image Timnas Maladewa (SAFF Official) Petar Segrt

Inilah Rahasia Maladewa Juara SAFF Championship

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : SAFF Official | Editor: Andi Wahyudi | 21 September 2018

uploads/news/2018/09/rahasia-maladewa-juara-saff-833670ba722e029.jpg

Rahasia Maladewa Juara SAFF Championship

maladewa-juara-piala-saff-88353bc8304b2bb
maladewa-juara-piala-saff-70760e6d0d7b3bc
SPORTKU.COM

Inilah rahasia bagaimana Maladewa bisa memenangkan gelar SAFF Championship 2018 dengan mengalahkan India di final.

Kejutan terjadi dalam gelaran SAFF Championship 2018. Ajang yang mempertemukan negara-negara di wilayah Asia Selatan itu berhasil dimenangkan oleh Maladewa.

Maladewa keluar sebagai juara turnamen Piala AFF-nya Asia Selatan tersebut setelah mengandaskan perlawanan tim favorit juara India dengan skor 2-1 pada pertandingan yang berlangsung di Bangabandhu National Stadium, Bangladesh, Sabtu 15 September 2018 silam.

Bagi Maladewa, kemenangan ini membuat mereka berhasil memenangkan turnamen ini untuk yang kedua kalinya sejak digelar pada tahun 1993 silam. Terakhir kali mereka meraih gelar ini pada ajang SAFF Championship 2008 atau satu dekade lalu.

Uniknya, Maladewa yang berhasil juara di SAFF Championship edisi 2018 kali ini sebelumnya di babak grup mereka dikalahkan oleh India dengan skor 2-0 di tempat yang sama. Bahkan untuk dapat lolos ke babak semifinal, tim berjuluk Red Snapper itu ditentukan dengan cara adu tos koin lantaran poin yang mereka kumpulkan sama dengan Sri Lanka, yakni satu poin dan sama-masa kemasukan dua gol oleh India.

Namun Maladewa dengan waktu singkat mampu menunjukan kebangkitan ketika mengalahkan jaura Grup A, Nepal dengan skor 3-0 sebelum akhirnya di final mampu membalas kekalahan mereka atas India dan menjadi juara.

Kesuksesan Maladewa di ajang SAFF Championship sendiri adalah berkat andil Petar Segrt. Pelatih kelahiran Kroasia itu mampu menyulap negara kepulauan itu menjadi raja sepak bola Asia Selatan dalam waktu singkat.

Segrt ditunjuk sebagai pelatih Maladewa pada Maret 2018 atau lima bulan sebelum kompetisi dimulai. Mantan pelatih Timnas Georgia dan Afganistan itu hanya memiliki waktu singkat untuk mempersiapkan penampilan Ali Ashfaq dkk di SAFF Championship yang bergulir sejak awal September lalu.

Baca juga
Penghargaan Menpora Untuk Atlet Cilik Berprestasi

Petar Segrt (SAFF Official)
maladewa-juara-piala-saff-70760e6d0d7b3bc.jpg

“Kami menulis sejarah baru untuk sepak bola Maladewa dan telah memberi harapan bagi semua anak Maladewa dengan hasil ini, pemain dan staf saya bekerja bersama tanpa istirahat selama enam hingga tujuh minggu dan kemenangan luar biasa ini adalah hasilnya,” kata Segrt seperti dikutip dai Fox Sports.

Segrt sendiri mengisahkan kesulitannya menangani Timnas Maladewa. Pasalnya, di negara tersebut tak memiliki kompetisi profesional, hanya semi profesional yang baru dimulai selama empat tahun belakangan.

Maladewa sendiri tercatat hanya memiliki 374 pemain sepak bola yang terdaftar di Asosiasi Sepak bola Maladewa (FAM) meski sepak bola merupakan olah raga paling populer di negara tersebut.

"Mayoritas pemain harus bekerja dari delapan pagi hingga tiga sore - beberapa bekerja di kantor, beberapa di imigrasi, beberapa di bandara dan kemudian di luar itu mereka dapat hidup impian mereka menjadi pemain di liga lokal di Maladewa," kata Segrt.

“Anda dapat membayangkan betapa sulitnya bermain dan mengembangkan sepakbola di bawah kondisi seperti itu, tetapi 27 anak laki-laki dalam skuad nasional ini telah membuat pekerjaan yang luar biasa - mereka telah jauh dari teman-teman dan keluarga mereka selama 41 hari mempersiapkan momen baru ini di sejarah," sambungnya.

Pelatih yang sempat melatih di Indonesia, tepatnya di kesebelasan Bali Devata dan PSM Makassar ini mengatakan bahwa apa yang diperbuat oleh punggawa Timnas Maladewa merupakan representasi dirinya yang menginginkan agar negara ini bisa ikut Piala Dunia di masa depan.

“Pada konferensi pers pertama saya di Maladewa saya memberi tahu semua orang bahwa impian saya adalah membawa bangsa ini ke Piala Dunia - Anda seharusnya telah melihat reaksi semua orang!” ungkap pelatih berusia 52 tahun tersebut di hadapan pelatih dan stakeholder sepak bola yang memadati Stadion Nasional di negara tersebut.

Segrt mengatakan bahwa bila sebuah negara memiliki mimpi yang tinggi, maka suatu saat hal itu bisa diwujudkan. “jika Anda benar-benar memimpikan sesuatu, bekerja keras dan memiliki sedikit keberuntungan maka Anda dapat membuat sesuatu menjadi kenyataan,” ujarnya.

Baca juga
Tak Ada Tiket Untuk Jakmania

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : SAFF Official | Editor: Andi Wahyudi | 21 September 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company