image

Turnamen Antarklub Eropa Ketiga, Hadirkan Keadilan Bagi Klub

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Marca | Editor: Andi Wahyudi | 19 September 2018

SPORTKU.COM

UEFA tengah menggodok sebuah turnamen antar klub Eropa ketiga sebagai upaya untuk memberikan keadilan bagi klub-klub dari negara ketiga.

UEFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola Eropa membuat inovasi baru. Mereka tengah menggodok ide untuk menggulirkan kompetisi baru untuk mempertemukan klub-klub antar Eropa di bawah naungan mereka.

Sebelumnya UEFA sendiri sudah memiliki dua turnamen yang mempertemukan klub-klub se-Eropa lewat Liga Champions dan Liga Europa. Lewat Presiden Asosiasi Klub Eropa (ECA), Andrea Agnelli mengatakan bahwa UEFA ingin menciptakan turnamen ketiga yang akan mulai bergulir pada msuim 2021/2022 mendatang.

"Lampu hijau telah diberikan. Meski begitu, model kompetisinya saat ini masih harus dimodernisasi," ujar Agnelli seperti dikutip dari BBC.

"Masih diperlukan penilaian terperinci terkait kalender pertandingan internasional, sebelum mengajukan model kompetisi baru pasca 2024," lanjut pria yang lebih dikenal sebagai pemilik Juventus tersebut.

Kehadiran kompetisi ketiga di Eropa nantinya akan membuat klub yang bisa tampil di kejuaraan antar klub di Eropa bertambah dari yang semula menjadi 80 klub menjadi 96 klub.

Adapun rincian 96 klub tersebut nantinya akan dibagi di tiga turnamen berbeda. 32 klub akan bersaing di Liga Champions. Lalu, Liga Europa yang semula jumlahnya 43 klub nantinya dikurangi menjadi 32 klub. Sisanya, 32 klub akan bersaing turnamen ketiga.

Baca juga
Kisah Inspiratif Dian David Michael Jacobs

Upaya Keadilan dari UEFA

Kehadiran turnamen ketiga di Eropa disinyalir merupakan upaya UEFA menambah persaingan antar klub Eropa yang makin hari makin terasa adanya perbedaan yang sangat jauh antara lima liga top Eropa seperti Inggris, Spanyol, Prancis, Italia, dan Jerman dengan liga negara-negara di Eropa.

Sebagai contoh di Liga Champions musim ini, lima negara top Eropa di atas masing-masing mengirimkan empat klub. Bisa dikatakan bahwa keempat negara top Eropa tersebut menyumbangkan setengah dari keseluruhan kontestan

Selain itu, keikutsertaan klub di Liga Champions membuat masing-masing klub peserta mendapatkan 15,25 juta euro atau sekitar Rp265,57 miliar. Jumlah tersebut akan bertambah berkali lipat bila mereka mampu memenangkan pertandingan dimana setiap kemenangan akan disuntik dana sebesar 2,7 juta euro atau sekitar Rp46 miliar setiap pertandingan.

Bila menilik dari data musim lalu di mana Real Madrid yang keluar sebagai juara Liga Champions di musim lalu, mereka berhak mendapatkan uang sebesar 87 juta Euro atau setara Rp 1,4 triliun itu belum termasuk uang dari siaran televisi dan sponsor lainnya.

Sementara Atletico Madrid yang keluar sebagai juara Piala Europa sendiri berhak mendapatkan hadiah uang total 26,6 juta euro atau sekeitar Rp441,78 miliar.

Tak heran dengan dana yang masuk sebesar itu kepada klub membuat iri klub-klub kecil Eropa yang bermain di liga di luar lima besar Eropa.

Dengan kehadiran turnamen ketiga di Eropa bisa membuat klub-klub dari liga kecil di Eropa selain bisa menikmati persaingan antara klub di Eropa, mereka juga bisa meraih pundi-pundi uang yang meski tak sebanding dengan dua kompetisi di atas, namun bisa membantu untuk menambah daya saing klub di sehingga bisa naik level.

Agnelli sendiri menjamin bahwa di turnamen ketiga Eropa ini tidak akan ada wakil yang berasal dari lima liga besar Eropa saat ini, yakni La Liga Spanyol, Liga Primer Inggris, Serie A Italia, Bundesliga Jerman, dan Ligue 1 Prancis.

"Semua itu akan kami ciptakan pada 2024. Kami ingin ada penyegaran dan itu akan menguntungkan bagi siapa pun," ungkapnya.

Tentu akan menjadi menarik bila di masa depan, klub yang berasal dari negara pecahan Rusia dan Yugoslavia atau negara kecil seperti Malta, Macedonia, hingga San Marino bisa tampil menyemarakan turnamen ketiga itu sehingga ada kemungkinan besar klub-klub tersebut naik level dan bisa bersaing di Liga Europa atau bahkan di Liga Champions.

Baca juga
Perjuangan Keras Widi di Paralympic

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Marca | Editor: Andi Wahyudi | 19 September 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

MotoGP 2019 Mulai Bergejolak

MotoGP 2019 Mulai Bergejolak

TOPIC OF THE WEEK
Happy Birthday Emerson Fittipaldi!

Happy Birthday Emerson Fittipaldi!

TOPIC OF THE WEEK
Kisah Hidup Luka Modric

Kisah Hidup Luka Modric

TOPIC OF THE WEEK
Toyota Team Indonesia dalam Ancaman

Toyota Team Indonesia dalam Ancaman

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company