Tepatkah Keputusan Toyota Gazoo Racing Rekrut Kris Meeke?

Text : Harsya Fikmazi | 13 October 2018

SPORTKU.COM

Sebelum Kris Meeke resmi berseragam Toyota Gazoo Racing, ada beberapa hal yang patut dikomparasi antara ia dengan Esapekka Lappi.

Keputusan Toyota Gazoo Racing untuk memilih Kris Meeke sebagai pengganti Esapekka Lappi mulai dipenuhi tanda tanya. Bicara kemampuan, Kris Meeke, menurut sebagian orang masih dipercaya sebagai pereli yang memiliki kemampuan terbaik. Akan tetapi, pereli yang kini menginjak usia 39 tahun tersebut, memiliki rekam jejak kecelakaan yang tak bisa dilupakan begitu saja.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan Esapekka Lappi, tentunya ada beberapa poin yang patut diperhitungkan antara dua pereli tersebut. Bicara usia, jelas Esapekka Lappi memiliki usia yang jauh lebih muda dan produktif ketimbang seniornya tersebut. Sedangkan dari sisi prestasi, sudah pasti Kris Meeke lebih unggul lantaran ia sukses mengantongi sebanyak 12 podium dibandingkan Lappi yang hanya empat podium.

Baca juga:
SEPAK TERJANG KRIS MEEKE

Sepak terjang Kris Meeke di ajang WRC dimulai sejak 2011 bersama prodrive dengan mengendarai MINI. Namun di tahun 2013, Kris Meeke memutuskan untuk menerima tawaran dari Citroen. Terhitung sejak 2013 hingga pertengahan 2018 kemarin, Kris Meeke selalu setia dengan kontraknya bersama Citroen. Namun di pertengahan tahun ini, Citroen secara tegas memutuskan kontrak Kris Meeke pasca kecelakaan hebat saat WRC Portugal beberapa waktu lalu.

"Karena jumlah kecelakaan yang sangat tinggi, beberapa di antaranya sangat berat dan dapat memiliki konsekuensi serius, berkenaan dengan keselamatan pengemudi," tulis pernyataan resmi Citroen seperti dilansir WRC.com.

Sedangkan Esapekka Lappi, pereli yang ia gantikan posisinya di Toyota Gazoo Racing, dalam dua tahun terakhir bersama Toyota, Lappi, terbilang memiliki progres yang cukup baik. Di tahun lalu, ia menempati urutan klasemen kesebelas, dengan jumlah 62 poin. Sementara tahun ini, hingga reli terakhir di Inggris Raya, Esapekka Lappi berada di posisi keempat dengan perolehan 104 poin.

Baca juga:
KRIS MEEKE DIPINANG TOYOTA WRT

Sedangkan pencapaian terbaik pereli berkebangsaan Finlandia ini, juara pertama di WRC Finlandia tahun lalu, serta beberapa kali naik podium ketiga di WRC Italia, Jerman, dan terakhir Inggris Raya.

Jika bicara kemampuan, memang Kris Meeke memiliki jam terbang yang jauh lebih banyak dari Lappi, namun jangan lupakan potensi kecelakaan yang akan timbul di kemudian hari. Sebab, pemecatan yang dilakukan Citroen beberapa waktu lalu, disebabkan karena kecelakaan hebat dan beruntung Kris Meeke tidak mengalami cidera serius meskipun sempat dilarikan ke Rumah Sakit.

Tak sabar rasanya melihat performa Kris Meeke di balik kemudi All New Yaris milik Toyota Gazoo Racing di musim depan. Seperti apa prediksi Anda?

Text : Harsya Fikmazi | 13 October 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Jawara Kejurnas Reli Putaran Ketiga

Jawara Kejurnas Reli Putaran Ketiga

SPEED RALLY
Jari-Matti Latvala Lengkapi Kemenangan Toyota

Jari-Matti Latvala Lengkapi Kemenangan Toyota

WRC
Sebastien Ogier Juara WRC 2018

Sebastien Ogier Juara WRC 2018

WRC
Motivasi Jadi Alasan Muli Saleh

Motivasi Jadi Alasan Muli Saleh

SPEED RALLY

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company