image

Perjuangan Keras Galang Hendra di WSSP300 2018

Text : Suhartono | Photo / Video : Yamaha | Editor: Andi Wahyudi | 19 September 2018

SPORTKU.COM

Sirkuit Portimao, Portugal baru saja merampungkan rangkaian Seri 7 World Supersport 300 (WSSP300) pada akhir pekan kemarin, 15-16 September.

Peluang Ana Carrasco untuk mengunci gelar Juara Dunia WSSP300 2018 sirna sudah. Pada balapan tersebut, Carrasco sejatinya bisa saja mengklaim dirinya menjadi pebalap wanita pertama di dunia yang bergelar Juara Dunia. Namun hal tersebut urung terjadi.

Pebalap asal Spanyol itu justru tampil buruk di saat-saat penting dalam karier balapnya. Sejak babak kualifikasi berlangsung, Carrasco yang membalap untuk DS Junior Team dengan tunggangan Kawasaki Ninja 400 ini memang sudah jeblok. Dia hanya bisa catat waktu tercepat 1menit 57.866detik.

Catatan waktu tersebut memaksa Carrasco harus memulai balapan dari baris ketiga di grid 9. Saat lampu start padam, Carrasco memang tak bisa memulai balapan dengan bagus. Bahkan Carrasco pada lap pembuka melorot ke posisi 2. Naik satu posisi ke urutan 16 di lap 2.

Pada balapan yang berlangsung selama 11 lap tersebut, Carrasco tak banyak berkutik. Beban berat terasa di pundaknya. Sebagai pemuncak klasemen sementara, Carrasco yang berpeluang besar menjadi Juara Dunia WSSP300 2018 justru tampil tak sesuai harapan. Hingga bendera finish berkibar, Carrasco menempati posisi 10.

Hasil itu tak membuat Carrasco bisa menjembatani selisih poin dari Scott Deroue. Bahkan Carrasco yang hanya menambah 6 poin, kini terpaut tipis dengan selisih 10 poin. Maka terbuka pula bagi Deroue, pebalap Belanda dari Motorsport Kawasaki untuk bisa Juara Dunia WSSP300 2018 yang kini kantongi 80 poin.

Bukan hanya Deroue saja yang masih terbuka peluangnya menjadi Juara Dunia WSSP300 2018. Masih ada dua pebalap lain yang mungkin menjadi ancaman berat bagi Carrasco maupun Deroue. Di sana ada Mika Perez, pebalap Kawasaki ParkinGO Team yang berada di peringkat 3 dengan 72 poin atau hanya selisih 18 poin. Luca Grundwald, meski tak bisa menambah poin namun dirinya tetap bertengger di peringkat 4 dengan 68 poin.

Maka di seri terakhir WSSP300 2018 pada tanggal 29-30 September mendatang di Sirkuit Magny Cours, Prancis akan menjadi perjuangan hidup dan mati untuk keempat pebalap tersebut. Sulit ditebak siapa yang akan menjadi juara dunia nanti, sebab ada dua pabrikan berbeda. Hanya Grundwald yang geber KTM dan lainnya Kawasaki. Kedua pabrikan tersebut juga memang sama-sama kuat sepanjang musim ini berlangsung.

Baca Juga
5 Sirkuit Terpendek MotoGP

Kegagalan Galang Hendra Pratama mencapai target di klasemen akhir

Peta persaingan yang sulit juga harus dilalui oleh pebalap Indonesia. Galang Hendra yang gagal finish di WSSP300 Portugal 2018 menambah kesengaraan untuknya. Balapan tanpa poin di WSSP300 Portugal membuat Galang Hendra dan Biblion Yamaha Motoxracing mengubah target.

Karena gagal finish, membuat Galang Hendra harus melorot ke posisi 7 di tangga klasemen sementara WSSP300 2018. Pebalap asal Yogyakarta itu kini hanya kemas 52 poin. Masih menyisakan satu seri lagi, sulit rasanya bagi Galang Hendra untuk mencapai target di posisi 3 klasemen akhir WSSP300 2018 sesuai impiannya.

Jika mencermati pendapatan poin di klasemen sementara, maka posisi akhir 5 besar menjadi hal yang realistis dicapai oleh pebalap muda berusia 19 tahun itu. Mengingat perbedaan nilai dengan peringkat ke-6 dan ke-5 relatif kecil.

Kini Galang Hendra tertinggal hanya 6 poin dari Borja Sanchez yang menduduki peringat 5. Sementara itu, di posisi 5 ada Dorren Loureiro yang kemas 60 poin. Namun bisa saja Galang Hendra mengakhiri musim ini di urutan 4 yang hanya terpaut 16 poin.

Sekadar info, hasil buruk Galang Hendra di WSSP300 Portugal 2018 ini memang menambah daftar panjang kegagalannya di Sirkuit Portimao. Ini menjadi kali kedua bagi Galang Hendra gagal finish di WSSP300 Portimao. Musim lalu saat menjadi wildcard, Galang Hendra juga gagal finish.

Tapi bagaimanapun, publik Tanah Air harus angkat topi terhadap perjuangan Galang Hendra di Kejuaraan Dunia WSSP300 2018. Dirinya menjadi satu-satunya dan yang pertama dari Indonesia pernah menangi WSSP300. Pertama saat wildcard di WSSP300 Jerez 2017 dan di WSSP300 Brno 2018.

Baca Juga
2 Pebalap Nakal di MotoGP, Pernah Terjerat Kasus

Text : Suhartono | Photo / Video : Yamaha | Editor: Andi Wahyudi | 19 September 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company