image Krzysztof Piatek ketika bermain bagi Cracovia (SportoweFakty) Robert Lewandowski dan Krzysztof Piatek (Goal)

Krzysztof Piatek, Pemain yang Digadang sebagai Penerus Robert Lewandowski

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sportowy Poznan | Editor: Andi Wahyudi | 6 October 2018

uploads/news/2018/10/krzysztof-piatek-penerus-robert-25564bece87d3b2.jpeg

Krzysztof Piatek, Penerus Robert Lewandowski

krzysztof-piatek-91294cc1f04e83c
krzysztof-piatek-71436dcfdf3645b
SPORTKU.COM

Ketajaman Krzysztof Piatek di Serie A musim ini bersama Genoa membuat dirinya dianggap sebagai penerus Robert Lewandowski di Timnas Polandia.

Pernah mendengar pesepak bola bernama Krzysztof Piatek? Bila belum, berarti Anda tidak sendirian. Pasalnya, pemain yang memiliki ejaan bahasa Indonesia Ksistof Pjontek itu bukanlah sosok yang terkenal beberapa waktu lalu. Bahkan, ia gagal tampil di Piala Dunia 2018 bersama Timnas Polandia.

Namun, di musim 2018/2019 kali ini, Piatek menjelma menjadi sosok yang diperbincangkan dalam jagat sepak bola. Hal tersebut lantaran ketajaman yang ia tunjukan bersama Genoa di musim ini dengan tak pernah absen dalam mencetak gol pada enam laga awal Serie A.

Piatek sukses mencetak delapan gol—hal yang membuat dirinya kini untuk sementara memimpin daftar top skor sementara Serie A musim ini. Hal ini membuat dirinya sukses memecahkan rekor yang bertahan 69 tahun sebagai debutan tertajam setelah striker asal Denmark Karl Aage Hansen, saat ia bermain untuk Atalanta pada musim 1949-50 sekaligus melampaui catatan pesepak bola legenda Serie A macam Ronaldo, Andriy Shevchenko, Gabriel Batistuta, hingga Zlatan Ibrahimovic.

Hebatnya, bila ditotal maka Piatek sendiri sudah mencetak 12 gol bagi Genoa di mana empat gol lainnya ia cetak di ajang Coppa Italia ketika Rossoblu mengalahkan Lecce dengan skor 4-0.

Tak heran bila klub kontestan Serie A macam Juventus dan Inter Milan ingin merekrutnya. Bahkan klub-klub top Eropa seperti Barcelona, Arsenal, hingga Chelsea tengah memantau pemain yang menggunakan nomor punggung sembilan di Genoa.

Genoa sendiri dapat dikatakan sangat beruntung mengingat mereka merekrut Piatek dengan harga yang terbilang sangat murah, yakni hanya sebesar 4,5 juta euro atau sekitar Rp78 miliar dari klub asal Polandia, Cracovia.

Krzysztof Piatek ketika bermain bagi Cracovia (SportoweFakty)

krzysztof-piatek-91294cc1f04e83c.jpg

Baca juga
Cesc Fabregas Inginkan Kontrak Baru

Dengan jumlah tersebut menjadikan harga Piatek lebih murah ketimbang pembelian Gianluca Lapadula yang ditebus dari AC Milan seharga 11 juta euro atau sekitar Rp192 miliar di musim ini.

Sejatinya kedatangan Piatek ke Genoa juga tak terlalu mendapatkan sambutan meriah. Penggemar klub justru lebih menyambut kepulangan Domenico Cristico yang sebelumnya bermain di Zenit Saint-Petersburg atau ketika mereka merekrut Lisandro Lopez dari Benfica.

Meski demikian, reputasi Piatek di Polandia sangat baik. Di musim 2017/2018 lalu, dirinya keluar sebagai pemain tertajam ketiga di Liga Polandia dengan raihan 21 gol. Tak heran bila Genoa merekrut pemain yang mengawali debut sebagai pemain profesional pada tahun 2014 silam.

Kini semua puja dan puji suporter Genoa tertuju kepadanya. Bahkan Direktur Genoa, Giorgio Perinetti mengharamkan klub lain untuk merekrutnya di bursa transfer yang akan datang. Ia mengaku ingin mempertahankan pemain tersebut lebih lama.

"Piatek sudah menjadi kekuatan besar dan kami harus (terus) menikmati kehadirannya, tidak hanya bagi klub tetapi juga penggemar," kata Perinetti dikutip dari Football-Italia.

"Ketika rasa cinta timbul, seseorang tidak akan memikirkan kapan akan berakhir. Sekarang kami hanya perlu membiarkannya melakukan tugasnya," sambungnya .

Hal senada juga diungkapan Piatek. Ia sendiri mengaku tak memikirkan soal isu transfer dengan memilih untuk fokus mengantarkan Genoa ke prestasi yang lebih tinggi di musim ini.

“Start yang kumiliki musim ini berjalan bagus namun aku tidak ingin membicarakan soal spekulasi apapun,"ungkap Piatek seperti dikutip dari Sky Sports Italia.

Robert Lewandowski dan Krzysztof Piatek (Goal)
krzysztof-piatek-71436dcfdf3645b.jpg

Berkat ketajaman dan gaya permainannya yang mirip Robert Lewandowski. Bahkan sudah dianggap bisa menjadi pengganti pemain andalan Bayern Munchen itu bagi Timnas Polandia. Meski demikian, Piatek justru memilih untuk rendah hati. Menurutnya, ia berbeda dengan pemegang rekor penyerang tersubur sepanjang masa Timnas Polandia tersebut.

“Aku belum bisa dibandingkan dengan Lewandowski. Ia adalah punggawa Bayern Munchen sedangkan aku di Genoa." ungkapnya.

Baca juga
Atletik India Tampil Tanpa Beban

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Sportowy Poznan | Editor: Andi Wahyudi | 6 October 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company