Krisis Barcelona di La Liga Buah Keegoisan Valverde

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | 14 October 2018

SPORTKU.COM

Banyak yang menutup mata kalau tak hanya Real Madrid yang dihantui krisis karena pada kenyataanya Barcelona mengalami hal serupa.

Krisis yang dialami Barcelona bermula saat mereka menjamu Girona di Camp Nou 24 September lalu. Kala itu, Barcelona susah payah memaksakan hasil imbang 2-2 meski bermain di kandang sendiri.

Kemudian, momen lebih buruk menimpa klub Catalan saat bertandang ke markas Leganes. Di sana, Blaugrana harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-2.

Tren negatif ternyata belum juga pergi meninggalkan Barcelona karena dua hari berselang kembali meraih hasil kurangb baik. Barcelona dipaksa bermain imbang oleh Athletic Bilbao, lagi-lagi hasil imbang didapat dengan usaha keras karena mereka terlebih dulu tertinggal.

Memang awan hitam yang menyelimuti tim asuhan Ernesto Valverde sempat hilang setelah mereka menang meyakinkan 4-2 atas Tottenham Hotspur di Liga Champions. Berkat penampilan apik di London itu pula para pemain merasa percaya diri saat mengunjungi markas Valencia pada Senin (8/10) lalu.

Namun, nasib mengatakan lain karena mereka kembali susah payah mendapatkan satu poin dari Mestalla. Barcelona gagal memenangi pertandingan di empat pertandingan La Liga terakhir. Jelas ada yang tidak pastinya.

Posisi puncak klasemen yang mereka duduki sejak awal musim pun kini sudah jatuh ke tangan Sevilla. Padahal, di awal musim, Barcelona menunjukkan performa  menjanjikan.

barcelona-62934e52484ff67.jpg

Sangat aneh memang melihat Barcelona begitu kesulitan di kompetisi domestik dengan bekal pemain kelas satu. Sebuah tanda bahaya pula karena para penggemar Barcelona di seluruh dunia mungkin gusar melihat kenyataan ini.

"Empat kali gagal meraih kemenangan jelas bukan hal normal bagi klub ini," ucap Philippe Coutinho dilansir Sportmole.

Tetapi, Coutinho mengakui bahwa krisis seperti ini merupakan hal lumrah dalam sepak bola. "Musim sepak bola sangat panjang dan banyak hal bisa terjadi. Jadi, situasi ini pasti selalu muncul, kami tidak perlu panik karena ini," sambungnya.

Jika dilihat ke belakang, tren buruk yang menimpa Barcelona memang sudah pernah terjadi sebelumnya. Bahkan, 2009 lalu di era Pep Guardiola mereka pernah merasakan gagal menang di empat laga beruntun.

Terakhir kali mereka merasakan ini di musim 2015/2016 saat ditangani Luis Enrique. Kala itu, Barcelona ditahan imbang Villarreal, dan takluk dari Real Madrid, Real Sociedad, serta Valencia secara beruntun.

Banyak yang menilai hasil buruk ini terjadi karena mereka melakoni tujuh pertandingan dalam kurun waktu 22 hari saja. Sayangnya, masalah jadwal padat seharusnya bukan menjadi kendala bagi tim seperti Barcelona, seperti yang diungkapkan Ivan Rakitic.

"Kami sadar situasi ini bukan hal baru. Kami harus bisa menghadapi jadwal sibuk termasuk bepergian ke beberapa negara. Performa kami tidaklah buruk. Namun, sungguh memalukan kami tidak bisa membuat keunggulan kami menjadi kemenangan di empat laga beruntun," jelas Rakitic.

  • INTRO
  • 1

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | 14 October 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Presiden UEFA: FFP Masih Lemah

Presiden UEFA: FFP Masih Lemah

FOOTBALL
Gasperini Diincar Milan, Atalanta Geram

Gasperini Diincar Milan, Atalanta Geram

FOOTBALL
Penggunaan VAR Kemungkinan Dipercepat

Penggunaan VAR Kemungkinan Dipercepat

FOOTBALL
Sarri Pertanyakan Kebijakan Conte

Sarri Pertanyakan Kebijakan Conte

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company