regional lainnya di Asia, yakni SAFF Championship yang merupakan turnamen sepak bola yang mempertemukan negara-negara yang berada di kawasan Asia Selatan.

Turnamen yang digelar setiap dua tahun sekali ini diikuti oleh tujuh negara: Bangladesh, Bhutan, India, Maladewa, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka. Afganistan pernah mengikuti turnamen ini dan sempat menjadi juara di tahun 2013 namun pada tahun 2015 mereka memilih keluar dengan ikut asosiasi Asia Tengah.

Adapun negara yang menjadi adi kuasa di SAFF Championship adalah India. Mereka berhasil memenangkan turnamen ini sebanyak tujuh kali. Sementara negara pesaingnya seperti Maladewa, Bangladesh, dan Sri Lanka masing-masing mampu meraih gelar sebanyak sekali.

Di Piala SAFF Championship 2018 kali ini, India dan Maladewa dipastikan melaju sampai babak final. Kedua tim akan bertanding pada 15 September 2018 untuk menentukan siapa pemenang turnamen yang di tahun ini digelar di Bangladesh tersebut.

Di kejuaraan kali ini, India tak menggunakan pemain utama. Sunil Chhetri, Jeje Lalpekhlua, dan Subrata Pal yang biasanya menghiasi skuat berjuluk Blue Tigers itu tak dpanggil oleh pelatih Stephen Constantine.

Sebagai gantinya, mereka memanggil pemain U-23 yang sebelum turnamen melakukan pemusatan latihan selama dua minggu di Australia. Hasilnya, Manvir Singh sukses lolos ke final. Bahkan mereka hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen berlangsung, tepatnya saat menang melawan Pakistan dengan skor 3-1. Di babak grup mereka bermain dua kali tanpa kemasukan gol.

Baca juga
Update Persiapan Indonesia Modification Expo

Petar Segrt eks pelatih PSM Makassar (Maldivesoccer)
saff-championship-2018-259094080f5ccc4.jpg

Sementara itu lawannya, Maladewa tengah dalam hype mengingat kesuksesan mereka melaju ke final untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir. Adapun orang yang berjasa mengantarkan negara tersebut tampil di laga puncak adalah Petar Segrt.

Nama Petar Segrt sendiri merupakan pelatih yang sempat menukangi tim Bali Devata dan PSM Makassar. Ia sosok yang melahirkan pemain untuk Timnas Indonesia macam Rasyid Bakri, Raphael Maitimo dan Ilija Spasojevic.

Sejak ditunjuk menjadi pelatih Maladewa pada maret 2018 lalu, Segrt sukses menyulap negara tersebut untuk kembali bersaing di ajang SAFF Championship. Satu kemenangan akan membuat negara kepulauan tersebut mengulangi siklus 10 tahun dimana terakhir mereka menjuarai turnamen ini pada tahun 2008 silam. Uniknya, tim yang dikalahkan saat itu adalah India dengan skor tipis 1-0.

Di luar dua tim di atas yang mampu melaju ke final, sorotan juga bisa dialamatkan kepada Timnas Pakistan yang dianggap sebagai tim yang paling serius menghadapi turnamen ini.

Selain memanggil pemain asal Pakistan yang bermain di luar negeri seperti Muhammad Adil yang bermain di Australia dan Saddam Hussain yang bermain di liga Cyprus, mereka juga banyak melakukan naturalisasi pemain.

Selain Zesh Rehman yang sudah dinaturalisasi sejak tahun 2005 silam, mereka memanggil pemain seperti Mohammad Reza Ali Nazari, Hassan Bashir, dan Adnan Mohammad yang lahir di Denmark serta Yousuf Butt yang lahir di Kanada.

Pemain Naturalisasi Pakistan, Zesh Rehman (ESPN)
saff-championship-2018-384771bd8f5b58e.jpg

Sayang kiprah mereka di SAFF Champions terbilang sial lantaran meski lolos dari babak grup, mereka harus dikalahkan India di babak semifinal dengan skor 3-1.

Meski demikian, pemain andalan mereka, Hassan Bashir kemungkinan besar akan meraih gelar top skor karena sudah mencetak tiga gol alias sama dengan raihan gol yang dicetak pemain depan India, Manvir Singh. Bila Singh tak mencetak gol di laga final, maka kedua pemain akan berbagi gelar sebagai top skor.

Selain Pakistan, satu negara lain yang disorot adalah Nepal. Negara tersebut diperkuat oleh pemain yang bermain di Liga 1 Indonesia, yakni Rohit Chand. Pemain andalan Persija Jakarta itu juga mampu mengantarkan negaranya ke semifinal, sayang harus kalah dari Maladewa dengan skor 3-0.

Baca juga
Harapan Weah Terhadap Pemain Afrika

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Times Of India | Editor: Andi Wahyudi | 13 September 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company