image

M. Zaki Meneruskan Tradisi Almarhum Sang Ayah

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 27 September 2018

SPORTKU.COM

Meneruskan tradisi almarhum sang Ayah, pebalap M.Zaki aktif di Mercedes-Benz Club Indonesia Race Championship

Lebih dikenal sebagai navigator speed offroad, M. Zaki atau yang akrab disapa Aci, kini lebih familiar dengan balap touring. Turunnya Aci di ajang balap Mercedes-Benz Club Indonesia Race Championship ini, bukan sekedar balapan, tetapi lebih meneruskan tradisi yang telah dilakukan oleh sang Ayah (Alm. Dadang Tobul) yang telah berpulang sejak 2016 silam.

Almarhum, memang dikenal sebagai pebalap yang sangat loyal terhadap dunia balap, khususnya balap touring. Melihat hal tersebut, sebagai generasi penerus, Aci pun mulai terlibat aktif di balap MBCIRC sejak awal musim 2018.

Baca juga:
HIGHLIGHTS ISSOM PUTARAN KELIMA 2018

"Waktu itu sih pertamanya karena, Almarhum balapan di sini (MBCIRC) sudah lama banget. Terus dari rekan-rekan almarhum juga di Mercedes-Benz dan Oldskool, kekeluargaannya sangat besar. Intinya, pengen menjalin silaturahmi dengan rekan-rekan almarhum yang dulu, dan meneruskan perjuangannya almarhum di sini. Selain itu pengin merasakan balapan di touring kaya apa," beber Aci ketika ditanya mengenai alasannya turun di MBCIRC.

Karena peran emosional yang begitu besar antara ia dan almarhum Ayah, menurut Aci, saat pertama kali memutuskan balapan, ia turut merasakan sesuatu yang berbeda. Terlebih, mobil yang Aci pacu di atas lintasan Sentul, merupakan peninggalan Ayahnya yang juga aktif digunakan balap.

"Perasaan sedih banget, dulu kan pertama kali temenin bokap balap di sini (Sentul), tapi sekarang saya yang balap. Dan masih pakai mobil yang sama. Almarhum meninggal 2016, dan mobil sempat nganggur setahun, meskipun sempat diajakin oleh rekan-rekan untuk masuk, tapi dipending dulu. Dan baru ikut di tahun ini, karena penasaran juga," tambah Aci.

Ketika ditanya mengenai lebih enak menjadi seorang pebalap atau navigator, Aci, menuturkan lebih enak menjalani peran barunya di ajang balap aspal. Alasannya adalah lebih bisa mengkontrol mobil, ketimbang navigator yang berada di sisi pengemudi saat balapan berlangsung.

"Kalau disebut enak, enakan nyetir, karena kita tahu mobil larinya mau kemana. Tapi kalau kita jadi co-driver, lebih pasrah, dan kita hanya bacain pacenote, tidak tahu mobil berhentinya kapan, dan arahnya kemana, kita tidak tahu," paparnya.

Baca juga:
EMMANUELLE AMANDIO JUARA PERTAMA JSTC

Sementara itu, ketika disinggung lebih memilih balapan di atas tanah atau aspal sirkuit, Aci yang tengah menjadi navigator TB Adhi dengan menggeber Jeep, memberikan jawabannya. "Kalau disuruh milih, tetap offroad karena dulu awalnya sama almarhum dikenalinnya sama offroad dulu. Jadi dari kecil memang sering diajak," pungkas Aci di sela-sela gelaran ISSOM putaran kelima, akhir pekan lalu (23/9).

Setelah memutuskan berkecimpung di ajang balap aspal, Aci pun terus tampil lebih baik dari seri ke seri. Menurutnya, hal tersebut terjawab melalui torehan waktu yang semakin tajam. "Targetnya sih ingin raih podium kesatu, karena belum pernah ada di podium pertama," pungkasnya tertawa.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 27 September 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company